• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Daerah

Berkunjung ke Pasar Apung Lok Baintan, Wamentrans: Jaga dan Rawat Tradisi Budaya

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 21 Agustus 2025 - 16:55
in Daerah
IMG-20250821-WA0055

Wakil Menteri Transmigrasi RI, Viva Yoga Mauladi. Foto: Kementrans RI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Selepas subuh, Kota Banjarmasin, Rabu (20/8/2025), masih terasa gelap. Hujan yang mengguyur semalam menambah dingin di kota terbesar di Provinsi Kalimantan Selatan itu.

Di tengah suasana yang membuat orang enggan beraktivitas itu tidak mengurungkan Wakil Menteri Transmigrasi (Wamentrans) Viva Yoga Mauladi untuk menuju ke dermaga menuju pasar apung.

BacaJuga:

Gubernur Banten Ajak Warga Manfaatkan Program Cek Kesehatan Gratis

Pelayanan SIM di Satpas Polres Lebak Mudah dan Presisi, Mahasiswi Asal Bandung Akui Puas

Pascagempa M5,3 Guncang Luwuk di Sulteng, Getaran Susulan Terjadi Beruntun

Suasana jalan di Banjarmasin terlihat lengang dan sepi. Dermaga itu juga tempat kuliner, soto Banjar. Di dermaga ada perahu klotok, jukung mesin, untuk melintas ke berbagai tempat di sepanjang Sungai Martapura, terutama ke Pasar Apung (floating market) Lok Baintan.

Tiba di dermaga, suasana masih terasa gelap selain karena matahari belum muncul juga mendung, awan gelap, menaungi kota yang dulunya menjadi Ibu Kota Kalimantan Selatan. Perahu klotok yang tersedia segera dinaiki. Tak lama kemudian, sarana transportasi yang digerakan oleh mesin buatan Jepang itu bergerak meminggalkan tambatan.

Perahu yang tersusun dari kayu itu berjalan sedang sehingga jarak dari depot Soto Banjar Amat menuju ke Lok Baintan yang berada di Kabupaten Banjar ditempuh sekitar 45 menit.

Suasana pasar apung mulai terasa ketika terlihat seorang ibu mendayung sampan. Semakin mendekat ke titik utama pasar apung semakin banyak sampan hilir mudik di sungai yang didayung oleh para ibu, kaum perempuan. Mereka adalah pedagang yang menjajakan hasil kebun seperti mangga, jeruk, jambu, sawo, pisang, sirsat, sayuran; juga roti, nasi bungkus, kopi, teh, hingga kerajinan tangan khas Kalimantan di sepenggal Sungai Martapura itu.

Perahu klotok yang tiba langsung diserbu para ibu-ibu pedagang. Mereka mendekatkan bahkan menempelkan sampan di badan perahu klotok. Aktivitas itu tidak dilakukan oleh satu, dua, pedagang namun semuanya sehingga perahu yang ada dikepung. Mereka langsung menawarkan barang dagangannya.

Viva Yoga merasa senang bisa berkunjung ke Lok Baintan.

“Saya baru pertama kali ke sini,” ungkapnya.

Wamentrans takjub dengan banyak hal yang ada di pasar tradisional yang berada di sungai besar dan dalam itu.

“Mereka cekatan, lincah, dan bisa menjaga keseimbangan saat menjajakan dagangannya,” ujarnya.

“Lebih unik lagi dalam menjajakan dagangannya mereka menggunakan pantun dan berdendang,” tambahnya. “Dalam berpantun pun saya kalah,” tuturnya dengan tersenyum.

Nilai-nilai budaya seperti ini menurutnya perlu dijaga dan dilestarikan.

Viva Yoga memuji semangat bekerja kaum perempuan di sana yang giat melakukan aktivitas ekonomi.

“Mereka perempuan tangguh dalam kehidupan,” terangnya.

KehadiranWamentrans di sela kunjungan kerja di Kalimantan Selatan itu merupakan bentuk dukungan agar pasar apung itu tetap hidup di tengah semakin maraknya berdiri toko klontong.

Untuk itu Viva Yoga membeli berbagai makanan dan buah yang dijajakan. Kebiasaan minum kopi juga dilakukan di sana dengan membeli kopi dari pedagang kopi di sampan.

Dirinya berharap pemerintah terus memperhatikan pasar itu. Wamentrans mengajak masyarakat untuk berbelanja ke pasar tradisional agar geliat ekonomi di tengah masyarakat terus berputar.

Sebagai pelaku usaha kecil, usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), keberadaan mereka perlu terus disokong. Untuk lebih mengembangkan usahanya, baik saat berdagang di pasar apung maupun di pasar yang berada di darat, didorong agar mereka ikut program-program pemerintah yang membantu mereka, seperti menjadi anggota Koperasi Desa Merah-Putih.

“Program pemerintah yang membantu rakyat perlu diserap oleh mereka agar usahanya tetap berjalan,” tutupnya(srv)

Tags: BanjarmasinKalimantan SelatanKementerian Transmigrasi RIPasar Apung Lok BaintanViva Yoga Mauladi

Berita Terkait.

adi
Daerah

Gubernur Banten Ajak Warga Manfaatkan Program Cek Kesehatan Gratis

Selasa, 22 September 2026 - 10:10
sim
Daerah

Pelayanan SIM di Satpas Polres Lebak Mudah dan Presisi, Mahasiswi Asal Bandung Akui Puas

Selasa, 22 September 2026 - 09:09
gempa
Daerah

Pascagempa M5,3 Guncang Luwuk di Sulteng, Getaran Susulan Terjadi Beruntun

Senin, 21 September 2026 - 19:36
Suhu Udara Hangat, Hari Ini Cuaca di Jakarta Cenderung Berawan
Daerah

Pemerhati Pendidikan Soroti Potensi Pungutan Dana Revitalisasi Sekolah

Senin, 21 September 2026 - 15:05
Bea Cukai Malili dan Polres Luwu Utara Bongkar Pengiriman 1.500 Tramadol dalam Paket Sparepart
Daerah

Bea Cukai Malili dan Polres Luwu Utara Bongkar Pengiriman 1.500 Tramadol dalam Paket Sparepart

Senin, 21 September 2026 - 14:18
Penataan Jabatan Kementerian Keuangan Tuntas, Menkeu Tekankan Integritas dan Koordinasi
Daerah

Bea Cukai Malang Sita 14.596 Batang Rokok Ilegal di Kalipare-Donomulyo

Senin, 21 September 2026 - 13:25

OLAHRAGA

ole
Olahraga

21 Pemain Timnas Indonesia Tiba di Jakarta Jelang FIFA ASEAN Cup, 2 Nama Siap Debut

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 22 September 2026 - 08:53

INDOPOSCO.ID – Persiapan Timnas Indonesia menuju FIFA ASEAN Cup 2026 mulai memasuki tahap serius. Sebanyak 21 pemain telah tiba dan...

SelengkapnyaDetails
ole

Ole dan Paes Tiba di Jakarta, Siap Bela Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Senin, 21 September 2026 - 20:12
Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Minggu, 20 September 2026 - 20:05
persib

Persijap vs Persib: Maung Bandung Bidik Revans, Laskar Kalinyamat Siap Tunjukkan Karakter

Minggu, 20 September 2026 - 12:38
pss

Dewa United vs PSS: Banten Warriors Kantongi Bekal Pramusim dan Filosofi Permainan

Minggu, 20 September 2026 - 11:21

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    5539 shares
    Share 2216 Tweet 1385
  • Dilema Revitalisasi Sekolah di Lebak: Terima Bantuan, Kepala Sekolah Malah Tertekan

    1246 shares
    Share 498 Tweet 312
  • Komisi I Soroti Tanggung Jawab Vendor Asing dalam RUU KKS

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • Kementerian ATR/BPN Tancap Gas Kejar Target Sertipikasi 3 Juta Bidang Tanah MBR di 2027

    966 shares
    Share 386 Tweet 242
  • Kemendiktisaintek Siapkan Rp 2 Triliun Lebih untuk Dana Riset

    956 shares
    Share 382 Tweet 239
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.