• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Bantuan Pangan Beras Berlanjut, Ini Kategori yang Tak Masuk Daftar Penerima

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Senin, 15 September 2025 - 15:37
in Ekonomi
WhatsApp Image 2025-09-15 at 14.17.26

Ilustrasi - Pemerintah kembali memperpanjang bantuan pangan beras hingga Desember 2025. Foto: Dokumen Bapanas

Share on FacebookShare on Twitter

<strong>INDOPOSCO.ID – Program bantuan pangan beras kembali berlanjut hingga penghujung tahun 2025. Pemerintah memastikan 18,27 juta keluarga penerima manfaat (KPM) akan tetap mendapatkan jatah 10 kilogram (kg) beras setiap bulan, mulai September hingga Desember.

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi menegaskan, bantuan ini bukan sekadar program sosial, tetapi juga bagian dari stimulus ekonomi.

BacaJuga:

FIFA Gift Hadirkan Pengalaman Menonton Piala Dunia 2026 dan Final UCL Lebih dan Berhadiah

IPA Convex Ke-50, Pemerintah-Industri Satukan Strategi Amankan Pasokan Energi

PLN EPI, PLN Energi Gas dan BAg Sabet 3 Trofi Listrik Indonesia Award 2026

“Bantuan pangan beras ini akan berjalan mulai September hingga Desember, masing-masing 10 kg per bulan untuk 18,277 juta penerima. Sebagai tindak lanjut, saya menugaskan Dirut Bulog agar penyalurannya dilakukan dalam dua tahap sehingga lebih cepat terselesaikan,” ujar Arief dalam keterangannya, Senin (15/9/2025).

Untuk mempercepat distribusi, pemerintah merancang pola penyaluran dalam dua gelombang. Pada tahap pertama, setiap keluarga akan menerima 20 kg sekaligus pada akhir September atau setara alokasi September dan Oktober. Dan tahap kedua akan menyusul dengan 20 kg berikutnya untuk jatah November dan Desember.

Pemerintah menyiapkan anggaran sekitar Rp13,9 triliun untuk menjalankan program ini. Data penerima didasarkan pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Kementerian Sosial yang terus diperbarui.

“Tentu ada penyesuaian, misalnya jika terdapat penerima yang sudah wafat sehingga tidak lagi tercatat sebagai penerima aktif,” jelas Arief.

Penyaluran periode Juni–Juli 2025 disebut Arief menjadi tolok ukur penting. Saat itu, realisasi penyaluran mencapai 99,34 persen—hampir sempurna.

“Capaian realisasi yang sudah mendekati 100 persen pada penyaluran bantuan pangan beras tahap pertama menjadi bukti bahwa koordinasi antara pemerintah pusat, daerah, dan Bulog berjalan baik,” tegasnya.

Atas dasar hal tersebut, Bapanas yakin distribusi September–Desember dapat berjalan lebih cepat dan lebih rapi.

“Dengan pengalaman tersebut, kami berharap dan optimistis penyaluran bantuan pangan untuk alokasi September–Desember bisa selesai lebih cepat, lebih rapi, dan manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” tambahnya.

Program bantuan beras ini merupakan bagian dari pelaksanaan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP), sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 125 Tahun 2022. Dalam implementasinya, Bapanas menugaskan Perum Bulog sebagai pihak yang bertanggung jawab menyalurkan beras hingga ke masyarakat. (her)

Tags: berasBulogpangan

Berita Terkait.

FIFA-Gift
Ekonomi

FIFA Gift Hadirkan Pengalaman Menonton Piala Dunia 2026 dan Final UCL Lebih dan Berhadiah

Sabtu, 25 April 2026 - 12:39
IPA Convex Ke-50, Pemerintah-Industri Satukan Strategi Amankan Pasokan Energi
Ekonomi

IPA Convex Ke-50, Pemerintah-Industri Satukan Strategi Amankan Pasokan Energi

Sabtu, 25 April 2026 - 11:31
PLN EPI, PLN Energi Gas dan BAg Sabet 3 Trofi Listrik Indonesia Award 2026
Ekonomi

PLN EPI, PLN Energi Gas dan BAg Sabet 3 Trofi Listrik Indonesia Award 2026

Sabtu, 25 April 2026 - 10:34
PGN-BRIN Dongkrak Produktivitas Pesisir, Panen Biosalin Jepara Tembus 176 Ton
Ekonomi

PGN-BRIN Dongkrak Produktivitas Pesisir, Panen Biosalin Jepara Tembus 176 Ton

Sabtu, 25 April 2026 - 09:45
umkm
Ekonomi

Kolaborasi Jadi Kunci, UMKM Pertanian Didorong Lebih Kompetitif

Jumat, 24 April 2026 - 23:03
Pertamina NRE
Ekonomi

Pertamina NRE Gaungkan “AKU NET-ZERO HERO”, Ajak Publik Jadi Bagian Solusi Iklim

Jumat, 24 April 2026 - 22:58

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1348 shares
    Share 539 Tweet 337
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    864 shares
    Share 346 Tweet 216
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    911 shares
    Share 364 Tweet 228
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    759 shares
    Share 304 Tweet 190
  • House of Representatives Urges Non-Subsidized Fuel Price Hike Not to Burden Public

    694 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.