• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Kemenkeu-BI Sepakati Skema Bagi Beban Bunga, Fokus Perumahan dan Koperasi Desa

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Senin, 8 September 2025 - 13:55
in Ekonomi
unnamed (6)

Deretan rumah subsidi, wujud nyata komitmen pemerintah membangun 3 juta rumah demi kesejahteraan rakyat. Foto: Dok. Kementerian UMKM

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bersama Bank Indonesia (BI) memperkuat sinergi fiskal dan moneter untuk mendukung program Asta Cita pemerintah, khususnya di sektor ekonomi kerakyatan. Kedua lembaga sepakat berbagi beban bunga atas program strategis Perumahan Rakyat dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Kesepakatan ini dituangkan dalam Keputusan Bersama (KB) dan berlaku mulai 2025 hingga program pemerintah tersebut rampung.

BacaJuga:

Pegadaian Dukung Kartini Race 2026 sebagai Tonggak Baru Motorsport Indonesia

Geopolitik Memanas, Rupiah Berpotensi Melemah ke Level Kritis Pekan Depan

Harga Emas Pekan Depan Diprediksi Bergejolak, 5 Faktor Kunci Ini Jadi Penyebabnya

“Pembagian beban bunga dilakukan untuk SBN yang diterbitkan pemerintah terkait Perumahan Rakyat dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Skemanya dibagi rata setelah dikurangi imbal hasil dari penempatan pemerintah di lembaga keuangan domestik,” tulis BI dalam pernyataannya, Senin (8/9/2025).

BI menegaskan bahwa mekanisme ini tetap sejalan dengan prinsip kehati-hatian dalam menjaga stabilitas perekonomian. Tambahan bunga diberikan melalui rekening pemerintah di BI, sesuai peran bank sentral sebagai pemegang kas negara.

“Besaran tambahan bunga oleh BI kepada pemerintah tetap konsisten dengan program moneter untuk menjaga stabilitas perekonomian, sekaligus memberi ruang fiskal guna meringankan beban rakyat,” jelasnya.

Di sisi lain, Kemenkeu memastikan pengelolaan fiskal tetap disiplin. Defisit APBN 2025 diproyeksikan rendah, ditopang penerimaan yang optimal, belanja tepat sasaran, serta pembiayaan profesional. Belanja negara diarahkan ke sektor-sektor dengan efek pengganda luas, terutama perumahan rakyat dan koperasi desa.

Sementara itu, BI terus menempuh bauran kebijakan untuk menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan. Sejak September 2024, BI Rate sudah turun 125 bps ke level terendah sejak 2022. Intervensi pasar valuta asing juga diperkuat lewat NDF, DNDF, serta pembelian SBN di pasar sekunder, yang hingga akhir Agustus 2025 mencapai Rp200 triliun.

Selain itu, posisi instrumen moneter SRBI telah diturunkan dari Rp923 triliun pada awal 2025 menjadi Rp715 triliun di akhir Agustus. BI juga menyalurkan Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) sebesar Rp384 triliun untuk mendukung likuiditas perbankan.

Sinergi erat Kemenkeu dan BI diyakini akan memperkuat daya tahan ekonomi nasional.

“Koordinasi kebijakan fiskal dan moneter yang erat dan berhati-hati sangat penting untuk menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan,” tambah pernyataan bersama tersebut.

Dengan sinergi fiskal dan moneter yang makin solid, pemerintah dan BI bukan hanya menjaga stabilitas, tapi juga membuka jalan bagi ekonomi kerakyatan untuk tumbuh lebih kokoh dan inklusif. (her)

Tags: Asta CitaBank IndonesiaBIKemenkeuKeputusan Bersama

Berita Terkait.

Pegadaian Dukung Kartini Race 2026 sebagai Tonggak Baru Motorsport Indonesia
Ekonomi

Pegadaian Dukung Kartini Race 2026 sebagai Tonggak Baru Motorsport Indonesia

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:33
Geopolitik Memanas, Rupiah Berpotensi Melemah ke Level Kritis Pekan Depan
Ekonomi

Geopolitik Memanas, Rupiah Berpotensi Melemah ke Level Kritis Pekan Depan

Minggu, 3 Mei 2026 - 21:30
emas
Ekonomi

Harga Emas Pekan Depan Diprediksi Bergejolak, 5 Faktor Kunci Ini Jadi Penyebabnya

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:08
Taiwan Tourism
Ekonomi

Taiwan Bidik Wisatawan RI, Usung Konsep “Negeri yang Tak Pernah Tidur”

Minggu, 3 Mei 2026 - 10:11
Pengisian-BBM
Ekonomi

BBM Nonsubsidi di Persimpangan: Antara Daya Beli dan Realitas Pasar

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:20
gadaii
Ekonomi

Mengetuk Pintu Langit, Pegadaian Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Medan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:18

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3617 shares
    Share 1447 Tweet 904
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1597 shares
    Share 639 Tweet 399
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1285 shares
    Share 514 Tweet 321
  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2564 shares
    Share 1026 Tweet 641
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    963 shares
    Share 385 Tweet 241
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.