• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Menhut Main Gaple dengan Tersangka Pembalak Liar, Pengamat: Langgar Prinsip Independensi

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Minggu, 7 September 2025 - 13:33
in Nasional
juli

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni. Foto: Dok Kemenhut

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Masalah ini bukan semata karena permainan dominonya, melainkan karena simbol buruk yang ditampilkan oleh seorang pejabat tinggi negara yang mestinya menjadi garda depan perlindungan hutan.

Pernyataan tersebut diungkapkan Pengamat Hukum Ismail Rumadan melalui gawai, Minggu (7/9/2025).

BacaJuga:

Pastikan Investasi Pendidikan Tepat Sasaran, Purbaya Bawa Pesan Besar di Sekolah Rakyat

Tepis Isu Keamanan Memburuk, Pramono Akan Tertibkan Pagar Tinggi di Mall Jakarta

53 Pelajar Indonesia Siap Jadi Duta Bangsa di 15 Negara, Bina Antarbudaya Gelar Malam Perpisahan Penuh Semangat Keberagaman

Secara hukum, menurutnya, pertemuan seorang menteri dengan orang yang pernah menjadi tersangka dalam perkara yang ditangani aparat penegak hukum (APH) memang tidak serta-merta melanggar undang-undang (UU). Selama tidak ada bukti intervensi langsung pada proses hukum.

Namun, lanjutnya, kehadiran menteri dalam lingkaran sosial dapat memunculkan dugaan konflik kepentingan. “Dalam praktik good governance, ini dapat dikategorikan sebagai pelanggaran prinsip imparsialitas dan independensi pejabat publik,” jelasnya.

“UU No. 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas KKN secara eksplisit menekankan bahwa pejabat negara wajib menghindari benturan kepentingan dan menjaga integritas jabatannya,” imbuhnya.

Lebih jauh ia mengungkapkan, dari sisi etika pejabat publik, tindakan ini jelas tidak pantas. Seorang menteri yang bertugas mengawasi kehutanan, seharusnya menjaga jarak dari pihak-pihak yang sedang berperkara di bidang kehutanan.

“Duduk semeja dalam suasana santai seperti bermain domino menimbulkan kesan “kedekatan” yang dapat mengikis kepercayaan publik,” ungkapnya.

“Dalam standar etika, hal ini disebut appearance of impropriety, meski tidak terbukti melanggar hukum, tindakan yang memberi kesan salah sudah cukup merusak kredibilitas jabatan,” lanjutnya.

Sementara dari perspektif moral, masih ujar Ismail, tindakan tersebut merupakan ironi. Hutan Indonesia sedang mengalami krisis akibat pembalakan liar, yang merugikan negara triliunan rupiah dan menghancurkan ekosistem.

Ketika masyarakat adat, aktivis lingkungan, dan aparat di lapangan berjuang keras melawan illegal logging, justru menteri yang mengurusi hutan memperlihatkan kedekatan dengan orang yang diduga menjadi aktor perusaknya.

“Simbol ini bukan hanya menyakiti rasa keadilan publik, tetapi juga menurunkan legitimasi moral pemerintah dalam menjaga hutan,” ujarnya.

Oleh karena itu, dikatakan dia, demi menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintahan Presiden Prabowo, langkah paling tepat adalah memberhentikan Menteri Kehutanan dari jabatannya.

“Pergantian ini penting bukan sekadar untuk menghindari kegaduhan, tetapi juga sebagai komitmen moral bahwa pemerintah serius menegakkan integritas pejabat publik dan melindungi hutan Indonesia dari praktik rente serta mafia kehutanan,” tegasnya.

Sebelumnya, Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengklaim tidak mengenal sosok Azis Wellang, yang pernah berstatus tersangka kasus pembalakan liar hutan saat bermain domino di posko Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS).

Ia baru mengetahui yang bersangkutan setelah gambar dirinya viral. “Saya tidak kenal dengan dua pemain lainnya,” kata Raja Juli dalam keterangannya, Jakarta, Sabtu (6/9/2025).

Setelah berita tersebut beredar, ia baru tahu bahwa yang bersangkutan pernah terjerat illegal logging. “Saya baru tahu bahwa salah seorang yang ikut main tersebut adalah Azis Wellang yang diberitakan sebagai pembalak liar,” ujar Raja Juli. (nas)

Tags: Main GapleMenteri Kehutanan (Menhut)PengamatPrinsip IndependensiRaja Juli AntoniTersangka Pembalak Liar

Berita Terkait.

Purbaya-Yudhi-Sadewa
Nasional

Pastikan Investasi Pendidikan Tepat Sasaran, Purbaya Bawa Pesan Besar di Sekolah Rakyat

Minggu, 2 Agustus 2026 - 10:12
Pramono
Nasional

Tepis Isu Keamanan Memburuk, Pramono Akan Tertibkan Pagar Tinggi di Mall Jakarta

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 22:04
Farewell
Nasional

53 Pelajar Indonesia Siap Jadi Duta Bangsa di 15 Negara, Bina Antarbudaya Gelar Malam Perpisahan Penuh Semangat Keberagaman

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 21:33
Adrian-Sutawijaya
Nasional

AI Janjikan Kemudahan, Hanya UT Tawarkan Tempat Ujian Sejak Pendaftaran Mahasiswa

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 18:40
415
Nasional

415 Jembatan Rampung Dibangun, Kasatgas PRR Apresiasi Satgas Jembatan TNI

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:50
Monash University Indonesia.
Nasional

Dukung Indonesia Emas 2045, Sinar Mas Land Beri Beasiswa Digital di Monash University Indonesia

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:15

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2080 shares
    Share 832 Tweet 520
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2043 shares
    Share 817 Tweet 511
  • Blak-blakan Soal Keputusannya Gabung Persib, Mariano Peralta Tegaskan Hal Ini

    1050 shares
    Share 420 Tweet 263
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3166 shares
    Share 1266 Tweet 792
  • Persebaya Juara Grup B, Persija Dampingi ke Semifinal Piala Presiden

    822 shares
    Share 329 Tweet 206
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.