INDOPOSCO.ID – Antrean para pencari kerja mengular dalam acara Jakarta Jobfest 2025. Pameran lowongan pekerjaan itu diinisiasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Enegeri Jakarta Barat pada, Selasa (16/9/2025).
Jakarta Jobfest yang digelar secara offline di Gelanggang Remaja Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat itu menyediakan lowongan kerjanya sebanyak 3.127 untuk pencari kerja.
Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Bhima Yudhistira menilai, tingginya jumlah pencari kerja itu menunjukkan ketidakberhasilan pemerintah dalam menyediakan kesempatan bagi orang-orang untuk memiliki pekerjaan.
“Bukti kegagalan pemerintah dalam menciptakan lapangan kerja,” kata Bhima kepada INDPOSCO melalui gawai, Jakarta, Selasa (16/9/2025).
Ia menyoroti, janji besar yang digaungkan pemerintah terkait penciptaan 19 juta lapangan kerja dalam 5 tahun mendatang. Namun, hal tersebut tidak dinilai sulit tercapai.
“Saya kira janji 19 juta lapangan kerja itu sudah gagal sejak awal,” ucap Bhima.
Menurutnya, banyak program pemerintah sifatnya kontraktif bagi sektor pencipta lapangan kerja. Misalnya,makan bergizi gratis (MBG) yang menggantikan kantin sekolah dan umkm sekitar sekolah.
“Koperasi Desa Merah Putih merebut pasar UMKM dan Bumdes, yang sudah ada di desa,” nilai Bhima.
Kepala Sudin Nakertransgi Jakarta Barat, Jackson D. Sitorus mengatakan, Jakarta Jobfest melibatkan 47 perusahaan, empat instansi pemerintah, dan tiga UMKM binaan Jakpreneur Sudin Nakertransgi Jakarta Barat, dengan total 3.127 lowongan kerja yang tersedia.
“Kami berharap kegiatan ini dapat membuka peluang kerja seluas-luasnya bagi warga Jakarta Barat, sekaligus menekan angka pengangguran yang masih cukup tinggi,” ucap Jackson terpisah di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat. (dan)










