• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Aktivis Cipayung Plus: Satu Tahun Prabowo – Gibran, Asta Cita Berubah Jadi Asta Luka

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Jumat, 10 Oktober 2025 - 20:42
in Nasional
cipayung

Aktivis Cipayung Plus, Azzuhri Rauf. Foto: Istimewa.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Aktivis Cipayung Plus, Azzuhri Rauf menilai satu tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka justru menjauh dari janji besar mereka yang dikenal dengan Asta Cita.

Menurutnya, delapan pilar pembangunan yang dijanjikan menuju kesejahteraan dan kedaulatan rakyat kini berubah menjadi Asta Luka, cerminan kegagalan moral dan politik kekuasaan.

BacaJuga:

Wah, SPPG Bersertifikat Halal Tembus 10 Ribu

DPR Ingatkan Pimpinan Baru BGN: Utamakan Solusi, Jangan Perbesar Konflik

BPJS Watch Nilai Lapangan Kerja Formal Harus Jadi Fokus di Tengah Derasnya Investasi

“Hilirisasi yang dijanjikan sebagai jalan kemakmuran kini menjadi jalur baru penjarahan. Petani tetap miskin, nelayan kehilangan laut, buruh sekadar angka produktivitas,” kata Azzuhri dalam pernyataannya di Jakarta, Jumat (10/10/2025).

Azzuhri menyebut, reformasi Polri gagal total dan kini aparat justru menjadi alat kekuasaan yang represif terhadap rakyat.

Ia juga menyoroti program Makan
Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Gibran sebagai kebijakan populis tanpa arah, karena pelaksanaannya banyak bermasalah dan rawan korupsi di berbagai daerah.

Selain itu, ia menilai hilirisasi pangan dan energi hanya menjadi jargon ekonomi yang menguntungkan segelintir elit tanpa keberpihakan kepada petani dan pelaku UMKM.

“Demokrasi direduksi menjadi dinasti Gibran adalah simbol bagaimana hukum bisa dilipat demi kepentingan kekuasaan,” ujarnya.

Lebih jauh, Azzuhri menuding pemerintah telah menjadikan hukum tumpul ke atas dan tajam ke bawah. Sementara rakyat yang menyuarakan kritik justru dituduh makar.

“Yang makar sesungguhnya adalah mereka yang menipu konstitusi demi kursi,” ucapnya. (fer)

Tags: Aktivis Cipayung PlusAsta CitaAsta LukaPrabowo - Gibran

Berita Terkait.

sppg
Nasional

Wah, SPPG Bersertifikat Halal Tembus 10 Ribu

Minggu, 19 Juli 2026 - 23:23
mbg
Nasional

DPR Ingatkan Pimpinan Baru BGN: Utamakan Solusi, Jangan Perbesar Konflik

Minggu, 19 Juli 2026 - 22:12
buruh
Nasional

BPJS Watch Nilai Lapangan Kerja Formal Harus Jadi Fokus di Tengah Derasnya Investasi

Minggu, 19 Juli 2026 - 22:02
banten
Nasional

Polda Banten Tindaklanjuti Laporan Dugaan Pengeroyokan Seorang Aktivis

Minggu, 19 Juli 2026 - 20:30
panda
Nasional

Taman Safari Indonesia Sukses Besar Konservasi Satwa Bayi Panda Rio

Minggu, 19 Juli 2026 - 19:19
aipki
Nasional

AIPKI: Mutu Pendidikan Dokter Jangan Dikorbankan demi Kejar Kuota

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:07

BERITA POPULER

  • messi

    Piala Dunia: Jelang Semifinal Kontra Inggris, Messi Pamitan dari Markas Argentina di Kansas

    12536 shares
    Share 5014 Tweet 3134
  • Suzuki Fronx Kuasai 35 Persen Pasar SUV Kompak di Indonesia

    2878 shares
    Share 1151 Tweet 720
  • Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    1717 shares
    Share 687 Tweet 429
  • Spanyol vs Argentina: De la Fuente Tuntut Wasit Pimpin Final dengan Sangat Ketat

    1376 shares
    Share 550 Tweet 344
  • Piala Dunia 2026: Wasit Kontroversial AS Pimpin Semifinal Argentina vs Inggris

    1277 shares
    Share 511 Tweet 319
Tuchel
Olahraga

Kelelahan Bukan Hambatan, Tuchel Beber Kunci Kemenangan Dramatis Inggris atas Prancis

Editor Nelly Marinda Situmorang
Minggu, 19 Juli 2026 - 09:42

INDOPOSCO.ID - Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel angkat suara setelah timnya meraih medali perunggu pada Piala Dunia 2026 usai mengalahkan...

SelengkapnyaDetails
Saka

Hasil Piala Dunia: Hat-trick Bukayo Saka Antar Inggris Raih Perunggu

Minggu, 19 Juli 2026 - 07:09
Deschamps Mundur Jadi Pelatih Prancis Usai Piala Dunia 2026, Zidane Penggantinya?

Deschamps Mundur Jadi Pelatih Prancis Usai Piala Dunia 2026, Zidane Penggantinya?

Sabtu, 18 Juli 2026 - 22:31
Final Piala Dunia 2026: Scaloni Hadapi Dilema Personal Lawan Spanyol

Final Piala Dunia 2026: Scaloni Hadapi Dilema Personal Lawan Spanyol

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:16
Alasan Takhayul, Angel Di Maria Ogah Tonton Langsung Final Piala Dunia 2026

Alasan Takhayul, Angel Di Maria Ogah Tonton Langsung Final Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 - 22:49
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.