• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Ketahanan Pangan Tak Cukup dengan Produksi, Prabowo Perlu Bangun Komunikasi dan Kepercayaan Publik

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Senin, 13 Oktober 2025 - 16:46
in Ekonomi
sayuran

Ilustrasi sejumlah pedagang menjual bahan kebutuhan pokok di pasar tradisional. Foto: Dokumen INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Memasuki satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, isu ketahanan pangan nasional kembali menjadi sorotan publik. Sejumlah kebijakan dan program dicanangkan untuk memperkuat produksi pangan lokal serta menjaga stabilitas harga bahan pokok di tengah dinamika global yang tak menentu.

Terkait seberapa efektif langkah-langkah tersebut dijalankan di lapangan, analis komunikasi politik Hendri Satrio menilai arah kebijakan pemerintah sejauh ini sudah berada di jalur yang benar.

BacaJuga:

Gandeng PSG dan Manchester City, BYD Perkuat Strategi Ekspansi Global

Mukena dan Jilbab UMKM Binaan PGN Catat 59 Persen Penjualan di PAS Sky Shop Kolaborasi Pertamina-Pelita Air

Wujudkan Ekosistem Pendidikan Masa Depan, Epson Indonesia Dorong Implementasi Smart Classroom di Sekolah Yogyakarta

Menurutnya, berbagai inisiatif yang digagas menunjukkan keseriusan pemerintah dalam membenahi sektor pangan. Namun, keberhasilan program-program tersebut sangat bergantung pada satu hal krusial, yakni koordinasi antarinstansi yang solid.

“Saya sih sudah oke ya, usaha-usaha itu dilakukan. Hanya saja memang koordinasi harus terus dilakukan, karena koordinasi ini kan membuat sebuah keberhasilan program itu menjadi berhasil baik sekali atau hanya sekadar baik. Tapi usaha-usaha itu sudah bagus dilakukan,” ujar Hendri kepada INDOPOSCO usai diskusi publik “1 Tahun Pemerintahan Prabowo, Apa Kabar Ketahanan Pangan?” di Jakarta, Sabtu (11/10/2025).

Hensa -sapaan Hendri Satrio- menilai, kunci keberhasilan kebijakan pangan tidak hanya bergantung pada aspek teknis seperti produksi atau distribusi, tetapi juga pada sinergi lintas lembaga dan komunikasi yang efektif antara pemerintah dan masyarakat. Ia menekankan pentingnya membangun jembatan komunikasi agar masyarakat memahami arah kebijakan dan turut memberikan dukungan terhadap program-program pangan nasional.

“Saya rasa perlu ada komunikasi yang menyeluruh antara apa yang dilakukan oleh pemerintah dan apa yang dirasakan oleh rakyat. Supaya apa? Supaya dukungan dari rakyat terhadap program-program ini juga meningkat,” imbuhnya.

Ia juga menyoroti adanya perbedaan penerimaan kebijakan antara kelompok masyarakat, terutama antara kelas menengah dan masyarakat miskin, serta antara wilayah perkotaan dan pedesaan. “Itu bisa dijembatani dengan yang namanya komunikasi,” tegas founder lembaga survei KedaiKOPI itu.

Namun, di balik berbagai upaya positif tersebut, Hensa tidak menutup mata terhadap tantangan besar yang dihadapi pemerintah, terutama terkait ketersediaan dana untuk membiayai program ketahanan pangan secara berkelanjutan.

“Hukum umum ya, ketersediaan dana di pemerintah. Nah, sampai saat ini pemerintah sudah melakukan langkah konkret efisiensi selanjutnya. Jadi wajar dan perlu juga kita tunggu aksi-aksi berikutnya dari pemerintah,” tambahnya.

Ke depan, Hensa berharap pemerintah mampu menjaga kesinambungan kebijakan dengan memperkuat kolaborasi lintas sektor, memperluas partisipasi masyarakat, serta memastikan pendanaan yang memadai bagi program-program strategis pangan nasional.

Satu tahun pemerintahan memang belum cukup untuk menilai hasil akhir dari sebuah visi besar. Namun, fondasi yang telah dibangun akan menjadi penentu apakah Indonesia benar-benar mampu mencapai kedaulatan pangan, bukan hanya di atas kertas, tetapi juga di meja makan rakyatnya. (rmn)

Tags: Hendri SatrioKedaiKOPIKetahanan PanganpanganPresiden Prabowo

Berita Terkait.

Man-City
Ekonomi

Gandeng PSG dan Manchester City, BYD Perkuat Strategi Ekspansi Global

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:00
jilbab
Ekonomi

Mukena dan Jilbab UMKM Binaan PGN Catat 59 Persen Penjualan di PAS Sky Shop Kolaborasi Pertamina-Pelita Air

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:17
Seminar
Ekonomi

Wujudkan Ekosistem Pendidikan Masa Depan, Epson Indonesia Dorong Implementasi Smart Classroom di Sekolah Yogyakarta

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:27
Penyerahan
Ekonomi

Industri Sawit Makin Inklusif, BPDP Dukung Pedoman Pengarusutamaan Gender Nasional

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:36
Apresiasi
Ekonomi

Menteri Investasi dan Hilirisasi Apresiasi Pelayanan Bea Cukai Morowali untuk Industri Pengolahan Nikel

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:45
Limbah-Serbuk
Ekonomi

PLN EPI Beri Kepastian Pasar Biomassa, Dorong Investasi dan Lapangan Kerja Hijau

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:05

BERITA POPULER

  • epi

    Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3196 shares
    Share 1278 Tweet 799
  • Spanyol vs Argentina: De la Fuente Tuntut Wasit Pimpin Final dengan Sangat Ketat

    1414 shares
    Share 566 Tweet 354
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1337 shares
    Share 535 Tweet 334
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2834 shares
    Share 1134 Tweet 709
  • Jelang Final Piala Dunia 2026, Scaloni Keluhkan Singkatnya Waktu Pemulihan Argentina

    823 shares
    Share 329 Tweet 206
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.