• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Menlu Jerman: Perang Rusia-Ukraina Berdampak di Kawasan Indo-Pasifik

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Kamis, 21 Agustus 2025 - 06:06
in Internasional
menlu-jerman

Menteri Luar Negeri Jerman Johann Wadephul saat menyampaikan pidato kunci dalam acara diskusi publik di Jakarta, Rabu (20/8/2025). Foto: ANTARA/Kuntum Riswan.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Luar Negeri (Menlu) Jerman Johann Wadephul berpendapat bahwa perang antara Rusia dan Ukraina tidak hanya berdampak pada tatanan perdamaian di Eropa, namun juga dapat mempengaruhi keamanan di kawasan Indo-Pasifik.

“Hal ini karena mesin perang Rusia sebagian bergantung pada pasukan dan amunisi dari Korea Utara, serta dukungan ekonomi yang signifikan dari China. Semua ini menunjukkan bahwa keamanan Eropa dan Indo-Pasifik sangat erat kaitannya satu sama lain,” kata Menlu Wadephul dalam diskusi publik di Jakarta, dilansir ANTARA, Rabu (20/8/2025).

BacaJuga:

Iran Serukan Anggota BRICS Bersatu Lawan Dominasi AS dan Israel

Kapal PMI Ilegal Tenggelam di Malaysia, Legislator DPR: Bukti Negara Lalai Lindungi Warga

Tiba di Beijing, Trump Jumawa Remehkan Peran China dalam Konflik Timur Tengah

Menlu Jerman itu mengatakan gejolak yang terjadi di kawasan Indo-Pasifik memiliki dampak langsung terhadap keamanan Eropa dan juga sebaliknya, karena negara-negara Uni Eropa memiliki kemitraan dengan negara-negara di kawasan Indo-Pasifik.

Dia mencontohkan, ketika pandemi menghentikan jalur produksi di seluruh dunia, Jerman dan negara-negara lain Uni Eropa menyadari bahwa gangguan rantai pasok di Asia Tenggara dapat menyebabkan kelangkaan semikonduktor di Eropa.

Selain menyoroti perang Rusia-Ukraina yang berdampak pada kedua kawasan, Wadephul turut menyinggung sikap militer China di Laut China Selatan yang ia nilai agresif dan dapat melemahkan tatanan internasional.

“Meningkatnya sikap agresif militer China di Laut China Selatan tidak hanya mengancam keamanan Asia, tetapi juga melemahkan tatanan internasional yang berbasis pada aturan. Dengan jalur perdagangan utama yang melintasi wilayah ini, kondisi tersebut juga menimbulkan risiko ekonomi,” ucapnya.

“Hal yang sama berlaku untuk Selat Taiwan — setiap eskalasi akan membawa konsekuensi serius terhadap keamanan dan kemakmuran global, serta secara langsung memengaruhi kepentingan Jerman dan Eropa,” ujar Wadephul menambahkan.

Menanggapi gejolak yang dapat berdampak terhadap satu sama lain antara kawasan Uni Eropa dan Indo Pasifik , Wadephul menyerukan pentingnya penguatan kerja sama keamanan, terutama dengan Indonesia yang dinilainya sejalan dengan Jerman dalam mengedepankan hukum internasional, kebebasan navigasi, dan kedaulatan guna menjaga ketahanan dan keamanan kawasan.

“Inilah alasan kami memperluas keterlibatan strategis kami di kawasan Indo-Pasifik. Sejak 2021, angkatan bersenjata kami secara rutin melakukan penempatan rutin di Indo-Pasifik dengan tujuan memperkuat kerja sama pertahanan dan interoperabilitas,” ujar dia.

Angkatan bersenjata Jerman terlibat dalam latihan multinasional Talisman Sabre di Australia dan misi kebebasan navigasi di Selat Taiwan dan Laut China Selatan.

“Tidak akan ada keamanan, dan tidak akan ada kemakmuran, bila pulau-pulau tenggelam ke laut, di mana perubahan iklim menghancurkan planet kita. Sama halnya, tidak akan ada keamanan di tengah kelangkaan pangan dan energi,” kata Wadephul. (dam)

Tags: Jerman Johann WadephulmenluperangRusiaukraina

Berita Terkait.

Abbas-Araghchi
Internasional

Iran Serukan Anggota BRICS Bersatu Lawan Dominasi AS dan Israel

Kamis, 14 Mei 2026 - 23:03
Kapal-PMI
Internasional

Kapal PMI Ilegal Tenggelam di Malaysia, Legislator DPR: Bukti Negara Lalai Lindungi Warga

Kamis, 14 Mei 2026 - 22:02
trump
Internasional

Tiba di Beijing, Trump Jumawa Remehkan Peran China dalam Konflik Timur Tengah

Kamis, 14 Mei 2026 - 13:03
dubess
Internasional

Komisi I DPR RI dan Dubes Thailand Bahas Penguatan Kerja Sama Strategis Bilateral

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:06
kuda
Internasional

OKI Desak Dunia Akhiri Pendudukan Israel, Dorong Palestina Anggota Penuh PBB

Rabu, 13 Mei 2026 - 04:44
Djaka Budhi Utama
Internasional

Bea Cukai dan Singapore Police Coast Guard Perkuat Kerja Sama Pengawasan melalui Pertemuan Bilateral Ketiga

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:40

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    1377 shares
    Share 551 Tweet 344
  • Prakiraan Cuaca di Jakarta, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim Hari Ini

    1142 shares
    Share 457 Tweet 286
  • Bhayangkara FC vs Madura United: The Guardian Cari Titik Balik, Laskar Sape Kerrab Waspada

    980 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Bali United vs Borneo FC: Serdadu Tridatu Usung Bangkit, Pesut Etam Kejar Tahta

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • PSIM vs Malut United: Laskar Kie Raha Enggan Terkecoh Tren Buruk Tuan Rumah

    722 shares
    Share 289 Tweet 181
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.