• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Branding Jadi Kunci, BSN Hadapi Tantangan Besar di Pasar Keuangan

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Kamis, 4 September 2025 - 13:13
in Ekonomi
rupiah-uang

Ilustrasi - Bank Syariah Nasional hadir dengan harapan besar, tapi tantangan branding dan rendahnya inklusi keuangan syariah jadi pekerjaan rumah utama. Foto: ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Bank Syariah Nasional (BSN) yang lahir dari penggabungan Victoria Syariah dan BTN Syariah kini memasuki babak baru dalam industri keuangan syariah nasional. Meski membawa harapan besar, kehadiran bank syariah ini juga diiringi tantangan berat, terutama dalam membangun brand awareness di tengah masyarakat.

Direktur Infrastruktur Ekonomi Syariah Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Sutan Emir Hidayat, menegaskan pentingnya strategi branding agar identitas baru ini mampu bersaing dengan bank-bank syariah maupun konvensional yang sudah lebih dulu dikenal.

BacaJuga:

Menkop: Kemitraan Strategis Swasta dan Koperasi Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Kementerian UMKM Bangun Ekosistem Bisnis Terintegrasi Lewat Bursa Wirausaha Unggulan

Harga Pertamax Naik Drastis, Ekonom: Sinyal APBN Kian Terjepit

“Awal tentu, karena ini ada new branding atau new brand dari tadinya gabungan antara Victoria Syariah dan Bank Tabungan Negara Syariah. Kalau BTN kan brand-nya sudah establish, Victoria juga begitu. Sekarang ada brand baru, namanya Bank Syariah Nasional, tentu ini menjadi tantangan yang cukup besar untuk membuatkan brand lagi,” ujar Emir kepada INDOPOSCO melalui gawai, Kamis (4/9/2025).

Selain branding, Emir juga menyoroti rendahnya tingkat inklusi keuangan syariah di Indonesia yang saat ini baru mencapai 13 persen. Menurutnya, angka tersebut sekaligus menjadi tantangan sekaligus peluang besar untuk meningkatkan penetrasi pasar.

“Tantangan lagi adalah tingkat inklusi keuangan syariah yang masih rendah di Indonesia, di mana inklusi keuangan syariah masih 13 persen. Hal tersebut bisa menjadi tantangan dan juga sekaligus potensi,” jelasnya.

KNEKS, lanjut Emir, siap mendukung upaya sosialisasi agar BSN semakin dikenal luas oleh masyarakat. Emir optimistis kehadiran Bank Syariah dengan kategori Kelompok Bank berdasarkan Modal Inti (KBMI) 2 ini akan memberi warna baru dalam industri perbankan syariah.

“Tentu KNEKS akan ikut menyuarakan, mensosialisasikan hadirnya bank syariah baru ini. Saya yakin brand ini akan semakin lebih dikenal. Mudah-mudahan ke depan Bank Syariah akan semakin maju,” ucap Emir.

“Dengan semakin banyaknya pemain di level KBMI 2, diharapkan kompetisi sehat dapat memperluas jangkauan layanan serta memperkuat posisi industri keuangan syariah di Tanah Air,” tambahnya.

Bank Syariah Nasional kini bukan hanya hadir sebagai lembaga keuangan, melainkan juga sebagai simbol transformasi baru. Tantangannya jelas, namun peluangnya jauh lebih besar. Tinggal bagaimana brand ini mampu memikat hati masyarakat dan menjawab kebutuhan zaman. (her)

Tags: Bank Syariah NasionalbrandingBSNIndustri Keuangan SyariahKNEKS

Berita Terkait.

Menkop: Kemitraan Strategis Swasta dan Koperasi Dukung Pertumbuhan Ekonomi
Ekonomi

Menkop: Kemitraan Strategis Swasta dan Koperasi Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:09
Hanura Bantah Kelola Yayasan MBG, Sebut Tuduhan Afiliasi Dapur SPPG sebagai Hoaks
Ekonomi

Kementerian UMKM Bangun Ekosistem Bisnis Terintegrasi Lewat Bursa Wirausaha Unggulan

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:59
Menkop: Kemitraan Strategis Swasta dan Koperasi Dukung Pertumbuhan Ekonomi
Ekonomi

Harga Pertamax Naik Drastis, Ekonom: Sinyal APBN Kian Terjepit

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:49
Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Berpotensi Tekan Kelas Menengah Bawah
Ekonomi

Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Berpotensi Tekan Kelas Menengah Bawah

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:50
Pro Growth-Pro Welfare, Strategi Baru Pemerintah Percepat Pertumbuhan dan Kesejahteraan
Ekonomi

Pro Growth-Pro Welfare, Strategi Baru Pemerintah Percepat Pertumbuhan dan Kesejahteraan

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:15
Libur Sekolah, Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Aktivitas Anak hingga Diskon Menginap 20 Persen
Ekonomi

Perkokoh Sinergi Ekosistem Syariah, Pegadaian dan Bank Syariah Nasional Kolaborasi Pendanaan

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:06

BERITA POPULER

  • Timnas-U19

    Piala AFF U-19: Pastikan Rotasi Kontra Timor Leste, Nova Minta Garuda Muda Nikmati Laga

    2227 shares
    Share 891 Tweet 557
  • AFF U-19: Indonesia Cukur Timor Leste, Persaingan Puncak Klasemen Makin Panas

    1175 shares
    Share 470 Tweet 294
  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1154 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1422 shares
    Share 569 Tweet 356
  • Prakiraan Cuaca Jakarta Didominasi Berawan, Potensi Hujan di Jakbar dan Kepulauan Seribu

    854 shares
    Share 342 Tweet 214
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.