• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Penopang Ekonomi Nasional, Kontribusi Industri Hulu dan Hilir Gas Terus Meningkat

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Kamis, 28 Agustus 2025 - 08:50
in Ekonomi
komaidi

Direktur Eksekutif ReforMiner Institute, Komaidi Notonegoro. Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kontribusi industri hulu dan hilir gas terhadap perekonomian Indonesia terus meningkat. Agar pasokan gas bisa tetap lancar, maka perlu adanya dukungan semua pihak.

Direktur Eksekutif ReforMiner Institute, Komaidi Notonegoro, mengatakan, hasil studi ReforMiner menemukan bahwa sektor ekonomi yang terkait dan terlibat dengan kegiatan usaha hulu gas naik dari 104 sektor menjadi 113 sektor.

BacaJuga:

Indo Water 2026: Dorong Ketahanan Air dan Infrastruktur Berkelanjutan

Dua Mesin Pertumbuhan BCA Syariah Melaju, Aset dan Pembiayaan Makin Gemuk

Telkom Rampungkan Spin-Off InfraCo Tahap 2, InfraNexia Jadi Pilar Utama Bisnis Wholesale Connectivity

Indeks multiplier industri hulu gas juga naik dari 4,98 menjadi 6,56. Artinya, penciptaan nilai tambah ekonomi dari investasi yang dilakukan industri hulu gas naik dari 4,98 kali menjadi 6,56 kali.

“Industri hulu gas memiliki keterkaitan yang kuat dengan sektor pendukung dan penggunanya. Kegiatan usaha hulu gas memiliki peran penting, baik sebagai penyedia bahan baku maupun penyedia energi,” katanya di Jakarta, Rabu (27/8/2025).

Nilai total linkage index meningkat dari 2,63 menjadi 3,12. Nilai linkage index di atas 1 mengindikasikan suatu sektor ekonomi memiliki keterkaitan dan peran yang kuat dalam mendorong dan menarik pertumbuhan sektor ekonomi lainnya.

Komaidi mengungkapkan, pengembangan dan pengusahaan industri hulu gas sejalan dengan pelaksanaan kebijakan transisi energi, penyelesaian masalah defisit gas di sejumlah wilayah dan pelaksanaan kebijakan hilirisasi.

Berdasarkan kajian ReforMiner, jika 50 persen volume konsumsi minyak bumi dan batubara Indonesia dikonversi dengan gas bumi, dapat menurunkan emisi masing-masing 36,16 juta ton CO2e dan 123,35 juta ton CO2e.

Potensi defisit pasokan gas pada wilayah Jawa Barat dan Sumatera yang diproyeksikan akan meningkat menjadi sekitar 513 MMSCFD pada 2035 dapat diminimalkan jika pengembangan dan pengusahaan hulu gas dapat dioptimalkan.

Pelaksanaan hilirisasi gas yang akan dilaksanakan memerlukan dukungan dan pasokan dari industri hulu gas.

Kebutuhan gas untuk hilirisasi yang akan dilakukan untuk Pupuk Iskandar Muda (PIM)-3, Pupuk Sriwijaya (Pusri) III, Proyek Grass Root Refinery (GRR) Tuban, Amurea Pupuk Kimia Gresik (PKG).

Lalu Pabrik Methanol Bojonegoro, Proyek Petrokimia Masela, Pengembangan Amonia Banggai, Pengembangan Ammonia dan Urea di Papua Barat, serta Pengembangan Blue Amonia di Papua Barat, diproyeksikan mencapai 1.078 MMSCFD.

Optimalisasi pengembangan dan pengusahaan hilir gas memiliki peran strategis dalam memperbaiki kondisi fiskal dan moneter Indonesia.

Peningkatan kapasitas produksi LPG domestik ini berpotensi dapat memperbaiki kondisi fiskal dan moneter. Berdasarkan data konsumsi LPG Indonesia meningkat dari 8,02 juta ton pada 2020 menjadi 8,90 juta ton pada 2024.

“Sementara kemampuan produksi LPG domestik stagnan pada kisaran 1,9 juta ton. Karena itu Indonesia harus mengimpor LPG sekitar 6,90 juta ton per tahun,” jelas Komaidi.

Kebutuhan anggaran subsidi LPG dalam kurun 5 tahun terakhir mencapai Rp453 triliun. Realisasi anggaran subsidi LPG selama kurun waktu tersebut berkisar antara 40-60 persen dari total anggaran subsidi energi.

Kebutuhan devisa impor yang diperlukan untuk melakukan impor LPG mencapai sekitar Rp64 triliun per tahun. Kebutuhan anggaran subsidi dan devisa impor LPG berpotensi menurun jika produksi LPG domestik dapat ditingkatkan. (rmn)

Tags: Industri GasIndustri Hulu dan Hilor GasKomaidi NotonegoroReforMiner Institute

Berita Terkait.

AHY
Ekonomi

Indo Water 2026: Dorong Ketahanan Air dan Infrastruktur Berkelanjutan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:26
BCA-Syariah
Ekonomi

Dua Mesin Pertumbuhan BCA Syariah Melaju, Aset dan Pembiayaan Makin Gemuk

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:45
telkom
Ekonomi

Telkom Rampungkan Spin-Off InfraCo Tahap 2, InfraNexia Jadi Pilar Utama Bisnis Wholesale Connectivity

Selasa, 11 Agustus 2026 - 11:21
pdsi
Ekonomi

Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:17
Pemerintah Siapkan 3 Skema Dukung Pembayaran PPPK, Pastikan Tak Ada yang Dirumahkan
Ekonomi

Beragam Pilihan untuk Keluarga, The all-new Carens Raih Penghargaan di GIIAS 2026

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:03
Pemerintah Siapkan 3 Skema Dukung Pembayaran PPPK, Pastikan Tak Ada yang Dirumahkan
Ekonomi

Catatan Wuling di GIIAS 2026: 3.290 SPK dan 2 Penghargaan

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:02

BERITA POPULER

  • Erick-Thohir

    PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2465 shares
    Share 986 Tweet 616
  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2206 shares
    Share 882 Tweet 552
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1997 shares
    Share 799 Tweet 499
  • Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

    1379 shares
    Share 552 Tweet 345
  • Honda Scoopy Modifikasi Jadi Magnet di Jakarta Sneakers Day 2026, Booth Honda Sedot Ratusan Pengunjung

    1279 shares
    Share 512 Tweet 320
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.