• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Soroti Tumpukan Kasus di MA, Komisi III Minta Hakim Agung Terpilih Berani Lakukan Terobosan

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Senin, 8 September 2025 - 14:14
in Nasional
Mangihut-Sinaga

Anggota Komisi III DPR RI, Mangihut Sinaga dalam Rapat dengan Panitia Seleksi (Pansel) Calon Hakim Agung MA dan calon Hakim Adhoc MA, di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Senin (8/9/2025). Foto : DPR RI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Anggota Komisi III DPR RI, Mangihut Sinaga, menyoroti persoalan penumpukan perkara di Mahkamah Agung (MA). Menurutnya, hal ini disebabkan oleh kurangnya Hakim Agung yang berani membuat terobosan agar perkara-perkara kecil tidak sampai ke tingkat MA.

“Kita ini pengen membutuhkan Hakim Agung yang sekarang ini role model-nya itu berani membuat satu keputusan bagaimana perkara kecil itu jangan sampai ke Mahkamah Agung supaya jangan numpuk begitu besarnya,” ujar Mangihut dalam Rapat dengan Panitia Seleksi (Pansel) Calon Hakim Agung MA dan calon Hakim Adhoc MA, di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Senin (8/9/2025).

BacaJuga:

Ingatkan Mitra Kerja, Komisi XIII Minta Anggaran 2027 Fokus pada Program Berdampak

Kemenhaj Pastikan Arus Pulang Haji Berjalan Mulus, 245 Kloter Sudah Diterbangkan

Komisi II DPR Dorong Kajian E-Voting untuk WNI di Luar Negeri

Ia juga mengkritik proses seleksi hakim yang dinilai terlalu normatif. Politisi Fraksi Partai Golkar ini mempertanyakan kinerja panitia seleksi (pansel) yang seharusnya lebih proaktif dalam mencari figur-figur hakim yang sesuai dengan harapan masyarakat.

Ia mencontohkan adanya calon yang sudah mendaftar hingga empat kali. “Seharusnya juga pansel bisa mendeteksi ini sampai empat kali sampai 5 kali mendaftar ini ada apa?” tanya Mangihut.

Oleh karena itu, ia berharap pansel harus betul-betul serius dalam mencari figur hakim seperti yang diharapkan masyarakat. “Pansel ini harus lebih betul-betul gereget lah sedikit mencari figur yang seperti yang kita harapan, sehingga mengurangi beban penyelesaian perkara ya di Mahkamah Agung,” harapnya.

Ia berharap, figur Hakim Agung yang terpilih nantinya adalah sosok yang berani melakukan terobosan untuk menyelesaikan penumpukan perkara di MA, yang merupakan “benteng terakhir” bagi keadilan.

Sebelumnya, pansel seleksi calon Hakim Agung dan calon Hakim Adhoc Mahkamah Agung melaporkan, sebanyak 183 orang mendaftar menjadi calon Hakim Agung dan 24 orang mendaftar menjadi calon Hakim Adhoc Sementara itu, calon yang lolos administrasi adalah sebanyak 161 orang calon Hakim Agung dan 18 orang calon Hakim Adhoc.

Setelah itu, dilakukan seleksi kesehatan dan kepribadian. Seleksi dilanjutkan dengan seleksi wawancara terbuka dan menghasilkan peserta yang lolos sebanyak 13 calon Hakim Agung dan 3 calon Hakim Adhoc yang kemudian harus melakukan uji kelayakan dan kepatutan dengan Komisi III DPR RI, pada Senin (8/9). (dil)

Tags: DPR RIMahkamah AgungMangihut Sinaga

Berita Terkait.

Komisi II DPR Dorong Kajian E-Voting untuk WNI di Luar Negeri
Nasional

Ingatkan Mitra Kerja, Komisi XIII Minta Anggaran 2027 Fokus pada Program Berdampak

Selasa, 16 Juni 2026 - 18:31
Kemenhaj Pastikan Arus Pulang Haji Berjalan Mulus, 245 Kloter Sudah Diterbangkan
Nasional

Kemenhaj Pastikan Arus Pulang Haji Berjalan Mulus, 245 Kloter Sudah Diterbangkan

Selasa, 16 Juni 2026 - 18:02
Komisi II DPR Dorong Kajian E-Voting untuk WNI di Luar Negeri
Nasional

Komisi II DPR Dorong Kajian E-Voting untuk WNI di Luar Negeri

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:31
BPJS Watch: 12 April Jadi Momentum Evaluasi Program MBG dan Perlindungan Anak
Nasional

Komisi X DPR Dorong Pelibatan Kantin Sekolah dalam Program MBG, Khususnya di Wilayah 3T

Selasa, 16 Juni 2026 - 16:31
bpjph
Nasional

Silla University Anugerahkan Gelar Profesor Kehormatan kepada Haikal Hassan atas Dedikasi di Sektor Halal

Selasa, 16 Juni 2026 - 14:04
rini
Nasional

Jumlah MPP Tembus 313, Menteri PANRB Dorong Integrasi dan Digitalisasi Layanan

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:03

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7092 shares
    Share 2837 Tweet 1773
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1774 shares
    Share 710 Tweet 444
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1054 shares
    Share 422 Tweet 264
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    993 shares
    Share 397 Tweet 248
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    908 shares
    Share 363 Tweet 227
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.