• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Tahanan Palestina yang Akan Dibebaskan Dipindahkan ke Dua LP Israel

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Minggu, 12 Oktober 2025 - 20:02
in Internasional
palestina

Pembebasan sandera Palestina. Foto : Antara/Anadolu/py

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Otoritas Israel mengumumkan pada Sabtu (11/10/2025) bahwa sejumlah tahanan Palestina telah dipindahkan ke dua fasilitas penjara berbeda sebagai bagian dari persiapan pembebasan mereka, sejalan dengan kesepakatan gencatan senjata terkait konflik di Gaza, menurut laporan media setempat.

Kanal penyiaran publik Israel, KAN, menyampaikan bahwa para tahanan yang direncanakan akan dibebaskan di wilayah Gaza atau melalui perbatasan Rafah telah dipindahkan ke Penjara Ketziot yang berlokasi di wilayah Negev, Israel bagian selatan.

BacaJuga:

Sempat Dikritik Dino Patti Djalal, Pemerintah Akhirnya Utus Menlu ke Pemakaman Ali Khamenei

KPTDP Gandeng Tony Blair Percepat Pemerintahan Digital Berbasis AI

Run for Free Palestine Jadi Aksi Perdana, Komnas Palestina Resmi Menggalang Solidaritas Warga

Sementara itu, mereka yang akan dibebaskan di wilayah Tepi Barat telah dipindahkan ke Penjara Ofer yang terletak di barat Ramallah.

Lembaga Pemasyarakatan (LP) Israel mengonfirmasi bahwa proses pemindahan tahanan telah selesai dilakukan ke tempat-tempat yang menjadi titik awal pembebasan mereka.

Menurut laporan dari harian Yedioth Ahronoth yang mengutip sumber internal, ribuan anggota kepolisian penjara turut dikerahkan dalam operasi pemindahan tersebut. Para tahanan dipindahkan dalam puluhan konvoi dengan pengawalan keamanan yang ketat.

Rencana pembebasan ini diperkirakan akan berlangsung pada hari Senin, setelah kelompok Hamas membebaskan para sandera asal Israel.

Berdasarkan kesepakatan antara kedua pihak, sebanyak 2.000 tahanan Palestina akan dibebaskan. Di antara mereka, 250 orang diketahui sedang menjalani hukuman penjara seumur hidup, dan 1.700 lainnya telah ditahan sejak pecahnya perang di Gaza pada Oktober 2023.

Para tahanan tersebut akan ditukar dengan 48 sandera Israel.

Namun demikian, Kantor Media Tahanan Palestina yang terafiliasi dengan Hamas menolak klaim bahwa telah terjadi kesepakatan final terkait daftar nama tahanan yang akan dibebaskan dalam pertukaran tersebut.

Pemerintah Israel memperkirakan saat ini terdapat 48 warganya yang masih ditahan di Gaza, dengan 20 di antaranya diyakini masih hidup.

Sementara itu, lebih dari 11.100 warga Palestina saat ini mendekam di penjara-penjara Israel.

Berbagai laporan dari media serta lembaga HAM Israel dan Palestina menyoroti kondisi para tahanan tersebut, termasuk dugaan penyiksaan, kekurangan pangan, serta minimnya pelayanan medis—yang dalam beberapa kasus mengakibatkan kematian.

Tahap awal dari perjanjian gencatan senjata Gaza resmi dimulai pada Jumat siang. Pasukan Israel dilaporkan telah melakukan penarikan bertahap ke garis kuning pada sore harinya. Proses pertukaran tahanan ini dijadwalkan berlangsung selama 72 jam.

Adapun fase kedua dari perjanjian ini dikabarkan mencakup pembentukan struktur pemerintahan baru di Gaza tanpa keterlibatan Hamas.

Rencana tersebut juga mencakup pembentukan pasukan keamanan gabungan yang terdiri dari warga Palestina serta dukungan dari negara-negara Arab dan Islam, serta upaya perlucutan senjata milik Hamas seperti dilansir Anadolu via Antara.

Sejak pecahnya konflik pada Oktober 2023, serangan Israel di wilayah Gaza telah menyebabkan hampir 67.700 korban jiwa dari pihak Palestina—mayoritas adalah perempuan dan anak-anak—serta menghancurkan sebagian besar wilayah tersebut, menjadikannya hampir tidak layak huni. (aro)

Tags: gazaisraelPalestina

Berita Terkait.

Sugiono
Internasional

Sempat Dikritik Dino Patti Djalal, Pemerintah Akhirnya Utus Menlu ke Pemakaman Ali Khamenei

Selasa, 7 Juli 2026 - 13:41
KPTDP Gandeng Tony Blair Percepat Pemerintahan Digital Berbasis AI
Internasional

KPTDP Gandeng Tony Blair Percepat Pemerintahan Digital Berbasis AI

Selasa, 7 Juli 2026 - 10:44
Run for Free Palestine Jadi Aksi Perdana, Komnas Palestina Resmi Menggalang Solidaritas Warga
Internasional

Run for Free Palestine Jadi Aksi Perdana, Komnas Palestina Resmi Menggalang Solidaritas Warga

Minggu, 5 Juli 2026 - 22:01
Asia Tenggara Satukan Kekuatan Riset, ASEAN4TB Siap Percepat Eliminasi Tuberkulosis
Internasional

Asia Tenggara Satukan Kekuatan Riset, ASEAN4TB Siap Percepat Eliminasi Tuberkulosis

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:22
iran
Internasional

Timur Tengah Membara Lagi! AS-Iran Saling Serang, Gencatan Senjata di Ujung Tanduk

Sabtu, 27 Juni 2026 - 21:11
Drama Penyanderaan 4 WNI di Somalia, DPR Pastikan Pemerintah Siapkan Langkah Berlapis
Internasional

Drama Penyanderaan 4 WNI di Somalia, DPR Pastikan Pemerintah Siapkan Langkah Berlapis

Jumat, 26 Juni 2026 - 23:17

BERITA POPULER

  • messi

    Piala Dunia: Jelang Semifinal Kontra Inggris, Messi Pamitan dari Markas Argentina di Kansas

    12370 shares
    Share 4948 Tweet 3093
  • Suzuki Fronx Kuasai 35 Persen Pasar SUV Kompak di Indonesia

    2739 shares
    Share 1096 Tweet 685
  • Kondisi Terkini Mbappe Usai Cedera di Laga Prancis vs Maroko

    1527 shares
    Share 611 Tweet 382
  • Piala Dunia 2026: Wasit Kontroversial AS Pimpin Semifinal Argentina vs Inggris

    1271 shares
    Share 508 Tweet 318
  • Eks Jampidsus Febrie Ardiansyah Resmi Ditetapkan Jadi Tersangka

    1183 shares
    Share 473 Tweet 296
Kane
Olahraga

Hasil Piala Dunia: Inggris Ditekuk Argentina, Harry Kane Sesali Strategi Parkir Bus yang Berujung Petaka

Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 16 Juli 2026 - 08:30

INDOPOSCO.ID - Kapten Timnas Inggris Harry Kane mengakui, bahwa strategi mempertahankan keunggulan 1-0 di babak final Piala Dunia 2026 justru...

SelengkapnyaDetails
Enzo

Hasil Piala Dunia: Comeback Dramatis! Argentina Bekuk Inggris, Tantang Spanyol di Final

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:17
Mbapee

Curhat Mbappe Setelah Prancis Ditekuk Spanyol, Singgung Kegagalan Taktik di Semifinal

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:24
Pemberantasan Korupsi Tak Cukup dengan Dukungan Politik, Pengamat Tekankan Konsistensi

Resep Spanyol ke Final Piala Dunia 2026: Setia pada Fondasi dan Regenerasi

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:42
Piala Dunia 2026: Deschamps Akui Prancis Tampil di Bawah Standar Usai Ditekuk Spanyol

Piala Dunia 2026: Deschamps Akui Prancis Tampil di Bawah Standar Usai Ditekuk Spanyol

Rabu, 15 Juli 2026 - 10:12
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.