• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Segel Sekolah di Bulukumba, Seorang Warga Dilaporkan ke Polisi

Redaksi Editor Redaksi
Sabtu, 11 Oktober 2025 - 12:01
in Nusantara
sd-disegel

Tangkapan layar - Suasana penyegelan dengan pagar kawat berduri di SD Negeri 223 Garanta, Desa Balong, Kecamatan Ujungloe, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. (ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Seorang warga bernama Ambo Lecceng dilaporkan ke pihak kepolisian lantaran menyegel SD Negeri 223 Garanta di Kecamatan Ujungloe, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, dengan pagar kawat berduri setelah mengklaim lahan sekolah tersebut sebagai miliknya.

“Saya sudah sampaikan kronologi kejadian di hari Selasa (30/9) sore ke dinas. Dia (Ambo) sudah dilaporkan ke Polres Bulukumba (dugaan penyerobotan lahan),” ujar Kepala SDN 223 Garanta Bulukumba seperti dikutip Antara, Sabtu (11/10/2025).

BacaJuga:

PetroChina Raih Platinum P2-HIV/AIDS, Bukti Dunia Usaha Bisa Pimpin Perubahan Kesehatan Pekerja

Tak Lagi Jauh dari Air Bersih: NHM Peduli Hadirkan Solusi Nyata bagi Warga Kobok

Hari Kedua Pencarian Korban Erupsi Dukono, 2 WNA Terdeteksi di Dekat Bibir Kawah

Penyegelan sekolah tersebut, kata dia, terjadi sejak 30 September 2025. Warga tersebut memagari area sekolah dengan kawat berduri pada bagian depan dan samping bangunan sekolah. Selain itu, ruang kelas, kantor sekolah dan perpustakaan turut ditutup rapat.

Dari penutupan ruangan tersebut, puluhan siswa harus berdesak-desakan di ruang kelas yang tersisa tidak disegel. Pihak sekolah terpaksa menggabung siswa dalam satu ruangan kelas agar proses belajar mengajar tetap berjalan.

“Ruangan yang ditutup, kelas satu A, satu D dengan ruangan perpustakaan. Ditutup itu sejak tanggal 30 September, hari Selasa, pagi, saat murid baru masuk ke kelas,” tuturnya.

Dampak dari penutupan kelas tersebut, puluhan murid kelas I A dan I D tidak menempati kelasnya dan menempati kelas lain agar mereka bisa belajar.

“Sementara ini proses belajar mengajar digabung. Kelas satu A dan satu D digabung menjadi satu kelas. Kelas dua A dan dua B juga digabung menjadi satu kelas,” tuturnya lagi.

Pihaknya berharap persoalan ini segera diselesaikan agar proses belajar mengajar serta aktivitas para guru kembali normal. Sebab, bila ini terus berpolemik atas sengketa lahan maka proses belajar menjadi terhambat.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Bulukumba Andi Buyung Saputra sudah merespons kejadian penyegelan itu dan telah melapor ke Polres Bulukumba atas dugaan penyerobotan lahan.

“Langkah yang sudah dilakukan kita laporkan penyerobotan (lahan) di Polres Bulukumba,” kata mantan Camat Kajang ini menekankan.

Ia menjelaskan, lahan tersebut sudah dikuasai Pemerintah Kabupaten Bulukumba dan telah digunakan sejak tahun 80-an. Selain itu, lahan sekolah sudah didaftarkan sebagai aset Pemda Bulukumba.

“Lahan itu sudah dikuasai Pemkab Bulukumba dari tahun 1980. Dan sudah jelas status hukumnya,” tuturnya menegaskan.

Mengenai aktivitas belajar mengajar di sekolah tersebut, kata dia, meski terganggu namun pihak sekolah tetap melaksanakan proses belajar mengajar walaupun digabung di kelas yang masih tersisa.

“Untuk para peserta didik tetap belajar seperti biasa, walaupun ada dua kelas yang digabung. Kami mengapresiasi antusias para guru dan murid tetap belajar dan mengajar walaupun sekolah ini sedang dirundung masalah,” katanya menambahkan. (wib)

Tags: DisdikbudPolres BulukumbaSegel Sekolah

Berita Terkait.

Penyerahan
Nusantara

PetroChina Raih Platinum P2-HIV/AIDS, Bukti Dunia Usaha Bisa Pimpin Perubahan Kesehatan Pekerja

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:10
Instalasi
Nusantara

Tak Lagi Jauh dari Air Bersih: NHM Peduli Hadirkan Solusi Nyata bagi Warga Kobok

Sabtu, 9 Mei 2026 - 13:27
Tim-SAR
Nusantara

Hari Kedua Pencarian Korban Erupsi Dukono, 2 WNA Terdeteksi di Dekat Bibir Kawah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 13:07
gempa
Nusantara

Keerom Papua Diguncang Gempa Magnitudo 5,4

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:21
Gunung Dukono
Nusantara

Update Erupsi Gunung Dukono: Pendaki Hilang Bertambah Jadi 3 Orang

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:11
dukono
Nusantara

Update Erupsi Gunung Dukono: 14 Pendaki Dievakuasi Selamat, 2 Orang Hilang

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:36

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3701 shares
    Share 1480 Tweet 925
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • DPR Didesak Turun Tangan, Warga Pam Baru Benhil Bersikukuh Tolak Penggusuran Paksa

    673 shares
    Share 269 Tweet 168
  • Tuduh Seskab Teddy Gay, Amien Rais Siap Hadapi Gugatan Hukum

    662 shares
    Share 265 Tweet 166
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1298 shares
    Share 519 Tweet 325
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.