• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Daerah

Selama Januari -Oktober 2025, Ada 121 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak Terjadi di Karawang

Redaksi Editor Redaksi
Senin, 6 Oktober 2025 - 09:09
in Daerah
kekrasan-pd-anak

Ilustrasi - Kekerasan terhadap perempuan. ANTARA/Shutterstock/

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Karawang, Jawa Barat mencatat sebanyak 121 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak terjadi di sepanjang Januari hingga Oktober 2025.

“Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak diketahui dari jumlah laporan yang kami terima dari masyarakat,” kata Unit Pelaksana Teknis Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak Karawang, Nur Regina seperti dilansir Antara, Senin (6/10/2025).

BacaJuga:

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 2,1 Kilogram Serbuk Emas oleh WN India di Bandara Juanda

Legalitas Terpenuhi, Dua Perusahaan Rokok di Probolinggo Kantongi NPPBKC

Bea Cukai Semarang dan Pemkab Demak Musnahkan Jutaan Batang Rokok dan Ratusan Liter Miras Ilegal

Ia menyampaikan, mayoritas kasus yang masuk merupakan kasus kekerasan seksual terhadap anak. Di antara faktor pemicunya ialah kekosongan peran ayah sebagai sosok pengasuh serta faktor ekonomi dan sosial.

Setiap laporan yang diterima langsung ditindaklanjuti sesuai kebutuhan korban, mulai dari pendampingan psikologis, bantuan hukum, layanan kesehatan, hingga rehabilitasi.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Karawang Wiwiek Krisnawati menyebutkan jumlah kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang tercatat itu hanya jumlah kasus yang diketahui sesuai jumlah laporan.

Kemungkinan secara riil, masih banyak kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di lapangan, karena potensi korban tidak melapor itu cukup tinggi.

“Kekerasan terhadap perempuan dan anak itu seperti fenomena gunung es. Apa yang terlihat hanyalah puncaknya. Banyak korban belum berani melapor karena berbagai alasan, seperti takut dikucilkan, dibully, hingga merasa tidak akan dipercaya,” katanya.

Kasus kekerasan paling banyak masih dialami perempuan dan anak-anak, terutama dalam bentuk pelecehan seksual. Ironisnya, banyak kejadian justru terjadi di ruang publik yang seharusnya menjadi tempat aman bagi semua.

“Salah satu kasus yang sempat ramai dan mendapat perhatian pimpinan daerah,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Karawang, Jawa Barat menyiapkan pendampingan kepada salah seorang pelajar SMP di wilayah Rengasdengklok yang menjadi korban pelecehan seksual sopir angkutan antar-jemput dari pesantren ke sekolah.

“Kami telah menerima aduan langsung terkait dengan kasus dugaan pelecehan seksual itu. Pihak keluarga takut dan korban trauma. Kami akan melakukan pendampingan,” kata Bupati Karawang Aep Syaepuloh.

Korban berinisial SSA (15) yang merupakan salah seorang pelajar SMP di wilayah Kecamatan Rengasdengklok, Karawang. Sedangkan orang diduga pelakunya berinisial AP alias Ending (46).

Terduga pelaku yang berinisial AP merupakan warga Rengasdengklok yang berprofesi sebagai sopir angkutan antar-jemput santri pondok pesantren ke sekolah.

Bupati mengatakan, Pemerintah Kabupaten Karawang akan memberikan pendampingan hukum secara full power. Termasuk melakukan pendampingan psikolog untuk korban dan keluarga.

“Kemudian untuk membantu perekonomian keluarga korban. Saya juga memberikan bantuan modal usaha agar keluarga korban bisa lebih produktif saat berada di rumah,” katanya.

Pihak keluarga korban diberikan bantuan modal usaha, karena sesuai dengan pemerintah kecamatan setempat, keluarga korban merupakan keluarga tidak mampu.

Bupati mengaku miris atas adanya kejadian tersebut. Karenanya, ia menegaskan akan terus melakukan pendampingan kepada korban dan pihak keluarga korban. (KR-MAK). (wib)

Tags: Kabupaten Karawangkasus kekerasanperempuan dan anak

Berita Terkait.

Bea Cukai Semarang dan Pemkab Demak Musnahkan Jutaan Batang Rokok dan Ratusan Liter Miras Ilegal
Daerah

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 2,1 Kilogram Serbuk Emas oleh WN India di Bandara Juanda

Jumat, 6 November 2026 - 16:03
Bea Cukai Semarang dan Pemkab Demak Musnahkan Jutaan Batang Rokok dan Ratusan Liter Miras Ilegal
Daerah

Legalitas Terpenuhi, Dua Perusahaan Rokok di Probolinggo Kantongi NPPBKC

Jumat, 6 November 2026 - 15:31
Bea Cukai Semarang dan Pemkab Demak Musnahkan Jutaan Batang Rokok dan Ratusan Liter Miras Ilegal
Daerah

Bea Cukai Semarang dan Pemkab Demak Musnahkan Jutaan Batang Rokok dan Ratusan Liter Miras Ilegal

Jumat, 6 November 2026 - 15:03
ki
Daerah

77 Badan Publik di Banten Raih Predikat Informatif, Andra Soni Minta Transparansi Diperkuat

Jumat, 6 November 2026 - 13:13
gadai
Daerah

Pegadaian Resmikan The Gade Creative Lounge di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Kamis, 5 November 2026 - 21:41
bc3
Daerah

Aroma Cerutu Yogyakarta Mendunia

Kamis, 5 November 2026 - 17:07

OLAHRAGA

rafael
Olahraga

PSIM vs Dewa United: Asa ke Puncak, Banten Warriors Pantang Terpeleset

Editor Ali Rachman
Jumat, 6 November 2026 - 11:21

INDOPOSCO.ID - Jadwal padat bukan alasan bagi Dewa United Banten FC untuk mengendurkan ambisi. Banten Warriors justru membidik kemenangan saat...

SelengkapnyaDetails
bola

Super League Pekan 9: Ada Big Match Persija vs Persebaya, Persib Main di Ujung Laga

Jumat, 6 November 2026 - 08:51
noc

ITTF Dukung Penuh Indonesia, Bali Kebagian 2 Turnamen WTT Youth 2027

Kamis, 5 November 2026 - 19:19
verdong

Calvin Verdonk Diganjar MOTM di Liga Champions, UEFA Ungkap Alasan Logis

Kamis, 5 November 2026 - 16:26
Menag Tantang PTKIN Lahirkan Ilmuwan Muslim Hebat, Hilirisasi Jadi Kunci

Pangsuma FC Bongkar Carut-marut Liga Futsal Nasional, FFI dan KFI Didesak Berbenah

Rabu, 4 November 2026 - 22:31

BERITA POPULER

  • Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

    Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

    3340 shares
    Share 1336 Tweet 835
  • Heboh Isu Jenderal Polisi Ditangkap terkait Penyadapan Prabowo, Polri Bilang Begini

    2309 shares
    Share 924 Tweet 577
  • Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an Berbuntut Panjang, MUI Layangkan 5 Tuntutan ke Polri

    1877 shares
    Share 751 Tweet 469
  • Cabor Bulutangkis dan Panjat Tebing Dicoret, NOC Indonesia Soroti SEA Games 2027

    1177 shares
    Share 471 Tweet 294
  • Bachtiar Nasir Tegaskan Penolakan Konser Andrea Bocelli Berlandaskan Nilai Kemanusiaan

    879 shares
    Share 352 Tweet 220
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.