• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Ironi MBG: Keracunan Massal Disertai Dugaan Persekusi Terhadap Wartawan

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 1 Oktober 2025 - 10:47
in Megapolitan
wartawan-mbg

Dua orang wartawan melapor ke pihak kepolisian usai dianiaya saat hendak meliput dapur MBG di kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur. (Dokumentasi pribadi)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kasus keracunan massal akibat menu Makan Bergizi Gratis (MBG) terus meresahkan masyarakat. Selain penerima manfaat menjadi korban sakit, program itu juga diwarnai tindakan sewenang-wenang dialami wartawan, yang menghambat upaya pengungkapan fakta di lapangan.

Seperti halnya dialami dua orang wartawan Wartakota berinisial MN dan MNC berinisial RH. Mereka diduga dianiaya oleh petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gedong 02 Pasar Rebo, Jakarta Timur pada, Selasa (30/9/2025).

BacaJuga:

Kantah Tangsel Pangkas Waktu Balik Nama Sertifikat Jadi 10 Hari Kerja Mulai 17 Agustus

KRL Tanjung Priok Sempat Tertahan Kamis Pagi, Ternyata Ini Penyebabnya

Polisi Amankan 2 Terduga Pelaku di Balik Kasus Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras

Pria berinisial MN menuturkan kronologi singkat kejadiannya. Ia bersama rekan seprofesi inisial RH menelusuri dapur MBG yang menyebabkan puluhan siswa keracunan di kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur.

Kedatangan mereka sempat disambut baik oleh petugas SPPG, lantaran mereka dikira merupakan pegawai dapur MBG di wilayah itu. Namun, ketika Munir mengaku ingin bertemu dengan kepala SPPG, petugas keamanan itu langsung menyuruh pergi.

Mereka kemudian meninggalkan SPPG itu, karena menyadari salah lokasi peliputan. Namun salah satu oknum petugas keamanan mencekik mereka dan melarang mengambil gambar.

“Pas sudah dijelasin, saya mau pergi ke SPPG Gedong 1 tapi, tiba-tiba bapak yang tadi sudah kepalkan tangannya mau pukul saya, terus tiba-tiba malah cekik saya dan teman saya,” kata MN saat dikonfirmasi melalui gawai, Jakarta, Rabu (1/10/2025).

MN memilih jalur hukum atas tindakan tersebut. Dia membuat laporan ke Polsek Pasar Rebo dengan nomor Laporan LP/B/211/IX/2025/SPKT/POLSEKPASARREBO/POLRESMETROJAKTIM/POLDA METROJAYA tanggal 30 September 2025.

Kepala SPPG Pasar Rebo Gedong 02 Muhammad Ichsan telah mendapat laporan terkait dugaan penganiayaan oleh pihak keamanan Gedong 02. Ternyata hanya terjadi kesalahpahaman.

“Pihak security Gedong 02 hanya menjalankan SOP, setiap orang asing tidak boleh meliput tanpa izin KSPPG,” ucap Ichsan terpisah dalam keterangannya, kemarin.

Tindakan sewenang-wenang telah lebih dulu dialami jurnalis CNN Indonesia Diana Valencia. Kartu identitas peliputan miliknya dicabut oleh Biro Pers, Media, dan Informasi (BPMI) baru-baru ini.

Pencabutan itu diduga disebabkan karena pertanyaan yang diajukan jurnalis itu tentang MBG kepada Presiden Prabowo Subianto saat kepulangan Presiden dari kunjungan luar negeri di Lanud Halim Perdanakusuma pada, Sabtu (27/9/2025). Setelah menuai banyak kritik, akhirnya kartu pers Diana Valencia dikembalikan.

Sementara kasus keracunan terbaru akibat MBG terjadi di sekolah dasar (SD) Negeri 01 Kelurahan Gedong, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur pada, Selasa (30/9/2025). Sebelumnya, keracunan MBG menimpa seribu siswa di Kabupaten Bandung Barat.

Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) mengemukakan, jumlah penerima manfaat yang mengalami keracunan MBG hingga 27 September 2025 tembus 8.000 lebih kasus. Namun, belum diungkap secara detail sebaran kasus tersebut.

“Korban keracunan MBG sudah mencapai 8.649 anak,” ungkap Koordinator Nasional JPPI Ubaid Matraji terpisah dalam keterangannya, Jakarta, Senin (29/9/2025). (dan)

Tags: Dugaan PersekusiKeracunan MassalmbgTerhadap Wartawan

Berita Terkait.

Seto
Megapolitan

Kantah Tangsel Pangkas Waktu Balik Nama Sertifikat Jadi 10 Hari Kerja Mulai 17 Agustus

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:42
Stasiun
Megapolitan

KRL Tanjung Priok Sempat Tertahan Kamis Pagi, Ternyata Ini Penyebabnya

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:12
Oki-Waskito
Megapolitan

Polisi Amankan 2 Terduga Pelaku di Balik Kasus Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:52
The-Sounds-Project
Megapolitan

Promosi Miras dengan Ayat Al-Qur’an, FKBI Soroti Dugaan Kesengajaan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:41
Cerah
Megapolitan

Prakiraan Cuaca di Jakarta Cenderung Cerah, Suhu Udara Relatif Hangat

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:30
rdf
Megapolitan

Transformasi Sektor Persampahan Nasional: Pemerintah Pastikan Perlindungan Sosial Pekerja Pemilah Sampah

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:11

BERITA POPULER

  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2212 shares
    Share 885 Tweet 553
  • Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1159 shares
    Share 464 Tweet 290
  • Perayaan 1 Tahun dengan Berbagai Penghargaan, Mitsubishi Destinator Tampil Mentereng di GIIAS 2026

    1000 shares
    Share 400 Tweet 250
  • iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS 2026, Bawa Pilihan Baru Kendaraan Elektrifikasi

    970 shares
    Share 388 Tweet 243
  • PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2466 shares
    Share 986 Tweet 617
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.