• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Kemenko Pangan Prediksi Swasembada Pangan Beras Bisa Tercapai Tahun Ini

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Kamis, 11 September 2025 - 12:05
in Ekonomi
ADE065EF-2289-416D-BD3D-D5612AAE88BF

Deputi Bidang Keterjangkauan dan Keamanan Pangan Kemenko Pangan Nani Hendiarti menjadi pembicara dalam kegiatan Katadata Sustainability Action for The Future Economy (SAFE) 2025 di Jakarta, Rabu (10/9/2025). Foto: ANTARA/Harianto

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID</strong> – Kementerian Koordinator Bidang Pangan (Kemenko Pangan) memprediksikan swasembada untuk komoditas beras bisa tercapai pada tahun ini, sehingga mendukung ketahanan pangan nasional.

“Kalau kita bilang swasembada untuk komoditas beras, sudah bisa tahun ini dicapai,” kata Deputi Bidang Keterjangkauan dan Keamanan Pangan Kemenko Pangan Nani Hendiarti saat menjadi pembicara dalam kegiatan Katadata Sustainability Action for The Future Economy (SAFE) 2025 di Jakarta, dilansir ANTARA, Rabu (10/9/2025).

BacaJuga:

BRI Peduli Ajak 35 Jurnalis Bertani di Kota, Kenalkan Program Urban Farming BRInita

Pemerintah Perkuat Aliansi Sawit dan Hilirisasi Komoditas Perkebunan

SIAL Innovation 2026 Jadi Ruang Apresiasi bagi Inovasi Industri Makanan dan Minuman

Menurutnya, tercapainya swasembada pangan, khususnya beras, pada tahun ini berkat program ekstensifikasi lahan dan kebijakan percepatan pembangunan kawasan pangan.

Pemerintah menekankan pemanfaatan lahan tidur sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas produksi nasional, sehingga ketersediaan pangan dapat terpenuhi tanpa bergantung pada impor.

Selain meningkatkan produksi, pemerintah juga menaruh perhatian serius pada dampak perubahan iklim, dengan memastikan ketahanan pangan tetap terjaga meski menghadapi tantangan lingkungan yang semakin kompleks.

Program ekstensifikasi dijalankan dengan prinsip ramah lingkungan, memastikan pembangunan sistem pangan tetap memperhatikan tata guna lahan, restorasi, dan keberlanjutan ekosistem pertanian secara nasional.

Pemerintah juga menyiapkan berbagai program tambahan, seperti makanan bergizi gratis dan penguatan koperasi desa, yang semuanya mendukung penguatan fondasi ketahanan pangan berkelanjutan.

Kebijakan swasembada pangan ini ditekankan sebagai bagian penting dari pembangunan ekonomi kerakyatan, di mana pangan ditempatkan sebagai pusat penggerak kesejahteraan masyarakat.

Kemenko Pangan menilai desa sebagai pusat ekosistem pembangunan pangan, sehingga penguatan desa menjadi kunci utama dalam mencapai target swasembada dan ketahanan pangan nasional.

Dengan optimisme yang tinggi, pemerintah menargetkan swasembada pangan tahun ini dapat benar-benar terwujud, membawa dampak positif bagi ketahanan nasional serta posisi Indonesia dalam kancah global.

Kemenko Pangan menegaskan swasembada bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan domestik, tetapi juga untuk mendukung negara-negara lain melalui bantuan internasional, meski kapasitas saat ini masih terbatas.

“Untuk ke depan kita mungkin juga harus berjaga untuk bisa men-support misalnya negara-negara yang sangat membutuhkan (beras) karena sekarang kita juga ada bantuan internasional namanya, tapi masih sedikit kuotanya,” kata Nani.

Secara umum Kemenko Pangan merancang tiga bagian untuk mendukung swasembada pangan pertama intensifikasi meliputi penyediaan pupuk untuk petani; percepatan pembangunan, peningkatan, rehabilitasi serta operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi; pendayagunaan penyuluh pertanian; penyediaan bibit unggul; serta pangan biru.

Kedua yaitu ekstensifikasi meliputi pengembangan cetak sawah di wilayah lumbung pangan baru; percepatan pembangunan kawasan swasembada pangan, energi dan air. Ketiga program lainnya meliputi cadangan pangan pemerintah dan stabilisasi harga pangan; pengelolaan sampah, makan bergizi gratis; dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Dia menyebutkan stok beras secara nasional tercatat mencapai sekitar 4,23 juta ton per Juli 2025. Dengan stok itu Pemerintah memastikan tidak hanya pada peningkatan jumlah stok, tetapi juga pada efektivitas distribusi ke seluruh wilayah.

Diketahui, Pemerintah menargetkan swasembada pangan khususnya beras bisa terwujud pada 2027 yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. (dam)

Tags: berasKemenkoSwasembada

Berita Terkait.

BRI Peduli Ajak 35 Jurnalis Bertani di Kota, Kenalkan Program Urban Farming BRInita
Ekonomi

BRI Peduli Ajak 35 Jurnalis Bertani di Kota, Kenalkan Program Urban Farming BRInita

Minggu, 8 November 2026 - 13:41
Abah Yoyo: Kasepuhan Cisitu Hanya Minta Kepastian Hukum, Bukan Lepas Hutan Adat untuk Tambang Emas Cikidang
Ekonomi

Pemerintah Perkuat Aliansi Sawit dan Hilirisasi Komoditas Perkebunan

Minggu, 8 November 2026 - 10:05
SIAL
Ekonomi

SIAL Innovation 2026 Jadi Ruang Apresiasi bagi Inovasi Industri Makanan dan Minuman

Minggu, 8 November 2026 - 01:15
Dealer
Ekonomi

OMODA & JAECOO Hadirkan Dealer Baru di Jakarta Selatan, Perluas Akses Layanan Konsumen

Minggu, 8 November 2026 - 00:34
NMC
Ekonomi

Daewoong Perkuat Kolaborasi Medis Global Lewat Pertemuan Pakar di Bali

Sabtu, 7 November 2026 - 23:03
UYC-2026
Ekonomi

PEP Sangasanga Ajak Mahasiswa Kenali Peluang dan Tantangan Industri Hulu Migas

Sabtu, 7 November 2026 - 18:08

OLAHRAGA

STY
Olahraga

Persija vs Persebaya, Shin Tae-yong Wanti-wanti Pemain Tidak Lengah

Editor Juni Armanto
Sabtu, 7 November 2026 - 15:45

INDOPOSCO.ID - Pelatih Persija Jakarta Shin Tae-yong meminta anak asuhnya tetap waspada saat menghadapi Persebaya Surabaya pada pekan kesembilan Super...

SelengkapnyaDetails
witan

Jamu Persebaya, Persija Usung Misi Bangkit di Hadapan Jakmania

Sabtu, 7 November 2026 - 09:35
Sirkuit Mandalika

Gaspol di Mandalika, Pertamina Dukung Regenerasi Pebalap Indonesia lewat MRS 2026

Jumat, 6 November 2026 - 21:21
rafael

PSIM vs Dewa United: Asa ke Puncak, Banten Warriors Pantang Terpeleset

Jumat, 6 November 2026 - 11:21
bola

Super League Pekan 9: Ada Big Match Persija vs Persebaya, Persib Main di Ujung Laga

Jumat, 6 November 2026 - 08:51

BERITA POPULER

  • Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

    Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

    3348 shares
    Share 1339 Tweet 837
  • Heboh Isu Jenderal Polisi Ditangkap terkait Penyadapan Prabowo, Polri Bilang Begini

    2314 shares
    Share 926 Tweet 579
  • Cabor Bulutangkis dan Panjat Tebing Dicoret, NOC Indonesia Soroti SEA Games 2027

    1183 shares
    Share 473 Tweet 296
  • Bachtiar Nasir Tegaskan Penolakan Konser Andrea Bocelli Berlandaskan Nilai Kemanusiaan

    880 shares
    Share 352 Tweet 220
  • Super League Pekan 9: Ada Big Match Persija vs Persebaya, Persib Main di Ujung Laga

    864 shares
    Share 346 Tweet 216
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.