• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Tambang Ilegal di Sultra yang Rugikan Negara Dilaporkan ke Kejaksaan Agung

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Rabu, 8 Oktober 2025 - 20:36
in Nusantara
IMG-20251008-WA0015

Ilustrasi tambang. Foto: Dokumen INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kelompok Penyelamat Negara Demi Kemakmuran Rakyat (Pendekar) melapor ke Kejaksaan Agung atas dugaan tambang ilegal di Sulawesi Tenggara. Aktivitas tambang illegal itu diduga merugikan negara hingga Rp 800 miliar.
Ketua Umum PB Pendekar, Sasriponi Bahrin Ranggolawé, mengatakan Kejagung harus segera memproses hukum dan menangkap para pelaku yang diduga melakukan illegal mining di wilayah IUP PT BP, Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra) yang diduga dilakukan oleh kelompok PT PAS.
“Ini jelas merugikan negara dan melanggar undang-undang,” tegas Sasriponi, Senin (6/10/2025).

Dia meminta Kejaksaan Agung menertibkan pihak yang melakukan pencurian ore nikel di IUP PT B sejak 2017 hingga sekarang. Dalam pernyataannya, LSM Pendekar juga menuntut oknum-oknum jenderal APH yang bermain di tambang ilegal segera diusut seperti arahan Presiden Prabowo.

BacaJuga:

PHI Asah Kepemimpinan ASN Tabalong, Dorong Lahirnya Pemimpin Transformasional untuk Pembangunan Daerah

Gempa Bumi Dangkal Getarkan Ngawi di Jawa Timur

LPG Subsidi Terancam Tak Tepat Sasaran, DPD RI Desak Penertiban Distribusi

“Sesuai instruksi Presiden RI agar oknum jenderal dan aparat penegak hukum tidak bermain tambang ilegal,” kata Sasriponi.

“Kejagung harus segera menindaklanjuti laporan ini. Karena sejalan dengan perintah langsung Presiden Prabowo Subianto yang menegaskan pentingnya pembersihan sektor pertambangan dari mafia dan pelaku penyalahgunaan izin tambang,” ungkapnya.

Menurutnya, negara tidak boleh kalah dari segelintir pengusaha yang memperkaya diri dengan mengorbankan lingkungan dan masyarakat. “Negara jangan kalah oleh mafia tambang. Mereka adalah maling sumber daya bangsa yang hidup dari penderitaan rakyat,” ujarnya.

Sementara itu, pemilik perusahaan PT PAS Jhon (J) tidak bisa dihubungi soal tudingan dugaan ilegal mining di wilayah IUP PT BP di Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara.

Saat awak media meminta bertemu J di kantornya di Jalan Pluit Permai Raya No 12B Penjaringan, Jakarta Utara, Jhon menghindar.

Security PT PAS bernama Abbas mengatakan, J sedang tidak ada di kantor. Namun di depan kantornya, terlihat beberapa mobil mewah yang terparkir.

“Saat ini Pak J sedang tidak ada di kantor, harus ada izin dulu kalau mau bertemu,” kata Abbas di temui wartawan, Rabu (8/10/2025).

Saat awak media meminta ingin bertemu dengan direksi lain, Abbas tetap tak bergeming dan menahan awak media masuk ke dalam kantor milik J. Abbas kemudian menanyakan tujuan bertemu dengan J.

“Kalau ada arahan dari pimpinan (J,red), nanti saya bantu untuk bertemu dengan siapa dari pihak kantor,” kata Abbas.

Saat awak media menanyakan soal kebenaran PT PAS sebagai perusahaan tambang di Sulawesi Utara, Abbas mengiyakan. “Iya perusahaan tambang di Konawe,” kata Abbas. (nas)

Tags: kejaksaan agungsultraTambang Ilegal

Berita Terkait.

Strategis dan Berkelanjutan, Pullman Jakarta Central Park Tawarkan Pengalaman MICE Kelas Dunia
Nusantara

PHI Asah Kepemimpinan ASN Tabalong, Dorong Lahirnya Pemimpin Transformasional untuk Pembangunan Daerah

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:05
43 Juta Siswa Sudah Nikmati MBG, Mendikdasmen: Mereka Ingin Program Dilanjutkan
Nusantara

Gempa Bumi Dangkal Getarkan Ngawi di Jawa Timur

Minggu, 14 Juni 2026 - 02:33
LPG Subsidi Terancam Tak Tepat Sasaran, DPD RI Desak Penertiban Distribusi
Nusantara

LPG Subsidi Terancam Tak Tepat Sasaran, DPD RI Desak Penertiban Distribusi

Sabtu, 13 Juni 2026 - 23:05
Andra-Soni
Nusantara

Rata-rata Lama Sekolah di Banten Meningkat, Program Sekolah Gratis bagi Swasta Perluas Akses Pendidikan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:48
karhutla
Nusantara

Karhutla Mengganas di Sumatera dan Kalimantan, BNPB Siaga Penuh Awasi Daerah Rawan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 01:11
gempa
Nusantara

Gempa M 7,7 Sulut, 1.160 Warga Mengungsi dan Ratusan Rumah Rusak

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:55

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    6510 shares
    Share 2604 Tweet 1628
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1705 shares
    Share 682 Tweet 426
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1023 shares
    Share 409 Tweet 256
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    962 shares
    Share 385 Tweet 241
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    907 shares
    Share 363 Tweet 227
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.