• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Ekonomi Indonesia Kembali Tunjukkan Taji, Industri Bangkit dan Inflasi Kian Terkendali

Dilianto Editor Dilianto
Senin, 3 Agustus 2026 - 18:17
in Ekonomi
Ilustrasi - Pekerja menyelesaikan proses produksi di sebuah pabrik. Kinerja sektor manufaktur kembali menguat pada Juli 2026, menjadi salah satu indikator positif di tengah inflasi yang semakin terkendali. Foto: Dokumen INDOPOSCO

Ilustrasi - Pekerja menyelesaikan proses produksi di sebuah pabrik. Kinerja sektor manufaktur kembali menguat pada Juli 2026, menjadi salah satu indikator positif di tengah inflasi yang semakin terkendali. Foto: Dokumen INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Di tengah ketidakpastian ekonomi global yang masih berlangsung, perekonomian Indonesia kembali menunjukkan ketahanannya. Aktivitas manufaktur kembali memasuki zona ekspansi, inflasi bergerak turun ke level yang lebih terkendali, sementara konsumsi masyarakat dan aktivitas produksi tetap menunjukkan tren positif.

Meski demikian, pemerintah tetap mencermati perkembangan perdagangan global, dinamika harga energi, serta meningkatnya impor yang membuat neraca perdagangan pada Juni 2026 mengalami defisit tipis.

BacaJuga:

⁠El Nino dan Lahan Salin Tak Halangi Produktifitas Padi Biosalin, BRIN-PGN-Pemkab Batang Kolab Panen 166,5 Ton Padi

Berkat Laporan BNI, Oknum Colection Agen Nakal Satu per Satu Diringkus di Jember

NHM Berbagi Praktik Tambang Bawah Tanah dalam Temu Akademisi Nasional Forkopindo

Direktur Jenderal (Dirjen) pada Direktorat Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal (DJSEF) Kementerian Keuangan, Febrio Nathan Kacaribu mengatakan bahwa pemulihan mulai terlihat dari sektor manufaktur nasional.

“Pada Juli 2026, PMI (Purchasing Managers’ Index) Manufaktur Indonesia meningkat ke level 50,2 dari 46,9 pada bulan sebelumnya. Perbaikan tersebut didorong oleh kembali meningkatnya produksi dan penambahan tenaga kerja merespons kebutuhan operasional perusahaan,” kata Febrio dalam keterangannya, Senin (3/8/2026).

Menurutnya, capaian tersebut menjadi sinyal dunia usaha kembali meningkatkan aktivitas produksi. Namun, pemulihan permintaan masih berlangsung secara bertahap sehingga perlu terus diperkuat.

“Namun demikian, pemulihan permintaan masih berlangsung secara bertahap, sehingga penguatan aktivitas manufaktur perlu terus didukung oleh terjaganya daya beli masyarakat, peningkatan daya saing industri, dan keberlanjutan permintaan ekspor,” ujarnya.

Optimisme juga datang dari membaiknya aktivitas manufaktur di sejumlah mitra dagang Indonesia. PMI manufaktur Thailand tercatat 54,2, Jepang 54,5, Amerika Serikat 53,8, Vietnam 52,9, dan Malaysia 50,7. Kondisi tersebut diharapkan dapat mendorong permintaan terhadap produk ekspor Indonesia.

Dari sisi perdagangan, ekspor Indonesia pada Juni 2026 mencapai USD25,46 miliar atau tumbuh 8,84 persen secara tahunan, terutama didorong ekspor nonmigas seperti batu bara serta minyak kelapa sawit dan turunannya. Sementara impor naik 34,27 persen menjadi USD25,91 miliar, didominasi bahan baku, bahan penolong, dan barang modal, sehingga neraca perdagangan mengalami defisit tipis sebesar USD0,45 miliar. Meski begitu, secara kumulatif Januari hingga Juni 2026 Indonesia masih membukukan surplus sebesar USD3,58 miliar.

Dari sisi harga, inflasi tahunan Juli 2026 turun menjadi 2,88 persen dari 3,34 persen pada Juni 2026.

Febrio menjelaskan penurunan inflasi terutama dipengaruhi melimpahnya pasokan hasil panen hortikultura yang menekan inflasi kelompok harga bergejolak.

“Melandainya inflasi Juli terutama disebabkan oleh penurunan inflasi komponen harga bergejolak di tengah tetap stabilnya komponen inti,” tutur Febrio.

Inflasi volatile food turun menjadi 2,52 persen dari 5,58 persen, sedangkan inflasi inti tetap stabil di level 2,76 persen. Di sisi lain, inflasi komponen harga yang diatur pemerintah naik tipis menjadi 3,58 persen akibat penyesuaian harga bahan bakar minyak nonsubsidi dan tarif angkutan udara.

Prospek ekonomi nasional juga tercermin dari sejumlah indikator domestik. Penjualan mobil tumbuh 32,9 persen, penjualan sepeda motor naik 1,1 persen, konsumsi bahan bakar minyak meningkat 6,5 persen, penjualan semen tumbuh 13,5 persen, dan penjualan listrik naik 10,8 persen. Sementara itu, Indeks Keyakinan Konsumen tetap berada di level optimistis sebesar 117,8.

Febrio menegaskan pemerintah akan terus menjaga momentum pertumbuhan melalui kebijakan yang adaptif.

“Pemerintah terus berkomitmen menjaga stabilitas makroekonomi dan momentum pertumbuhan melalui kebijakan yang responsif dan terukur. Pengendalian inflasi dilakukan dengan menjaga pasokan, kelancaran distribusi, dan keterjangkauan harga pangan, sekaligus mengantisipasi dampak gejolak harga energi global dan El Nino untuk mendukung ketersediaan pasokan,” tegasnya.

Selain menjaga inflasi, pemerintah juga akan terus memperkuat daya beli masyarakat, meningkatkan daya saing industri manufaktur, mempercepat hilirisasi sumber daya alam, memperluas pasar ekspor melalui berbagai perjanjian perdagangan internasional, serta memastikan impor tetap mendukung kegiatan produksi dan investasi.

Dengan inflasi yang semakin terkendali, manufaktur yang kembali berekspansi, dan konsumsi domestik yang tetap kuat, pemerintah optimistis fondasi ekonomi Indonesia akan tetap terjaga di tengah tantangan ekonomi global. (her)

Tags: InflasiKemenkeuPertumbuhan Ekonomi

Berita Terkait.

⁠El Nino dan Lahan Salin Tak Halangi Produktifitas Padi Biosalin, BRIN-PGN-Pemkab Batang Kolab Panen 166,5 Ton Padi
Ekonomi

⁠El Nino dan Lahan Salin Tak Halangi Produktifitas Padi Biosalin, BRIN-PGN-Pemkab Batang Kolab Panen 166,5 Ton Padi

Sabtu, 19 September 2026 - 14:05
NHM Berbagi Praktik Tambang Bawah Tanah dalam Temu Akademisi Nasional Forkopindo
Ekonomi

Berkat Laporan BNI, Oknum Colection Agen Nakal Satu per Satu Diringkus di Jember

Jumat, 18 September 2026 - 13:35
NHM Berbagi Praktik Tambang Bawah Tanah dalam Temu Akademisi Nasional Forkopindo
Ekonomi

NHM Berbagi Praktik Tambang Bawah Tanah dalam Temu Akademisi Nasional Forkopindo

Jumat, 18 September 2026 - 13:25
Menkop Ferry Tegaskan Koperasi Jadi Tiang Utama Ekonomi Daerah
Ekonomi

KUR BNI Jember Angkat Usaha Sapu Ijuk ‘Ken Dedes’ di Semboro Naik Kelas

Jumat, 18 September 2026 - 12:07
Kemendagri Dorong Pengelolaan Krisis Komunikasi Pemerintah secara Cepat dan Berbasis Data
Ekonomi

Gran Max dan LCGC Jadi Penopang Penjualan Daihatsu pada Agustus 2026

Jumat, 18 September 2026 - 11:53
Asap dan Titik Panas Meningkat, BNPB Gempur Karhutla di 6 Provinsi
Ekonomi

Bea Cukai Kendari Lepas Ekspor Tepung Terigu dan VCO

Jumat, 18 September 2026 - 11:42

OLAHRAGA

sumaya
Olahraga

Mental Juara Bawa Indonesia ke Final Teqball, Sumaya: Kami Datang untuk Mencari Emas

Editor Laurens Dami
Sabtu, 19 September 2026 - 16:06

INDOPOSCO.ID – Sumaya tinggal selangkah lagi dari sejarah. Atlet teqball putri Indonesia itu memastikan tempat di final nomor Women’s Singles...

SelengkapnyaDetails
bultang

Tembus Final, Pentathlon-Teqball Bidik Emas Pertama Indonesia di Asian Games

Sabtu, 19 September 2026 - 15:05
Kombinasi Lokal-Eropa, Ini Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Kombinasi Lokal-Eropa, Ini Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 18 September 2026 - 21:16
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: Banyak Perkara Besar Kita Ambil, tapi Akhirnya Digergaji

Sumaya Tembus Semifinal, Indonesia Berpeluang Ukir Sejarah di Teqball Asian Games

Jumat, 18 September 2026 - 18:41
Jay Idzes Absen Perkuat Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Jay Idzes Absen Perkuat Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 18 September 2026 - 15:28

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    5529 shares
    Share 2212 Tweet 1382
  • Minus Uilliam Barros, Persib Dipastikan Siap Tempur di Kandang FC Seoul

    1666 shares
    Share 666 Tweet 417
  • Persib Kalah 1-2, Igor Tolic Sindir Persija Serasa Juara Liga Champions

    1513 shares
    Share 605 Tweet 378
  • Dilema Revitalisasi Sekolah di Lebak: Terima Bantuan, Kepala Sekolah Malah Tertekan

    1243 shares
    Share 497 Tweet 311
  • Ekonom Sebut Pencopotan Purbaya Hanya Berdampak Sesaat terhadap Rupiah

    1162 shares
    Share 465 Tweet 291
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.