• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Prihatin Ojol Tewas Dilindas, Habib Ja’far: Indonesia Terancam Mati

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 29 Agustus 2025 - 19:19
in Nasional
jafar

Pendakwah Husein bin Ja’far Al Hadar atau yang akrab disapa Habib Ja’far. (Instagram/@husein_hadar)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Tewasnya Affan Kurniawan (21), seorang pengemudi ojek online (ojol) yang dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob saat aksi demonstrasi di Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025) malam, meninggalkan luka mendalam di hati publik.

Nama Affan seketika menjadi simbol luka kolektif sekaligus cermin buram wajah demokrasi yang kembali dipertanyakan.

BacaJuga:

Banyak Negara Minta Beras Indonesia, Prabowo: Utama Amankan Rakyat Kita Dulu

Prabowo: Saya Bertanggung Jawab Kalau Bangsa Ini Lapar

Tanding Ulang LCC Empat Pilar Ditolak SMAN 1 Pontianak, Formappi: Ini Bukan Happy Ending untuk MPR

Gelombang keprihatinan datang dari berbagai kalangan, termasuk dari pendakwah, Husein bin Ja’far Al Hadar atau yang akrab disapa Habib Ja’far. Melalui unggahannya, ia menyampaikan doa sekaligus pesan penuh makna.

Dengan caption “Affan sudah tenang ‘di sana’. Kita yang gelisah di sini’, Habib Ja’far mengurai pesannya dengan kalimat yang menohok.

“Semalam Affan wafat, tapi beliau tak mati, melainkan syahid (dan) terus hidup sebagai prasasti,” tulis Habib Ja’far dalam unggahan di akun Instagramnya seperti dikutip, Jumat (29/8/2025).

Ia menegaskan, gugurnya Affan bukan sekadar peristiwa duka, melainkan juga simbol perlawanan yang akan terus hidup dalam ingatan banyak orang. “Indonesia yang terancam mati, jika tak segera berbenah,” sambungnya.

Di akhir pesannya, Habib Ja’far menutup dengan doa penuh harap. “Semoga Tuhan jaga kita, rakyat negeri ini,” harapnya.

Kata-kata itu mengalun bukan sekadar doa, melainkan juga peringatan. Affan, seorang anak muda yang mencari nafkah di jalanan ibu kota, kini disebut sebagai “prasasti” yang merekam betapa mahalnya harga kehidupan di tengah dinamika sosial politik bangsa.

Pernyataan Habib Ja’far seakan menegaskan bahwa kematian Affan tak boleh dipandang sebagai sekadar statistik korban, melainkan sebuah sinyal keras bagi bangsa agar tak terjebak dalam lingkaran kekerasan negara terhadap rakyatnya.

Bagi banyak orang, Affan bukan hanya seorang pengemudi ojek online, melainkan representasi rakyat kecil yang terus berjuang di tengah kerasnya hidup, namun justru tumbang di jalan perjuangan yang lebih besar.

Kini, yang tersisa adalah doa, duka, dan tuntutan. Doa untuk Affan yang diyakini syahid, duka bagi keluarga yang ditinggalkan, serta tuntutan agar negara segera berbenah. Karena seperti yang diingatkan Habib Ja’far, jika tragedi semacam ini dibiarkan, maka bukan hanya satu nyawa yang mati, melainkan harapan bagi Indonesia itu sendiri. (her)

Tags: Affan KurniawanHabib Ja'farKasus Ojol Tewas

Berita Terkait.

Prabowo
Nasional

Banyak Negara Minta Beras Indonesia, Prabowo: Utama Amankan Rakyat Kita Dulu

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:09
Prabowo-Subianto
Nasional

Prabowo: Saya Bertanggung Jawab Kalau Bangsa Ini Lapar

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:18
Cerdas Cermat Empat Pilar
Nasional

Tanding Ulang LCC Empat Pilar Ditolak SMAN 1 Pontianak, Formappi: Ini Bukan Happy Ending untuk MPR

Sabtu, 16 Mei 2026 - 15:35
ikn
Nasional

Jakarta Masih Ibu Kota, DPR: IKN Jangan Sampai Jadi Kota Hantu

Sabtu, 16 Mei 2026 - 15:15
bowoo
Nasional

Prabowo: Peristiwa Pembunuhan Marsinah Tak Perlu Terjadi jika Amalkan Pancasila

Sabtu, 16 Mei 2026 - 14:04
putri
Nasional

Sambut Libur Sekolah, Kemenpar Hadirkan Inspirasi Wisata Keluarga di BBWI Travel Fair x BINA 2026

Sabtu, 16 Mei 2026 - 13:03

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    1906 shares
    Share 762 Tweet 477
  • Prakiraan Cuaca di Jakarta, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim Hari Ini

    1224 shares
    Share 490 Tweet 306
  • Bhayangkara FC vs Madura United: The Guardian Cari Titik Balik, Laskar Sape Kerrab Waspada

    980 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Bali United vs Borneo FC: Serdadu Tridatu Usung Bangkit, Pesut Etam Kejar Tahta

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Diduga Terlibat Kasus Narkoba, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Polda Kaltim

    792 shares
    Share 317 Tweet 198
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.