• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

PHE Tekankan Pentingnya Manajemen Risiko CCS/CCUS

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Kamis, 28 Agustus 2025 - 12:37
in Ekonomi
phe

Direktur Manajemen Risiko PT Pertamina Hulu Energi (PHE) Whisnu Bahriansyah, dalam paparan bertajuk “Managing CCUS Risk and Liabilities: Enabling Bankable Projects for a De-carbonized Future”, yang disampaikan dalam forum diskusi Asia Pacific CCUS Conference & Exhibition 2025 di Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu (27/8/2025). Foto: PHE

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – PT Pertamina Hulu Energi (PHE) menegaskan pentingnya pengelolaan risiko dan liabilitas dalam pengembangan proyek Carbon Capture Utilization and Storage (CCUS) agar dapat berkelanjutan sekaligus layak investasi (bankable). Dalam mitigasi risiko pengembangan proyek CCUS, diperlukan sinergi berbagai pihak, termasuk peran operator dan regulator, penyedia insentif, sekaligus pengelola risiko bersama dan melihat tolok ukur keberhasilan secara global.

Dalam paparan bertajuk “Managing CCUS Risk and Liabilities: Enabling Bankable Projects for a De-carbonized Future”, yang disampaikan dalam forum diskusi Asia Pacific CCUS Conference & Exhibition 2025 di Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu (27/8/2025), Direktur Manajemen Risiko PHE, Whisnu Bahriansyah, memaparkan meski terdapat lebih dari 600 proyek CCS dalam jangkauan global, masih banyak yang harus menjawab tantangan teknologi, biaya, keterbatasan kapasitas, hingga tantangan bisnis.

BacaJuga:

PLTU Rembang dan Tuban Perkuat Co-Firing Biomassa, PLN EPI Apresiasi Inovasi

Pemerintah Perkuat KUR untuk Tingkatkan Kapasitas Produksi dan Daya Saing UMKM

Prabowo Ingatkan Survival Mode, Pengurangan Ekspor Gas ke Singapura Dinilai Tepat

Sebagai bisnis baru yang ramah lingkungan, PHE akan mengembangkan klaster bisnis CCS/CCUS dengan kapasitas End-to-end process (E2E) sekitar 60 metrik ton per tahun (MTPA). PHE saat ini memiliki 13 proyek CCS/CCUS yang sedang berjalan dengan potensi kapasitas penyimpanan emisi karbon sebesar 7,3 Giga Ton (GT).

“CCS/CCUS menjadi pilar penting dalam mendukung target penurunan emisi 69 persen dari sektor energi pada 2030, serta menjadi bagian penting dari komitmen Pertamina Group mencapai Net Zero Emission pada 2060. PHE siap mengambil peran sebagai penggerak utama implementasi CCS/CCUS di Indonesia dan kawasan,” ujar Whisnu.

Lebih lanjut ia menuturkan, Pertamina Group akan mengembangkan model bisnis CCS/CCUS terintegrasi yang mencakup penangkapan karbon, transportasi, kompresi, hingga penyimpanan. Model ini tidak hanya ditujukan untuk kebutuhan domestik, tetapi juga membuka peluang bagi pasar regional melalui konsep CCS-as-a-service. Dalam skema ini, PHE berperan sebagai penghubung berbagai sumber emisi dengan lokasi penyimpanan melalui pembangunan infrastruktur menengah, sekaligus mengelola jaringan transportasi CO₂ darat maupun laut serta penyimpanan geologi.

“CCS/CCUS bukanlah solusi instan, melainkan pilar krusial dalam transisi energi Indonesia. Pemerintah telah menyiapkan fondasi regulasi yang menjadi tonggak penting dalam arah kebijakan energi rendah karbon. Tantangan berikutnya adalah menyelaraskan kebijakan lintas sektor dan menciptakan iklim investasi yang lebih menarik bagi para pelaku industri. Keberhasilan program ini sangat bergantung pada kolaborasi yang erat antara pemerintah, industri, institusi akademik, dan mitra teknologi global,” jelas Whisnu.

Paparan ini disampaikan langsung dalam forum Asia Pacific CCUS Conference & Exhibition 2025 di Kuala Lumpur, Malaysia yang dihadiri lebih dari 500 peserta dari 20 negara. (rmn)

Tags: CCS/CCUSmanajemen risikoPHE

Berita Terkait.

PLTU Rembang dan Tuban Perkuat Co-Firing Biomassa, PLN EPI Apresiasi Inovasi
Ekonomi

PLTU Rembang dan Tuban Perkuat Co-Firing Biomassa, PLN EPI Apresiasi Inovasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:02
BRMS Perkuat Kinerja Kuartal III 2026, Bidik Peningkatan Produksi Emas
Ekonomi

Pemerintah Perkuat KUR untuk Tingkatkan Kapasitas Produksi dan Daya Saing UMKM

Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:03
Prabowo Ingatkan Survival Mode, Pengurangan Ekspor Gas ke Singapura Dinilai Tepat
Ekonomi

Prabowo Ingatkan Survival Mode, Pengurangan Ekspor Gas ke Singapura Dinilai Tepat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:27
Wuling Pamerkan 4 Mobil Listrik di PEVS 2026, Promo Bunga 0 Persen hingga Garansi Seumur Hidup
Ekonomi

Wuling Pamerkan 4 Mobil Listrik di PEVS 2026, Promo Bunga 0 Persen hingga Garansi Seumur Hidup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:47
BPKH dan Bank Muamalat Dorong Diaspora Indonesia di Malaysia Berhaji Sejak Muda
Ekonomi

BPKH dan Bank Muamalat Dorong Diaspora Indonesia di Malaysia Berhaji Sejak Muda

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:37
BRMS Perkuat Kinerja Kuartal III 2026, Bidik Peningkatan Produksi Emas
Ekonomi

Forum ASCOPE Ke-51 Perkuat Kolaborasi Energi ASEAN untuk Generasi Mendatang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:27

OLAHRAGA

Wamendagri Tegaskan Kepercayaan Masyarakat Jadi Modal Utama Kepemimpinan Kepala Daerah
Olahraga

Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

Editor Dilianto
Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:57

INDOPOSCO.ID - Persoalan tata kelola kembali membayangi kompetisi futsal profesional Indonesia. Pergantian struktur organisasi hingga perubahan nama menjadi Asosiasi Futsal...

SelengkapnyaDetails
catur

Borong 17 Medali, Percasi DKI Jakarta Kembali Rajai Kejurnas Catur 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:43
timnas

Laga Indonesia Vs Yordania Terancam Batal, Erick Thohir Beber Kekhawatiran PSSI

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:22
liverpool

Liverpool vs Chelsea: Iraola Isyaratkan Rotasi, The Reds Siap Tempur

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:27
ACL Two 2026: Pimpin Klasemen, Pelatih Persib Sebut Timnya Bukan Favorit Lawan Melbourne Victory

ACL Two 2026: Pimpin Klasemen, Pelatih Persib Sebut Timnya Bukan Favorit Lawan Melbourne Victory

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:58

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    5147 shares
    Share 2059 Tweet 1287
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    1262 shares
    Share 505 Tweet 316
  • Lahan Perhutanan Sosial Seluas 638 Hektar di Humbang Hasundutan Resmi Dikelola Kelompok Tani

    986 shares
    Share 394 Tweet 247
  • Gempa Bumi Dangkal Getarkan Aceh Tenggara, BMKG: Kedalaman Hiposenter 3 Km

    942 shares
    Share 377 Tweet 236
  • APK Kuliah Baru 35 Persen, Alumni Perguruan Tinggi Diminta Ikut Perluas Akses Pendidikan

    913 shares
    Share 365 Tweet 228
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.