• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Dompet Dhuafa dan PT Bridgestone Mining Solution Indonesia Peduli Gizi Balita dan Cegah Stunting

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Jumat, 15 Agustus 2025 - 22:42
in Nusantara
ddd

PT Bridgestone Mining Solution Indonesia (BMSI) berkolaborasi bersama Dompet Dhuafa, melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) melaksanakan program peduli gizi di Kampung Pasir Embe, Desa Pakuluran, Pandeglang, Banten. Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Program Pos Gizi memasuki hari ke-6 di Kampung Pasir Embe, Desa Pakuluran, Pandeglang, Banten. Ya, program tersebut merupakan inisiatif baik dari PT Bridgestone Mining Solution Indonesia (BMSI) yang berkolaborasi bersama Dompet Dhuafa, melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai bentuk komitmen dalam penanggulangan masalah kesehatan di Indonesia.

Sejalan dengan program Dompet Dhuafa yang turut mendukung dalam pencegahan stunting. PT BMSI menganggap Dompet Dhuafa memiliki concern yang sama dalam berkontribusi mendukung pilar kesehatan, Rabu (30/7/2025).

BacaJuga:

Program Kelurahan “Cantik” di Surakarta Jadi Contoh Nasional, DPR Siapkan Penguatan dalam Revisi UU Statistik

Akademisi Apresiasi Inovasi BPN Kabupaten Tangerang, dari ‘Hallo Kakan’ hingga ‘Laris Manis’

Peringati Hari Bumi TP PKK dan TP Posyandu Jawa Tengah Dorong Ekonomi Sirkular

“Kami melihat bagaimana proses edukasi yang dilakukan kepada ibu-ibu dan masak-masak di dapurnya, dan Alhamdulillah berjalan dengan lancar. Anak-anak dan ibunya juga sangat antusias banget ikut acara kita dan Alhamdulillah harapannya mereka bisa lebih paham, lebih sadar dan bisa diterapkan dengan baik ke anaknya,” ucap Amelia, HRGA PT BMSI.

Pagi itu, terik matahari mulai berjalan seraya mengiringi aktivitas ibu dan balita di Pos Gizi. Program ini menjadi pendekatan terpadu yang tidak hanya menekankan perbaikan asupan makanan, tetapi juga edukasi keluarga dan perubahan perilaku yang mendukung tumbuh kembang anak.

Menurut paparan Puja, Pendamping Program Bidan untuk Negeri Dompet Dhuafa, sebelum pelaksanaan Pos Gizi di Desa Pakuluran, Kecamatan Pandeglang, program Posyandu rutin telah dilakukan oleh Bidan untuk Negeri Dompet Dhuafa sebagai upaya awal pemantauan status gizi balita. Dari hasil kegiatan tersebut, ditemukan sekitar 16 balita dengan usia antara 11 bulan hingga 4 tahun memiliki status gizi kurang, yang kemudian menjadi dasar dilaksanakannya Pos Gizi sebagai bentuk intervensi lanjutan.

Pos Gizi dilaksanakan selama 12 hari, terdiri dari 6 hari kegiatan terpusat di Puskesmas Pembantu yang mencakup memasak, makan bersama, dan edukasi gizi, serta 6 hari berikutnya kegiatan memasak dilanjutkan di rumah masing-masing dengan tetap dalam pengawasan kader.

Sebelum dimulainya program, seluruh balita yang akan mengikuti disaring melalui Tes Mantoux untuk memastikan tidak ada indikasi tuberkulosis (TB), karena anak dengan dugaan TB perlu pengobatan khusus terlebih dahulu. Hasil tes menunjukkan semua anak negatif TB, sehingga program dapat dilanjutkan.

Kegiatan edukasi dilakukan salah satunya bekerja sama dengan Puskesmas Pakuluran, dengan fokus pada pemahaman pertumbuhan dan perkembangan anak. Program ini tidak hanya berfokus pada perbaikan asupan gizi, tetapi juga pada perubahan perilaku pola asuh. Salah satu contoh yang ditemukan adalah masih adanya ibu yang memberikan MPASI seperti pisang sebelum usia 6 bulan.

Edukasi diberikan mengenai pentingnya ASI eksklusif selama 6 bulan pertama, serta pengenalan menu seimbang berbasis prinsip “Isi Piringku” yang mencakup karbohidrat, protein, sayur, dan buah. Penekanan khusus juga diberikan pada pentingnya sumber protein.

Puja juga menekankan pentingnya gizi yang seimbang perlu dioptimalkan saat anak memasuki usia golden age. Golden age merupakan periode ketika anak mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat. Di masa ini anak memerlukan banyak stimulasi agar pertumbuhan dan perkembangnya bisa optimal.

“Gizi untuk anak dan bayi balita itu sangat penting dibutuhkan apalagi masa emas balita itu pertumbuhan dan perkembangannya dari masa balita gitu, apalagi terkait gizi harus seimbang semuanya, jadi memang untuk gizi bayi balita itu perlu dipantau, karena perkembangan anak dan pertumbuhan otak dilihat dari masa balita,” terang Puja.

Selain itu, anak-anak juga diajarkan kebiasaan baik sehari-hari seperti mencuci tangan sebelum dan sesudah makan, bersalaman dengan orang tua, serta membiasakan merapikan sandal dan membuang sampah pada tempatnya. Harapannya, perilaku positif ini menjadi bagian dari keseharian anak dan keluarga.

Kegiatan memasak dan makan bersama juga menjadi sarana meningkatkan nafsu makan anak, karena suasana yang menyenangkan dan kehadiran teman sebaya terbukti membuat anak lebih lahap. Pada fase berikutnya, keluarga melanjutkan praktik memasak di rumah menggunakan paket nutrisi yang telah dibagikan, dengan tetap dipantau oleh kader untuk memastikan bahwa makanan tersebut benar-benar dikonsumsi oleh anak.

Dilakukan penimbangan kembali di hari keenam, hasil penimbangan menunjukkan adanya peningkatan berat badan pada sebagian anak, yang menandakan respons positif terhadap program.

“Alhamdulillah udah naik, kan biasanya 10,5 KG kemarin titimbang 11,12 KG selama seminggu ini,” ujar Acih (40) saat menceritakan perkembangan anaknya, Adam.

Muhammad Adam (2) putra bungsu Acih dari lima bersaudara, Acih mulai menyadari pertumbuhan berat badan Adam yang stagnan selama tiga bulan terakhir. Ketika mengikuti imunisasi rutin di Posyandu ia mulai menyadari tidak ada kenaikan berat badan dan tinggi badan padahal sudah mau memasuki usia tiga tahun.

Akhirnya, ia memutuskan untuk konsisten mengikuti program ini, demi tumbuh kembang buah hatinya.

“Alhamdulillah setelah ikut Pos Gizi ini, Adam nafsu makannya bertambah, dia kalau lapar bisa minta sendiri Terima kasih udah diperhatiin anak saya, ini ada Dompet Dhuafa dan PT BMSI sangat terbantu, untuk anak saya. Semoga anak saya sehat, semoga kedepannya bisa diadain lagi pelatihan ini biar ketauan gizi anaknya, buat Adam juga biar nafsu makannya bertambah dan gizinya bagus,” cerita Acih.

Melalui program Pos Gizi yang dilaksanakan, para ibu balita memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya gizi seimbang bagi anak-anak mereka. Kolaborasi antara PT BMSI dan Dompet Dhuafa melalui Pos Gizi ini sangat membantu dan menjadi salah satu solusi nyata dalam menciptakan generasi yang lebih sehat dan kuat di masa depan.

Tentang Dompet Dhuafa

Dompet Dhuafa adalah lembaga filantropi islam yang berkhidmat dalam pemberdayaan kaum dhuafa dengan pendekatan budaya, welasasih (filantropis) dan wirausaha sosial. Sudah berjalan lebih tiga dekade (32 tahun), Dompet Dhuafa berkontribusi menghadirkan layanan bagi pemberdayaan dan pengembangan umat melalui lima pilar program yaitu pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial kebencanaan, dakwah dan budaya, serta CSR.

Dompet Dhuafa juga menerapkan tata kelola sesuai prinsip GCG (transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, dan kewajaran) dan memastikan organisasi berjalan sesuai regulasi, kepatuhan syariah dan ketentuan-ketentuan lainnya. (adv)

Tags: Dompet DhuafaGizi BalitaPT Bridgestone Mining Solution Indonesiastunting

Berita Terkait.

Kunjungan-kerja
Nusantara

Program Kelurahan “Cantik” di Surakarta Jadi Contoh Nasional, DPR Siapkan Penguatan dalam Revisi UU Statistik

Kamis, 14 Mei 2026 - 18:08
adib
Nusantara

Akademisi Apresiasi Inovasi BPN Kabupaten Tangerang, dari ‘Hallo Kakan’ hingga ‘Laris Manis’

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:02
jateng
Nusantara

Peringati Hari Bumi TP PKK dan TP Posyandu Jawa Tengah Dorong Ekonomi Sirkular

Kamis, 14 Mei 2026 - 11:22
Game-Rapat
Nusantara

Anggota DPRD Jember Kedapatan Main Game saat Rapat, Formappi Soroti Etika Wakil Rakyat

Kamis, 14 Mei 2026 - 05:21
Wirya Hadinata Sebut Industri Nikel Butuh CFO yang Paham Operasi Lapangan
Nusantara

Perluas Jaringan di Jawa Timur, Kia Resmikan Dealer Spazio Tower di Surabaya Barat

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:03
Pegadaian Gelar Operasi Katarak Gratis, 300 Peserta Ikuti Screening dan 125 Orang Dioperasi
Nusantara

Pegadaian Gelar Operasi Katarak Gratis, 300 Peserta Ikuti Screening dan 125 Orang Dioperasi

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:53

BERITA POPULER

  • hujan

    Prakiraan Cuaca di Jakarta, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim Hari Ini

    1085 shares
    Share 434 Tweet 271
  • Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    1055 shares
    Share 422 Tweet 264
  • Bhayangkara FC vs Madura United: The Guardian Cari Titik Balik, Laskar Sape Kerrab Waspada

    980 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Bali United vs Borneo FC: Serdadu Tridatu Usung Bangkit, Pesut Etam Kejar Tahta

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • PSIM vs Malut United: Laskar Kie Raha Enggan Terkecoh Tren Buruk Tuan Rumah

    722 shares
    Share 289 Tweet 181
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.