• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Tak Kunjung Dibentuk, Warga: Pimpinan DPR Tunjuk Dinas Sahkan Pokja Apartemen GCM

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Sabtu, 23 Agustus 2025 - 16:45
in Megapolitan
IMG-20250823-WA0052

Ilustrasi RDPU di Komisi III DPR RI. Foto: Dokumen INDOPOSCO.ID

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Praktik tarif air dan listrik suka-suka dikeluhkan pemilik dan penghuni apartemen Grand Cempaka Mas (GCM) di Jakarta Pusat. Apabila tarif tidak dibayar, maka pengelola GCM akan memberlakukan sanksi pencabutan.

“Kami minta kepada negara untuk melindungi hak kami atas air dan listrik, melalui pembentukan pengurus perhimpunan penghuni GCM,” ujar Asmadi Lubis kepada indoposco.id, Sabtu (23/8/2025).

BacaJuga:

BMKG Kasih Kabar Baik untuk Warga Jakarta, Hujan Cuma Mampir di 2 Wilayah Ini

Bermodal Pistol Korek Api, Perampok Minimarket di Bekasi Dibekuk Polisi

DKI Jakarta Peringkat ke-53 Kota Terbaik di Dunia

Ia mengatakan, dengan pembentukan pengurus oleh warga GCM nantinya mereka yang akan mengelola semua kebutuhan warga apartemen GCM.

“Sejak 2022 tidak ada lagi pengurus perhimpunan, jadi kami dikelola oleh PT Duta Pertiwi yang sebelumnya adalah pihak pengembang apartemen GCM,” ungkapnya.

“Dan mereka (PT Duta Pertiwi, red) mengelola apartemen suka-suka memberlakukan tarif untuk air dan listrik,” imbuhnya.

Di tempat yang sama, Leonardo Phunisar, pemilik dan penghuni apartemen GCM mengungkapkan, bahwa pascapenyerahan apartemen dari pengembang PT Duta Pertiwi kepada pemilik pada 1999, maka sepenuhnya pengembang tidak berhak lagi mengelola GCM.

“Apabila pengembang masih mau mengelola apartemen GCM, maka harus ikut aturan perhimpunan pemilik dan penghuni rumah susun (PPPRS) GCM
. Ini aturan jelas dalam undang-undang (UU) tentang Rumah Susun,” katanya.

“Yang ada sampai sekarang mereka (PT Duta Pertiwi suka-suka mengelola apartemen GCM,” imbuhnya.

Ia mengungkapkan, bahwasanya pascapenyerahan apartemen atas nama PPPRS. Bahkan nama rekening listrik dan air pun sudah atas nama PPPRS.

“Jadi PT Duta Pertiwi sudah tidak memiliki apa-apa, Badan Pertanahan Nasional (BPN) kami (GCM) sudah atas nama PPPRS, rekening air dan listrik pun atas nama PPPRS,” katanya.

Untuk menjadi pengelola apartemen GCM, menurutnya, PT Duta Pertiwi harus mengantongi rekomendasi dari Gubernur DKI sebagai pengelola apartemen GCM. tidak mengantongi izin dari pemerintah. Selain itu juga harus disahkan oleh Dinas PTSP

“Mereka sampai sekarang tidak memiliki izin, baik itu rekomendasi dari Gubernur atau PTSP,” terangnya.

“Padahal pengelola itu secara struktur terendah, dan pemilik itu tertinggi. Tapi yang ada sekarang terbalik, pengelola yang mengatur semua,” imbuhnya.

Atas kasus tersebut perwakilan dari 1.074 pemilik apartemen mengajukan rapat dengar pendapat umum (RDPU) ke komisi III DPR RI. Dari RDPU sebanyak 5 kali, kasus tersebut tak kunjung selesai.

“Kami RDPU terakhir pada Oktober 2024 dipimpin oleh Habiburokhman. Dan jelas rekomendasinya jelas, bahwa harus segera dibentuk kelompok kerja (Pokja) oleh Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Jakarta,” bebernya.

“Dan pimpinan DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengeluarkan perintah, agar Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Jakarta untuk segera mengesahkan Pokja agar bisa menyelesaikan masalah ini,” imbuhnya.

Ia menjelaskan bahwa Perhimpunan (PPPRS) dibekukan sejak 2022 berdasarkan keputusan pengadilan. Atas keputusan pengadilan tersebut, maka dinas wajib membentuk Pokja untuk menyusun pengurus PPPRS baru.

Hal yang sama diungkapkan Jemmy Wollah Ketua RW 08 Sumur Batu, Kemayoran, Jakarta Pusat. Ia mempertanyakan kinerja pemerintah terkait permasalahan pada apartemen GCM. “Jelas PT Duta Pertiwi sudah tidak berhak mengelola apartemen GCM. Mereka seenaknya menerapkan tarif dan dengan pemaksaan,” jelasnya.

Ia menegaskan, bahwa pengelola tidak bisa langsung berhubungan langsung dengan pemilik. Namun peran tersebut dilanggar oleh pengelola. “Sekarang ini pemerintah beranggapan ada konflik pemerintah, padahal kami tidak ada konflik,” katanya.

“Kami mengadu ke pemerintah, seharusnya pemerintah (di tingkat Pemprov Jakarta, red) harus selesai, bukan sampai kami mengadu ke DPR RI,” imbuhnya.

Saat pertemuan dengan perwakilan pemilih dan penghuni apartemen GCM, Kepala Subkelompok Regulasi Perumahan dan Kawasan Permukiman, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Jakarta mengatakan, pihaknya akan melakukan rapat koordinasi dengan asisten pembangunan (Asbang) dan lingkungan hidup, Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov Jakarta.

“Kami hari ini (22/8/2025) baru akan melakukan rapat koordinasi dengan Asbang. Karena mereka pimpinan kami,” kata Jani Manan Malau. (nas)

Tags: apartemendki jakartaDPR

Berita Terkait.

Cerah
Megapolitan

BMKG Kasih Kabar Baik untuk Warga Jakarta, Hujan Cuma Mampir di 2 Wilayah Ini

Minggu, 21 Juni 2026 - 07:22
Pegawai
Megapolitan

Bermodal Pistol Korek Api, Perampok Minimarket di Bekasi Dibekuk Polisi

Sabtu, 20 Juni 2026 - 22:42
Bundaran-HI
Megapolitan

DKI Jakarta Peringkat ke-53 Kota Terbaik di Dunia

Sabtu, 20 Juni 2026 - 20:10
Kecelakaan
Megapolitan

Tabrakan Beruntun di Tol Becakayu, 8 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:07
Pelajar Tewas Tertabrak Bus Sekolah, Usai Motor Tersangkut Kabel di Jaksel
Megapolitan

Pelajar Tewas Akibat Kabel Menjuntai, DPRD Minta Pemprov Jakarta Tertibkan Kabel Ilegal

Sabtu, 20 Juni 2026 - 13:20
Benteng Hijau untuk Jakarta, DSLNG Tanam 175 Mangrove Dukung Ketahanan Iklim Pesisir
Megapolitan

Benteng Hijau untuk Jakarta, DSLNG Tanam 175 Mangrove Dukung Ketahanan Iklim Pesisir

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:36

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7142 shares
    Share 2857 Tweet 1786
  • Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

    1122 shares
    Share 449 Tweet 281
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1777 shares
    Share 711 Tweet 444
  • Menkeu RI Raih Dukungan Tiongkok untuk Panda Bond, AIIB Siapkan USD17 Miliar

    881 shares
    Share 352 Tweet 220
Pemain-Timnas-Jerman
Olahraga

Hasil Piala Dunia: Comeback Dramatis, Brace Denis Undav Bawa Jerman Benamkan Pantai Gading

Editor Nelly Marinda Situmorang
Minggu, 21 Juni 2026 - 07:32

INDOPOSCO.ID - Jerman harus bekerja ekstra keras sebelum akhirnya mengamankan tiga poin usai mengalahkan Pantai Gading dengan skor 2-1 dalam...

SelengkapnyaDetails
Brobbey

Hasil Piala Dunia: Bantai Swedia, Belanda Kuasai Puncak Grup

Minggu, 21 Juni 2026 - 07:02
Pemain-Paraguay

Turki Angkat Koper, Arda Guler Minta Maaf

Sabtu, 20 Juni 2026 - 21:01
malarza

Piala Dunia 2026: Gol Kilat Galarza Bawa Paraguay Tumbangkan Turki 1-0

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:57
lesu

Keluhkan Performa Socceroos, Pelatih Australia: Kami Lesu, AS Lebih Bertenaga

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:42
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.