• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

APKASINDO Buka Akses Data Harga Sawit, Posisi Tawar Petani Kian Menguat

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Minggu, 2 Agustus 2026 - 22:35
in Ekonomi
Ketua Umum DPP APKASINDO, Gulat Medali Emas Manurung memaparkan Dashboard Harga Sawit Nasional di Jakarta, Sabtu (1/8/2026), sebagai upaya meningkatkan transparansi harga dan memperkuat posisi tawar petani sawit. Foto: Herry Rosadi / INDOPOSCO

Ketua Umum DPP APKASINDO, Gulat Medali Emas Manurung memaparkan Dashboard Harga Sawit Nasional di Jakarta, Sabtu (1/8/2026), sebagai upaya meningkatkan transparansi harga dan memperkuat posisi tawar petani sawit. Foto: Herry Rosadi / INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Selama bertahun-tahun, petani sawit swadaya kerap menghadapi persoalan yang sama, yakni minimnya akses terhadap informasi harga yang menjadi acuan transaksi di lapangan. Akibatnya, selisih harga tandan buah segar (TBS) antardaerah maupun perbedaan harga antara petani swadaya dan plasma sering kali sulit dipantau secara terbuka.

Kondisi tersebut mendorong Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (DPP APKASINDO) menghadirkan sebuah dashboard harga sawit nasional berbasis web yang dapat diakses petani. Platform digital itu dirancang untuk menyajikan data harga secara lebih transparan sekaligus memperkuat posisi tawar petani dalam rantai pasok industri sawit.

BacaJuga:

Pekan Depan Emas Masih Berpotensi Bergejolak, Ini Kisaran Harga yang Diprediksi

Di Bawah Kepemimpinan Gubernur Andra Soni, Bank Banten Tumbuh Melesat

Kementerian UMKM Hadirkan Peluang Baru bagi Pengusaha Kopi Terdampak Bencana di ICX 2026

Mengusung tema “Transparansi Data Harga Sawit untuk Petani Maju dan Industri Berkelanjutan”, dashboard tersebut menghadirkan beragam informasi mulai dari harga TBS petani, harga crude palm oil (CPO) atau minyak kelapa sawit mentah nasional dan internasional, perbandingan harga petani swadaya dan plasma, analisis pasar, hingga proyeksi pergerakan harga.

Peluncuran platform ini dihadiri pejabat Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), perwakilan asosiasi pengusaha sawit, organisasi petani sawit, mahasiswa, hingga kalangan media.

Ketua Umum DPP APKASINDO, Gulat Medali Emas Manurung, menegaskan bahwa keterbukaan informasi menjadi fondasi penting dalam menciptakan sistem perdagangan sawit yang lebih berkeadilan. Apalagi, sekitar 42 persen kebun sawit nasional saat ini dikelola oleh petani.

“Kalau semua pelaku memiliki informasi yang sama mengenai harga CPO dan TBS, posisi tawar petani akan jauh lebih kuat,” tegas Gulat menyampaikan paparan saat peluncuran Dashboard Harga Sawit Nasional di Jakarta, Sabtu (1/8/2026).

Ia menjelaskan, dashboard tersebut tidak hanya memperlihatkan perkembangan harga CPO di Indonesia, Malaysia, dan Rotterdam, tetapi juga menyajikan disparitas harga TBS di berbagai daerah, perbandingan harga antara petani swadaya dan plasma, hingga proyeksi harga yang dapat menjadi referensi dalam pengambilan keputusan.

“Keterbukaan data bukan dimaksudkan untuk memperhadapkan petani dengan industri, melainkan menciptakan ekosistem yang lebih sehat karena seluruh pihak menggunakan referensi informasi yang sama,” tutur Gulat.

Menurutnya, keberadaan dashboard juga dapat menjadi instrumen untuk mengevaluasi efektivitas berbagai kebijakan di sektor sawit. Salah satunya berkaitan dengan implementasi program biodiesel B50 yang dinilai belum sepenuhnya tercermin pada harga TBS yang diterima petani.

Karena itu, dashboard diharapkan mampu membantu mengidentifikasi titik-titik penyebab disparitas harga sekaligus menjadi rujukan dalam penyusunan kebijakan yang lebih berpihak kepada petani.

Menariknya, antusiasme terhadap platform tersebut sudah terlihat bahkan sebelum peluncuran resmi dilakukan.

“Bahkan sebelum diluncurkan secara resmi, platform tersebut telah mencatat sekitar lima juta kunjungan dalam waktu kurang dari satu bulan sejak diperkenalkan,” terangnya.

Inisiatif digitalisasi informasi harga sawit itu juga mendapat apresiasi dari Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian (Kementan). Ketua Kelompok Pemasaran Hasil Ditjen Perkebunan, Elvyrisma Nainggolan, menilai langkah tersebut selaras dengan transformasi digital di sektor perkebunan.

“Selama ini, pemerintah memiliki data harga yang masih banyak dikelola secara manual, sehingga kehadiran dashboard digital dinilai dapat mempercepat penyebaran informasi sekaligus memperluas partisipasi petani swadaya,” ungkap Elvy.

Ia menambahkan, pengembangan platform masih memiliki ruang yang luas melalui kolaborasi dengan berbagai sumber data, mulai dari KPBN, ICDX, hingga referensi internasional agar informasi yang disajikan semakin akurat dan relevan.

“Kita semua berharap semakin banyak organisasi petani yang ikut berkontribusi mengirimkan data sehingga gambaran harga di lapangan menjadi lebih akurat,” tambahnya.

Dengan semakin terbukanya akses terhadap informasi harga, dashboard ini diharapkan bukan hanya menjadi pusat data, tetapi juga menjadi instrumen yang mampu mendorong terciptanya tata niaga sawit yang lebih transparan, kompetitif, dan berkeadilan bagi jutaan petani Indonesia. (her)

Tags: APKASINDOHarga Sawit Nasionalindustri sawitpetani sawit

Berita Terkait.

Pekan Depan Emas Masih Berpotensi Bergejolak, Ini Kisaran Harga yang Diprediksi
Ekonomi

Pekan Depan Emas Masih Berpotensi Bergejolak, Ini Kisaran Harga yang Diprediksi

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:32
Andra-Soni
Ekonomi

Di Bawah Kepemimpinan Gubernur Andra Soni, Bank Banten Tumbuh Melesat

Minggu, 2 Agustus 2026 - 11:23
UMKM
Ekonomi

Kementerian UMKM Hadirkan Peluang Baru bagi Pengusaha Kopi Terdampak Bencana di ICX 2026

Minggu, 2 Agustus 2026 - 09:41
X-Force
Ekonomi

Mitsubishi New Xforce: Bahan Bakar Efisien, Tampilan Modern dan Menawan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 08:40
Fronx
Ekonomi

Tak Sekadar Tampil Sporty, Suzuki Fronx SGX Hybrid Kuro Kini Punya Fitur DVR

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 23:25
Vinfast
Ekonomi

VinFast Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik, Hadirkan Beragam Inovasi di GIIAS 2026

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 22:34

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2092 shares
    Share 837 Tweet 523
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2214 shares
    Share 886 Tweet 554
  • Blak-blakan Soal Keputusannya Gabung Persib, Mariano Peralta Tegaskan Hal Ini

    1081 shares
    Share 432 Tweet 270
  • Persebaya Juara Grup B, Persija Dampingi ke Semifinal Piala Presiden

    904 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3190 shares
    Share 1276 Tweet 798
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.