• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Sejarah Baru! 25 Ribu KPR Subsidi Akad Serentak, Presiden Prabowo Saksikan Langsung

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Sabtu, 27 September 2025 - 09:19
in Ekonomi
1000302729

Indonesia akan mencatat sejarah baru dalam bidang perumahan. Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) bakal menggelar akad massal KPR Sejahtera FLPP terbesar, yaitu 25 ribu unit rumah subsidi secara serentak pada Senin, 29 September 2025. Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Indonesia akan mencatat sejarah baru dalam bidang perumahan. Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) bakal menggelar akad massal KPR Sejahtera FLPP terbesar, yaitu 25 ribu unit rumah subsidi secara serentak pada Senin, 29 September 2025.

Kegiatan berskala nasional ini dilaksanakan secara hybrid di 90 titik di 33 provinsi, dengan pusat acara berlokasi di Pesona Kahuripan 10, Cileungsi, Bogor, Jawa Barat.

BacaJuga:

Kemenkeu Diperkuat, Purbaya Titip 3 Prinsip Kunci

Kejar Standar OECD dan Ciptakan Lapangan Kerja, Pemerintah Pangkas Regulasi Investasi

Tolak Swasembada Pangan di Tengah Fakta Surplus, IRRI: Itu Bukan Kritik Tapi Penyesatan

Sebanyak 200 masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dari berbagai profesi – mulai dari petani, buruh, tukang cukur, guru, bidan, perawat, tenaga migran, hingga anggota TNI/Polri – akan melangsungkan akad secara langsung yang disaksikan oleh Presiden RI Prabowo Subianto. Sementara itu, 24.800 akad lainnya digelar secara online melalui 39 bank penyalur FLPP di seluruh Indonesia.

“Insyaallah kalau terealisasi, ini akan menjadi akad massal terbesar dalam sejarah. Momen ini juga menjadi bentuk dukungan atas Asta Cita Presiden Prabowo dalam mewujudkan program 3 juta rumah,” ujar Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho.

Pesona Kahuripan Jadi Lokasi Utama

Pemilihan Pesona Kahuripan 10 sebagai pusat kegiatan tidak lepas dari reputasi pengembangnya, PT Hikmah Alam Sentosa, yang konsisten mengedepankan kualitas pembangunan. Kawasan ini berdiri di atas lahan 212.276 meter persegi dengan total 1.855 unit rumah, terdiri dari 1.504 rumah subsidi dan 351 rumah komersial.

Pengembang ini telah meraih berbagai penghargaan, antara lain:
• Developer Terbaik BTN sejak 2018 (7 tahun berturut-turut)
• Peringkat 5 Developer Terbaik BP Tapera 2025
• Developer Terbaik APERSI selama 5 tahun berturut-turut

Optimistis Target 350 Ribu Rumah Tercapai

BP Tapera menargetkan penyaluran 350 ribu unit rumah subsidi bagi MBR hingga akhir 2025. Hingga 25 September 2025, capaian sudah mencapai 182.657 unit senilai Rp22,67 triliun atau 52,18 persen dari target.

Program ini melibatkan 38 bank penyalur dan 7.378 pengembang, tersebar di 11.475 lokasi perumahan di 33 provinsi dan 394 kabupaten/kota.

“Saya optimistis target 350 ribu unit rumah subsidi akan tercapai di akhir tahun ini. Dukungan lintas sektor dan semangat para pengembang menjadi kunci utama,” tambah Heru.

Peningkatan Kualitas Rumah dan Pengawasan Subsidi

Dalam sesi doorstop dengan wartawan, Heru juga menegaskan bahwa penghuni rumah subsidi tetap bisa meningkatkan kualitas rumahnya setelah 5 tahun kepemilikan.

“Kalau sudah di atas 5 tahun dan penghasilannya meningkat, boleh dilakukan peningkatan kualitas rumah. Mau jadi 2 lantai, 3 lantai, itu namanya housing carrier. Atau setelah 5 tahun rumahnya dipindahtangankan, lalu dia beli rumah baru di lokasi yang lebih baik, itu tidak masalah,” jelasnya.

Namun, Heru menegaskan aturan ini tidak berlaku jika peningkatan dilakukan terlalu cepat.

“Kalau baru 1 bulan atau 2 bulan sudah langsung 3 tingkat, tentu itu perlu dipertanyakan, apakah benar dia masuk kategori MBR,” tegasnya.

BP Tapera juga mengakui masih menemukan kasus rumah subsidi yang tidak tepat sasaran.

“Di hasil monitoring dan evaluasi, memang ada penerima yang tidak sesuai kriteria MBR. Jika terbukti, kami peringatkan bank penyalurnya dan langsung cabut subsidinya. Maka rumah itu harus diangsur secara komersial,” ujar Heru.

Pembiayaan Perumahan dan Tantangan Dana

Terkait wacana tambahan dana Rp200 triliun ke perbankan, Heru mengatakan BP Tapera masih dalam tahap penjajakan kemungkinan pemanfaatannya untuk sektor pembiayaan perumahan.

“Tantangannya ada pada mismatch, karena dana pemerintah sifatnya deposit on call yang bisa ditarik sewaktu-waktu, sementara pembiayaan perumahan butuh jangka panjang. Jadi masih kita diskusikan,” katanya.

Sementara itu, terkait isu Badan Pengelola Perumahan Rakyat (BPPR), Heru menyebut pihaknya masih menunggu hasil judicial review di Mahkamah Konstitusi.

“Prosesnya belum selesai karena MK kemarin masih fokus ke sengketa pilkada. Jadi kita tunggu hasil putusan akhirnya,” jelasnya.

Heru menutup dengan menegaskan fokus utama BP Tapera tetap pada program FLPP.

“Bagi kami, menyalurkan 350 ribu unit rumah subsidi saja sudah pekerjaan besar. Yang penting masyarakat bisa mengakses rumah layak tanpa memberatkan keuangan mereka,” pungkasnya. (srv)

Tags: BP TaperaKPR SubsidiPresiden Prabowo

Berita Terkait.

Kejar Standar OECD dan Ciptakan Lapangan Kerja, Pemerintah Pangkas Regulasi Investasi
Ekonomi

Kemenkeu Diperkuat, Purbaya Titip 3 Prinsip Kunci

Rabu, 22 April 2026 - 03:03
Kejar Standar OECD dan Ciptakan Lapangan Kerja, Pemerintah Pangkas Regulasi Investasi
Ekonomi

Kejar Standar OECD dan Ciptakan Lapangan Kerja, Pemerintah Pangkas Regulasi Investasi

Rabu, 22 April 2026 - 02:48
Beras
Ekonomi

Tolak Swasembada Pangan di Tengah Fakta Surplus, IRRI: Itu Bukan Kritik Tapi Penyesatan

Selasa, 21 April 2026 - 18:38
Workshop
Ekonomi

Antisipasi Risiko Sejak Dini, PDC Bangun Sistem Kepatuhan Terintegrasi

Selasa, 21 April 2026 - 17:27
Kolaborasi Indonesia-Jepang, Bioetanol Lampung Bidik E10 hingga E20
Ekonomi

Kolaborasi Indonesia-Jepang, Bioetanol Lampung Bidik E10 hingga E20

Selasa, 21 April 2026 - 17:07
Tring
Ekonomi

Pegadaian Borong Dua Penghargaan di Indonesia WOW Brand 2026

Selasa, 21 April 2026 - 16:46

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1264 shares
    Share 506 Tweet 316
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    875 shares
    Share 350 Tweet 219
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    758 shares
    Share 303 Tweet 190
  • Catat Tanggalnya! Dividen BBRI Rp52,1 Triliun Siap Dibagikan untuk Pemegang Saham

    735 shares
    Share 294 Tweet 184
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    731 shares
    Share 292 Tweet 183
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.