• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Komisi X Kritik Anggaran PTKL Besar Tapi Tak Memacu Mutu, Dorong Kesetaraan dengan PTN dan PTS

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Jumat, 12 September 2025 - 15:43
in Nasional
mercy

Anggota Komisi X DPR RI, Mercy Chriesty Barends, saat mengikuti kunjungan kerja di Medan, Sumatera Utara, Kamis (11/09/2025). Foto: DPR RI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Anggota Komisi X DPR RI, Mercy Chriesty Barends, menyoroti rendahnya kualitas Perguruan Tinggi Kementerian/Lembaga (PTKL) meski mendapat anggaran sangat besar dari APBN.

“Evaluasi kami menunjukkan, akreditasi PTKL rata-rata masih di level Baik. Yang Unggul hanya sedikit sekali, padahal anggaran mereka sangat besar. Ini membuat PTKL cenderung ‘business as usual’, tidak terpacu meningkatkan mutu karena merasa setiap tahun pasti mendapat dana,” jelasnya kepada wartawan di Medan, Sumatera Utara, dikutip dari laman DPR RI, Jumat (12/9/2025).

BacaJuga:

Menteri Wihaji: Tim Pendamping Keluarga Dampingi Warga dari Calon Pengantin hingga Lansia

Menkeu Purbaya Raih Dukungan China untuk Panda Bond, Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) Siapkan US$17 Miliar

Tak Sekadar Nilai Rapor, ESD Ajarkan Murid Selamatkan Bumi dari Bangku Sekolah

Mercy menekankan perlunya satu payung regulasi yang mendorong persaingan sehat antar perguruan tinggi. “Kalau semua diperlakukan setara, akan tercipta kompetisi meritokrasi. Tidak ada lagi yang merasa diistimewakan hanya karena statusnya PTKL,” ujarnya.

Selain itu, Mercy menyoroti kualitas SDM dosen di PTKL. “Jumlah profesor dan doktor masih sangat kecil, sekitar 0,7 persen. Padahal kualitas tenaga pengajar adalah kunci mutu pendidikan. Kalau PTKL terus bergantung pada dana tanpa dorongan kualitas, mereka tidak akan bisa menghasilkan SDM unggul,” katanya.

Ia pun menegaskan pentingnya Panitia Kerja Panja) PTKL dalam memperjuangkan kesetaraan dengan perguruan tinggi negeri (PTN), perguruan tinggi swasta (PTS).

Menurut Mercy, Panja PTKL hadir bukan untuk memisahkan, melainkan menyatukan format standardisasi pendidikan tinggi agar seluruh mahasiswa Indonesia memperoleh akses yang setara. Namun, ia menyoroti masih adanya disparitas perlakuan negara terhadap PTN, PTS, dan PTKL, mulai dari tunjangan, bantuan operasional, hingga tarif Uang Kuliah Tunggal (UKT).

“Seluruh persyaratan akreditasi diberlakukan sama, baik PTN, PTS maupun PTKL. Tapi dalam implementasinya, negara hadir dengan perlakuan berbeda. Dari sisi tunjangan, bantuan operasional, hingga tarif UKT, terjadi ketimpangan yang sangat nyata,” ujarnya.

Politisi PDI Perjuangan ini mencontohkan, pada program studi pertanian, mahasiswa di PTS maupun PTN rata-rata membayar UKT sebesar Rp3–4 juta per semester, sementara di kampus PTKL bisa mencapai Rp20–30 juta. “Ini pemberlakuan yang tidak adil, padahal sama-sama mengakses dana negara,” tegasnya.

Lebih lanjut, Mercy menyoroti persoalan pendanaan yang semakin memperlebar kesenjangan kualitas pendidikan tinggi. Ia menilai PTN mendapat dana BOS dan PTKL tiap tahun dijamin anggarannya, sementara PTS hanya bergantung pada iuran mahasiswa. Padahal, jumlah PTS jauh lebih besar dan menampung jutaan mahasiswa di Indonesia.

“Sayangnya, PTS belum mendapat dana operasional yang memadai. Karena itu, kami mengusulkan adanya skema Bantuan Operasional PTS agar ada keseimbangan dengan PTN dan PTKL,” tambahnya.

Data LLDIKTI Wilayah I Sumatera Utara mencatat terdapat 189 PTS dengan 1.253 program studi, jauh lebih banyak dibandingkan PTN maupun PTKL. Karena itu, Mercy menegaskan perlunya satu format regulasi di bawah payung Kemendiktisaintek agar semua perguruan tinggi dapat bersaing sehat dan menghasilkan SDM unggul yang merata.

“Usulan ini bukan hanya untuk Sumut, tapi untuk Indonesia Raya. Mahasiswa PTS juga berhak atas akses pendidikan yang layak tanpa dibebani biaya berlebih,” pungkas Mercy. (dil)

Tags: Anggaran PTKLkomisi x dpr riPTNPTS

Berita Terkait.

Wihaji
Nasional

Menteri Wihaji: Tim Pendamping Keluarga Dampingi Warga dari Calon Pengantin hingga Lansia

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:20
Purbaya
Nasional

Menkeu Purbaya Raih Dukungan China untuk Panda Bond, Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) Siapkan US$17 Miliar

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:19
esg
Nasional

Tak Sekadar Nilai Rapor, ESD Ajarkan Murid Selamatkan Bumi dari Bangku Sekolah

Kamis, 18 Juni 2026 - 00:30
RINI
Nasional

Menteri PANRB Ungkap 5 Pilar Integritas ASN, E-Learning Antikorupsi Jadi Program Nasional

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:23
yan
Nasional

Soroti Anggaran, Komisi XIII Kritik Kinerja Kementerian HAM Tangani Konflik di Papua

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:11
sultan
Nasional

Daerah Tak Bisa Diseragamkan, DPD RI Minta Formula Otonomi Dirombak Lagi

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:22

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7127 shares
    Share 2851 Tweet 1782
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1775 shares
    Share 710 Tweet 444
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1043 shares
    Share 417 Tweet 261
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    993 shares
    Share 397 Tweet 248
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1106 shares
    Share 442 Tweet 277
tuchel
Piala Dunia 2026

Tuchel Ungkap Rahasia Inggris Bangkit dan Tekuk Kroasia 4-2

Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 18 Juni 2026 - 11:11

INDOPOSCO.ID - Timnas Inggris sukses mengamankan poin penuh setelah menang meyakinkan 4-2 atas Kroasia dalam laga pembuka Grup L Piala...

SelengkapnyaDetails
Ronaldo

Portugal Diimbangi Kongo, Roberto Martinez Soroti Tumpulnya Lini Serang

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:40
Kane

Inggris Libas Kroasia, Ghana Tersenyum di Ujung Laga

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:49
Ronaldo

Unggul Cepat, Portugal Tampil Bak Debutan dan Gagal Jinakkan RD Kongo

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:29
tuchel

Debut Penentuan, Thomas Tuchel Taruh Harga Diri Inggris Saat Hadapi Kroasia

Rabu, 17 Juni 2026 - 22:29
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.