• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Dorong Hunian Layak, Skema Syariah Jadi Solusi Rumah Bersubsidi

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Kamis, 11 September 2025 - 16:42
in Ekonomi
rumah-susidi

Ilustrasi hunian layak untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Foto: Dokumen INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Bagi keluarga muda, memiliki rumah pertama kerap menjadi tantangan besar. Kenaikan harga tanah, prosedur izin yang berbelit, hingga beban cicilan yang berat membuat impian itu terasa semakin jauh dari genggaman.

Untuk menjawab keresahan tersebut, hadir program rumah bersubsidi dengan skema syariah yang menawarkan hunian layak dengan angsuran terjangkau. Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) pun menegaskan komitmennya mempercepat penyediaan rumah bersubsidi syariah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

BacaJuga:

PLTU Jawa 7 Tak Hanya Pasok Listrik, Kini Jadi Pusat Pembelajaran Teknologi Pembangkit Modern

Hak 735 Eks Pekerja Belum Tuntas, Kasus Newcrest Jadi Preseden Buruk Divestasi Asing

Pertalite dan BioSolar Tetap, Pertamina Jelaskan Penyesuaian Harga Pertamax

“Pemerintah telah menetapkan target 3 juta rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Untuk mendukung program tersebut, dibutuhkan keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan dalam ekosistem pembiayaan perumahan, termasuk melalui skema syariah,” ujar Direktur Eksekutif KNEKS, Sholahudin Al Aiyub dalam keterangannya, dikutip pada Kamis (11/9/2025).

Menurutnya, penguatan skema syariah tidak hanya menawarkan akses hunian yang lebih adil, tetapi juga mendorong terciptanya sistem pembiayaan yang sehat. “Hal ini diyakini menjadi salah satu pilar utama dalam penyediaan rumah layak, sekaligus mewujudkan pembiayaan perumahan yang lebih efisien, inklusif, dan berkelanjutan,” sambungnya.

Namun, di lapangan, tantangan masih membayangi. Pengembang mengeluhkan proses perizinan yang kerap memakan waktu panjang. Padahal, Surat Edaran Kemendagri sudah menekankan percepatan perizinan, termasuk izin mendirikan bangunan (IMB) maupun penyambungan listrik. Integrasi layanan melalui Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) pun dinilai belum berjalan optimal.

Di sisi lain, manfaat nyata program ini dirasakan langsung oleh masyarakat. Seorang pasangan muda Aparatur Sipil Negara (ASN) penerima manfaat mengaku sangat terbantu dengan adanya program rumah bersubsidi syariah.

“Selain mendapatkan rumah yang layak dengan angsuran terjangkau, mereka juga memperoleh fasilitas tambahan berupa pembebasan BPHTB (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan) serta percepatan proses PBG (Persetujuan Bangunan Gedung),” jelas Sholahudin.

Lebih jauh, KNEKS menekankan bahwa keberlanjutan adalah ruh utama dari program ini. Hunian yang terjangkau tidak hanya menjadi solusi hari ini, melainkan juga warisan bagi generasi mendatang.

“Bersama Kementerian/Lembaga terkait, KNEKS akan terus mendorong percepatan realisasi rumah bersubsidi dengan skema syariah melalui sinergi dan kolaborasi, guna menghadirkan rumah layak bagi masyarakat secara inklusif dan berkelanjutan serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional,” tegasnya.

Dengan kolaborasi yang solid, program ini diharapkan bukan sekadar menghadirkan atap di atas kepala, melainkan juga menjadi fondasi kokoh bagi terciptanya kesejahteraan dan keadilan sosial di Indonesia. (her)

Tags: Hunian Layakrumah bersubsidiSkema Syariah

Berita Terkait.

Classroom
Ekonomi

PLTU Jawa 7 Tak Hanya Pasok Listrik, Kini Jadi Pusat Pembelajaran Teknologi Pembangkit Modern

Jumat, 12 Juni 2026 - 08:29
big
Ekonomi

Hak 735 Eks Pekerja Belum Tuntas, Kasus Newcrest Jadi Preseden Buruk Divestasi Asing

Kamis, 11 Juni 2026 - 23:43
pertamax
Ekonomi

Pertalite dan BioSolar Tetap, Pertamina Jelaskan Penyesuaian Harga Pertamax

Kamis, 11 Juni 2026 - 23:23
asam
Ekonomi

Bukit Asam Tebar Dividen Rp1,32 Triliun, Perkuat Modal Hadapi Tantangan Industri Energi

Kamis, 11 Juni 2026 - 23:03
btn
Ekonomi

BTN Siapkan Generasi Muda Tangguh Finansial, Gandeng Unpad untuk Edukasi dan Pengembangan Karier

Kamis, 11 Juni 2026 - 22:46
purbaya
Ekonomi

DPR dan Pemerintah Ketok Palu Fiskal 2027, Jalan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Dibuka

Kamis, 11 Juni 2026 - 22:32

BERITA POPULER

  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1225 shares
    Share 490 Tweet 306
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1462 shares
    Share 585 Tweet 366
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    892 shares
    Share 357 Tweet 223
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    850 shares
    Share 340 Tweet 213
  • AFF U-19: Indonesia Cukur Timor Leste, Persaingan Puncak Klasemen Makin Panas

    1175 shares
    Share 470 Tweet 294
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.