• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Pesan Presiden dan Menteri PANRB bagi Guru Sekolah Rakyat

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Sabtu, 23 Agustus 2025 - 12:55
in Nasional
prabowo-subianto

Presiden Prabowo Subianto, dalam Pembekalan Guru dan Kepala Sekolah Rakyat, di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jumat (22/8/2025). Foto: Kementerian PANRB

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Presiden Prabowo Subianto berpesan kepada kepala sekolah dan guru Sekolah Rakyat untuk dapat mendidik murid-murid dari Sekolah Rakyat dengan baik. Langkah para murid tersebut ke depan diharapkan dapat mengangkat harkat dan martabat dirinya, orang tua, dan keluarganya keluar dari jurang kemiskinan.

“Anda memiliki tugas yang sangat mulia. Anda sedang menyiapkan tunas-tunas bangsa. Anda sedang dalam rangka upaya kita bersama memutus rantai kemiskinan. Saya titip mereka kepada para guru Sekolah Rakyat, Anda sudah diseleksi melalui program yang ketat,” ujar Prabowo, dalam Pembekalan Guru dan Kepala Sekolah Rakyat, di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jumat (22/8/2025).

BacaJuga:

Soal Perampasan Aset, Ketua Komisi III: Antara Target Pemulihan dan Potensi Jadi Alat Kekuasaan

ETLE Punya Keterbatasan, DPR RI: Kombinasi Tilang Manual Dinilai Jadi Solusi

Pengembangan AI untuk Prioritaskan Pasien IGD, BRIN: Akurasi Masih Perlu Ditingkatkan

Dengan pembinaan dan pendidikan yang baik dari para guru, akan memberikan harapan dan kegembiraan bagi murid Sekolah Rakyat. Upaya ini merupakan kerja bersama dalam membangun untuk mewujudkan kesejahteraan bagi Indonesia.

Dalam melaksanakan tugasnya di Sekolah Rakyat, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini menyampaikan kepada kepala sekolah, guru, serta tenaga pendidik di Sekolah Rakyat untuk menguasai tiga pola pikir (mindset). Ketiga pola pikir tersebut adalah adaptif, berpikir sistemik, serta berorientasi pada dampak nyata.

“Dengan memiliki tiga pola pikir yang progresif ini, diikuti dengan landasan hak dan kewajiban yang jelas serta pembinaan karier yang terarah, guru dan kepala sekolah di Sekolah Rakyat menjadi ujung tombak dalam mencetak generasi emas Indonesia,” katanya.

Lebih lanjut dijelaskan, dengan memiliki pola pikir yang adaptif terhadap perubahan, para guru di Sekolah Rakyat siap untuk menghadapi perkembangan yang ada, baik kurikulum, teknologi pembelajaran, maupun karakter peserta didik. Para guru dan kepala sekolah harus berani mencoba metode baru, memanfaatkan teknologi digital, serta menyesuaikan pendekatan sesuai kebutuhan murid.

Sedangkan, dengan memiliki pola pikir yang sistemik, maka para guru mampu melihat keterkaitan antara sekolah, keluarga, masyarakat, dan kebijakan nasional. Sehingga mampu mendorong kolaborasi lintas pihak agar proses pembelajaran dapat berdampak.

Pola pikir ketiga, yakni berorientasi dampak nyata. Para guru diminta untuk tidak terjebak dalam rutinitas belajar mengajar belaka.

“Guru-guru di Sekolah Rakyat memastikan bahwa setiap proses belajar mengajar dapat memberikan manfaat bagi pengembangan karakter murid, menumbuhkan kepercayaan diri, hingga mampu membuka jalan bagi masa depan mereka,” jelas Rini.

 

PANRB
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini, dalam Pembekalan Guru dan Kepala Sekolah Rakyat, di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jumat (22/8/2025). Foto: Kementerian PANRB

Selain tiga pola pikir tersebut, Menteri Rini juga menuntut agar para kepala sekolah dan guru Sekolah Rakyat memiliki karakter sebagai birokrat masa kini. Sehingga guru-guru tersebut tidak hanya lagi menguasai materi, namun juga siap dalam menghadapi era transformasi digital yang bergerak sangat cepat.

Dengan memiliki karakter sebagai birokrat masa kini, para guru harus mampu berpikir inovatif, mengedepankan kepemimpinan kolaboratif, serta melek akan data dan teknologi. “Sekolah Rakyat itu ternyata bukan sekadar bangunan dengan atap dan meja, tetapi juga menjadi cahaya di mana harapan ditanam, dirawat, dan tumbuh dan pendidikan itu menjadi jembatan untuk memutus rantai kemiskinan dan untuk meraih masa depan yang lebih baik,” ucap Menteri PANRB.

Dalam kesempatan tersebut, Rini menyampaikan dua peran penting Kementerian PANRB dalam berjalannya Sekolah Rakyat. Pertama, mempersiapkan kelembagaan dari Sekolah Rakyat, menjadi salah satu unit pelaksana teknis (UPT) di bawah Kementerian Sosial yang terdiri dari dua model, yakni sekolah yang menyelenggarakan satu jenjang dan Sekolah Rakyat terintegrasi.

Peran kedua adalah untuk pemenuhan kebutuhan guru dan tenaga kependidikan dari Sekolah Rakyat. Pemenuhan guru ini dilakukan melalui redistribusi guru PNS eksisting sesuai dengan kebutuhan, serta pengadaan PPPK dari lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG).

Guru tidak hanya dituntut untuk merencanakan dan melaksanakan proses pembelajaran yang bermutu, melakukan penilaian objektif, serta terus mengembangkan kompetensi. Selain itu, guru juga wajib menjunjung etika profesi, memelihara persatuan, dan mendidik tanpa diskriminasi.

“Semua kewajiban ini menjadi fondasi utama keberhasilan Sekolah Rakyat. Para guru dan kepala sekolah yang saat ini mengajar di Sekolah Rakyat adalah orang-orang yang terpilih, yang telah melalui tes yang ketat. Sehingga betul-betul dipersiapkan untuk bisa mengajar para murid di Sekolah Rakyat,” tutur Menteri PANRB.

Pembekalan ini dihadiri 154 kepala sekolah dan 2.221 guru Sekolah Rakyat. Sekolah Rakyat merupakan salah satu dari lima program prioritas Presiden dalam memberikan akses pendidikan gratis berkualitas kepada anak-anak dari keluarga miskin untuk memutus mata rantai kemiskinan.

Saat ini telah terdapat 100 Sekolah Rakyat yang beroperasi di berbagai titik di Indonesia. Jumlah ini diperkirakan akan bertambah menjadi 165 titik pada September 2025.

“Kita semua ingin melihat Indonesia menjadi bangsa yang besar. Dan jalan menuju ke sana, dimulai dari ruang-ruang kelas kecil, di mana guru-guru Sekolah Rakyat menyalakan cahaya pengetahuan bagi anak-anak yang kelak memimpin negeri ini,” pungkas Rini. (rmn)

Tags: Guru Sekolah Rakyatkementerian panrbPresiden Praboworini widyantiniSekolah Rakyat

Berita Terkait.

Habiburokhman
Nasional

Soal Perampasan Aset, Ketua Komisi III: Antara Target Pemulihan dan Potensi Jadi Alat Kekuasaan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:01
Tilang
Nasional

ETLE Punya Keterbatasan, DPR RI: Kombinasi Tilang Manual Dinilai Jadi Solusi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:47
Cek-Kesehatan
Nasional

Pengembangan AI untuk Prioritaskan Pasien IGD, BRIN: Akurasi Masih Perlu Ditingkatkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:27
TNI
Nasional

Pascaputusan MK, DPR RI Desak Revisi UU Peradilan Militer Tak Tunggu 2 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:05
Program Beasiswa Ini Perluas Akses Pendidikan Tinggi Anak Kurang Mampu
Nasional

Wakil Ketua DPD RI: Kepemimpinan Perempuan Butuh Kesempatan Setara

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:04
Mendikdasmen Perluas Akses PAUD, 888 Ribu Murid TK Terima PIP
Nasional

Mendikdasmen Perluas Akses PAUD, 888 Ribu Murid TK Terima PIP

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:45

OLAHRAGA

BLISPI
Olahraga

Cetak Bintang Sepak Bola dari Daerah, Ketua DPD RI Buka BLISPI Youth Cup V di Bekasi

Editor Nasuha
Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:16

INDOPOSCO.ID - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan B. Najamudin membuka Badan Liga Sepakbola Pelajar Indonesia (BLISPI) Youth Cup...

SelengkapnyaDetails
NOC Indonesia

Menuju Dakar 2026, NOC Indonesia Resmi Lepas 12 Atlet Muda Terbaik

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 02:22
champion

Hasil Liga Champions: MU Dipermak Como, Bayern Gagal Menang Atas Arsenal

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:10
persija

Persija vs Arema: Shin Tae-yong Siapkan Strategi Redam Singo Edan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:51
Hasil Liga Champions: Hujan Gol Tercipta, PSG hingga Liverpool Berpesta

Hasil Liga Champions: Hujan Gol Tercipta, PSG hingga Liverpool Berpesta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:16

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    2848 shares
    Share 1139 Tweet 712
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    927 shares
    Share 371 Tweet 232
  • Bea Cukai Gagalkan Pengangkutan 1,6 Juta Batang Rokok Ilegal di Tol Ciperna

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Atasi Suhu Panas, Pemprov Jakarta Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

    902 shares
    Share 361 Tweet 226
  • Pernyataan Menkes Soal ‘Adaptasi’ Karhutla Tuai Polemik, Kemenkes Klaim Tak Pasrah

    777 shares
    Share 311 Tweet 194
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.