• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Ketua DPMCB Dorong Pemerintah untuk Berinvestasi Secara Serius dalam Penguatan Budaya

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Kamis, 4 September 2025 - 13:23
in Nasional
hasim

Ketua Dewan Penyantun Museum dan Cagar Budaya, Hashim S. Djojohadikusumo. Foto: Dokumen Kemenbud

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ketua Dewan Penyantun Museum dan Cagar Budaya (DPMCB), Hashim S. Djojohadikusumo mengaku prihatin terhadap tantangan besar yang dihadapi budaya Indonesia di tengah derasnya arus globalisasi, teknologi, dan media digital.

Hashim mengatakan bahwa selama lebih dari satu dekade, ia terus memikirkan keterkaitan erat antara budaya, identitas, dan masa depan bangsa. “Indonesia adalah persimpangan peradaban dunia sejak ribuan tahun lalu. Namun, yang kita perlukan adalah keseimbangan sehat agar budaya asli kita tetap hidup dan dicintai,” ujar Hashim dalam keterangan, Kamis (4/9/2025).

BacaJuga:

Tsunami Politik Jika Permohonan Gugatan PHPU Pilpres 2024 Dikabulkan MK

Jadi Tersangka Korupsi, Polri Segera Periksa Bupati Gowa Sitti Husniah

Polri Ungkap 4 Klaster Kasus Pemerasan dan TPPU Bupati Gowa Sitti Husniah

Ia mendorong pemerintah untuk berinvestasi secara serius dalam penguatan budaya nasional. Ia mengusulkan agar lembaga terkait, termasuk Danantara, mengalokasikan anggaran khusus untuk mendukung seniman dan kreator lokal, mulai dari animator, kartunis, dan konten kreator.

“Dukungan ini penting agar karya-karya kreatif Indonesia mampu bersaing dengan industri budaya global, sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap warisan bangsanya sendiri,” katanya.

Professor Contemporary History and Dean of Leiden-Delft-Erasmus Universities, Prof Wim van den Doel mengatakan, bahwa Indonesia memiliki warisan budaya yang kaya di mata dunia. Ia mencontohkan bagaimana proses kembalinya patung Singosari ke Indonesia setelah disimpan di Leiden selama masa kolonial sepanjang hampir 200 tahun sejak 1978 dan kembali ke Indonesia pada 2023 lalu.

Kembalinya Patung Singosari itu, masih ujar dia, menjadi gambaran bahwa warisan budaya bisa menjadi tempat lintas antar negara serta antar budaya. Lebih lanjut, Wim mengatakan, bahwa Indonesia menjadi superpower dalam hal keragaman budaya dengan banyaknya etnis hingga sejumlah tradisi.

“Indonesia sebagai negara adidaya yang kaya akan budaya ini memiliki banyak etnis serta tradisinya masing-masing dalam perlintasan budaya sehingga Indonesia menjadi tempat khusus di mata dunia,” jelasnya.

Ia menilai bahwa warisan budaya bukan hanya sebagai peti harta karun yang disimpan dan dijauhkan dari siapapun, tetapi layaknya taman yang dipelihara dan dijaga bersama untuk bisa terus tumbuh dan berkembang menyambut masa depan bersama agar makna dari hal tersebut tidak hilang begitu saja.

Sementara itu, He Lu, Associate Professor of School of Arts of Nanfang College Guangzhou menegaskan, pentingnya angklung sebagai warisan yang mampu menjadi jembatan persahabatan antarbangsa. Angklung, menurutnya, bukan hanya sekadar instrumen tradisional Jawa Barat, tetapi juga sebuah tradisi musik yang kaya, berkembang di Asia Tenggara, serta mengandung sejarah, kebijaksanaan lokal, dan nilai-nilai universal.

Berkat upaya pemerintah dan akademisi Indonesia, angklung kini telah mendunia. “Sebagai warisan budaya dan instrumen yang mudah dipelajari, angklung memiliki potensi besar untuk membuat seluruh dunia menjadi saling terhubung,” jelas He Lu.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Ubud Writers & Readers Festival, Janet DeNeefe, mengungkapkan kisah perjalanan panjang festival sastra terbesar di Asia Tenggara ini. Ia menuturkan bahwa Ubud Writers & Readers Festival lahir dari sebuah misi pemulihan pascatragedi bom Bali tahun 2002.

Pertama kali digelar pada 2004, festival ini hadir untuk menghidupkan kembali pariwisata dan perekonomian Bali melalui kekuatan budaya. Seiring perkembangan, festival ini tidak hanya menjadi ruang temu penulis dan pembaca di Ubud, tetapi juga meluas ke berbagai wilayah Indonesia. Inisiatif ini bertujuan memperkenalkan kekayaan literasi Nusantara di luar Bali dengan melibatkan penulis muda dan komunitas lokal. (nas)

Tags: budayaHashim S. DjojohadikusumoinvestasiKetua DPMCBpemerintah

Berita Terkait.

bara
Nasional

Tsunami Politik Jika Permohonan Gugatan PHPU Pilpres 2024 Dikabulkan MK

Sabtu, 26 September 2026 - 02:20
gowa
Nasional

Jadi Tersangka Korupsi, Polri Segera Periksa Bupati Gowa Sitti Husniah

Jumat, 25 September 2026 - 21:31
husniah
Nasional

Polri Ungkap 4 Klaster Kasus Pemerasan dan TPPU Bupati Gowa Sitti Husniah

Jumat, 25 September 2026 - 21:21
pp
Nasional

Kongres INI Tetap Digelar Oktober, PP INI Siapkan PK atas Putusan MA

Jumat, 25 September 2026 - 21:11
kpu
Nasional

KPU Didesak Terangkan soal Verifikasi Syarat Pendidikan Gibran di Hadapan MK

Jumat, 25 September 2026 - 19:19
undip
Nasional

Undip Juara Debat Hukum Pemilu 2026, Bawaslu Tekankan Pentingnya Argumentasi

Jumat, 25 September 2026 - 17:46

OLAHRAGA

laga
Olahraga

Laga Pembuka FIFA ASEAN Cup 2026, 3.582 Personel Gabungan Dikerahkan

Editor Folber Siallagan
Jumat, 25 September 2026 - 17:36

INDOPOSCO.ID - Ribuan personel aparat gabungan dikerahkan untuk mengamankan pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung di Stadion Utama Gelora...

SelengkapnyaDetails
Demi Kemanusiaan, DPR Dorong Basarnas Lanjutkan Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Jelang Indonesia vs Singapura, John Herdman Bicara Soal Risiko Permainan Kaku

Jumat, 25 September 2026 - 11:54
28 Tahun Menanti, Indonesia Kembali Rebut Emas Beregu Putra Bulutangkis di Asian Games

28 Tahun Menanti, Indonesia Kembali Rebut Emas Beregu Putra Bulutangkis di Asian Games

Jumat, 25 September 2026 - 10:09
java

Java United Buka Suara soal Perselisihan dengan Shin Tae-yong, Singgung Pemicu Keributan

Kamis, 24 September 2026 - 11:21
ferdinan

Resmi Berseragam Persija, Marselino Ferdinan Bawa Ambisi Besar

Kamis, 24 September 2026 - 09:19

BERITA POPULER

  • Dirut INDOPOSCO: Pentingnya Kompetensi Wartawan Hadapi Tantangan Era AI

    Kemendiktisaintek Siapkan Rp 2 Triliun Lebih untuk Dana Riset

    1029 shares
    Share 412 Tweet 257
  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    1017 shares
    Share 407 Tweet 254
  • Soal Klaster Mewah di Lapas Cibinong, Pakar Hukum Minta Menteri Imipas Terima Sanksi

    992 shares
    Share 397 Tweet 248
  • Pasca-OTT KPK, Pegawai ATR/BPN Syok dan Buka Suara Soal ‘Struktur Bayangan’

    980 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Pelayanan Pertanahan di Kabupaten Bogor Tetap Berjalan Pascapenangkapan Kepala BPN

    874 shares
    Share 350 Tweet 219
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.