• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Unpatti Kembangkan Teknologi Biointervensi Cegah Keracunan Histamin pada Ikan

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Minggu, 10 Agustus 2025 - 22:12
in Ekonomi
ikan

Ikan tuna hasil tangkapan di perairan Maluku. Foto: ANTARA/Dedy Azis

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Akademisi Universitas Pattimura (Unpatti) Prof Beni Setha mengembangkan teknologi biointervensi berbasis senyawa bioaktif daun jarak pagar (Jatropha curcas L.) untuk mencegah keracunan histamin pada ikan keluarga Scombridae seperti tuna, tongkol, dan cakalang.

Keracunan histamin sering terjadi akibat penanganan pascapanen yang tidak tepat dan dapat membahayakan kesehatan konsumen serta merugikan industri perikanan.

BacaJuga:

Purbayanomics dan Akhir Sebuah Eksperimen Fiskal: Refleksi Ekonomi Syariah atas Keberanian, Batas, dan Amanah Anggaran

Pertamina Perkuat Ketahanan Energi Lewat Integrasi Portofolio dan Infrastruktur LNG

Antrean SPBU Makassar Membaik, Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan dan Operator

“Senyawa bioaktif daun jarak pagar mampu mencegah pembentukan histamin, sekaligus mendukung keberlanjutan usaha perikanan,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima di Ambon, seperti dilansir Antara, Minggu (10/8/2025).

Pengembangan teknologi tersebut, kata dia, berfokus pada bidang teknologi pascapanen hasil perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Unpatti (FPIK).

Dirinya menjelaskan, Provinsi Maluku memiliki potensi lestari perikanan mencapai 1,64 juta ton per tahun dengan komoditas utama bernilai ekspor tinggi.

Namun, tanpa penanganan yang tepat, ikan hasil tangkapan rentan menghasilkan histamin dalam jumlah tinggi, yang dapat memicu gejala keracunan.

Beni menjelaskan bahwa penggunaan daun jarak pagar mengandung flavonoid, tanin, dan saponin yang berperan menghambat pertumbuhan bakteri pembentuk histamin, menonaktifkan enzim histidin dekarboksilase, serta menetralkan histamin yang sudah terbentuk.

“Hasil penelitian kami menunjukkan ekstrak daun jarak pagar dapat menurunkan kadar histamin ikan secara signifikan dan aman digunakan,” ujarnya.

Konsep biointervensi dengan daun jarak pagar yang dikembangkan ini kata dia bukan sekadar gagasan teoritis, melainkan telah teruji secara ilmiah dengan hasil yang meyakinkan.

Penelitian menunjukkan bahwa daun jarak pagar usia tua lebih efektif menurunkan kadar histamin pada ikan dibandingkan daun muda.

Bahkan, ikan bermutu rendah yang direbus bersama daun ini tetap aman dikonsumsi tanpa menimbulkan gejala keracunan.

Uji biofarmaka pada hewan coba membuktikan fraksi alkaloid dari daun jarak, yang memiliki rumus molekul C₅H₇NO₂, memberikan waktu penyembuhan tercepat dibanding senyawa lain dan memiliki aktivitas antibakteri signifikan.

Ekstrak etil asetat dan metanol daun jarak pagar juga terbukti mampu menghambat pertumbuhan bakteri pembentuk histamin seperti Klebsiella pneumoniae, Enterobacter aerogenes, dan Clostridium perfringens, dengan hasil perendaman ikan tongkol dalam ekstrak ini menurunkan jumlah bakteri serta kadar histamin secara signifikan.

Pengamatan mikroskop elektron mengonfirmasi kerusakan struktural pada dinding sel bakteri hingga mengalami lisis dan kegagalan pembelahan.

Pemanfaatan daun jarak pagar sebagai biointervensi menjadi contoh nyata ekonomi sirkular dan teknologi hijau, mengubah tanaman liar menjadi solusi keamanan pangan laut, sekaligus memperkuat posisi Unpatti sebagai pusat keunggulan perikanan tropis di tingkat global.

Ke depan, Beni berencana melanjutkan riset untuk uji toksisitas menyeluruh, optimasi metode ekstraksi ramah lingkungan, serta standarisasi proses produksi agar dapat diadopsi secara luas oleh nelayan dan industri. (dam)

Tags: ikanKeracunan HistaminTeknologi BiointervensiUniversitas PattimuraUnpatti

Berita Terkait.

Ekonom Sebut Pencopotan Purbaya Hanya Berdampak Sesaat terhadap Rupiah
Ekonomi

Purbayanomics dan Akhir Sebuah Eksperimen Fiskal: Refleksi Ekonomi Syariah atas Keberanian, Batas, dan Amanah Anggaran

Rabu, 16 September 2026 - 23:03
Carrel Ticualu Soroti Kebijakan Purbaya Yudhi Sadewa: Pajak, Restitusi, dan TKD Jadi Perhatian
Ekonomi

Pertamina Perkuat Ketahanan Energi Lewat Integrasi Portofolio dan Infrastruktur LNG

Rabu, 16 September 2026 - 20:26
Antrean SPBU Makassar Membaik, Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan dan Operator
Ekonomi

Antrean SPBU Makassar Membaik, Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan dan Operator

Rabu, 16 September 2026 - 19:07
Carrel Ticualu Soroti Kebijakan Purbaya Yudhi Sadewa: Pajak, Restitusi, dan TKD Jadi Perhatian
Ekonomi

Carrel Ticualu Soroti Kebijakan Purbaya Yudhi Sadewa: Pajak, Restitusi, dan TKD Jadi Perhatian

Rabu, 16 September 2026 - 18:22
Terowongan Tambang Emas BRMS di Palu Tembus 975 Meter, Produksi Ditargetkan Mulai 2027
Ekonomi

Terowongan Tambang Emas BRMS di Palu Tembus 975 Meter, Produksi Ditargetkan Mulai 2027

Rabu, 16 September 2026 - 17:54
Sesudah OTT KPK, Apa yang Berubah?
Ekonomi

2 Angling Listrik Meluncur di TMII, Paiton Energy Dorong Wisata Rendah Emisi

Rabu, 16 September 2026 - 17:04

OLAHRAGA

Belajar dari Kekalahan 17 Gol, Ketapang Junior Bangkit dan Juara Liga AAFI U13
Olahraga

Belajar dari Kekalahan 17 Gol, Ketapang Junior Bangkit dan Juara Liga AAFI U13

Editor Dilianto
Rabu, 16 September 2026 - 19:17

INDOPOSCO.ID – Ada masa ketika Ketapang Junior FA bahkan kesulitan mencetak satu gol. Kekalahan 0-17 dan 0-11 pernah menjadi bagian...

SelengkapnyaDetails
FC Seoul vs Persib: Kabar Rotasi Jadi Angin Segar Buat Maung Bandung

FC Seoul vs Persib: Kabar Rotasi Jadi Angin Segar Buat Maung Bandung

Rabu, 16 September 2026 - 15:43
hardiyanto

Cetak Sejarah Juara Umum Popprov DKI 2026, Atlet Jakarta Barat Banjir Bonus dari Kenneth

Rabu, 16 September 2026 - 09:30
Gantikan Purbaya, Suahasil Nazara Hadapi Tantangan Jaga Kredibilitas APBN

Lepas 6 Karateka ke Asian Games 2026, Forki Bidik 2 Emas dan Tantang Jepang

Selasa, 15 September 2026 - 09:45
Pegadaian Championship Musim 2026/27 Resmi Digelar, Bukti Komitmen Pegadaian Tak Henti Dukung Generasi Muda Lewat Sepak Bola Nasional

Pegadaian Championship Musim 2026/27 Resmi Digelar, Bukti Komitmen Pegadaian Tak Henti Dukung Generasi Muda Lewat Sepak Bola Nasional

Senin, 14 September 2026 - 14:45

BERITA POPULER

  • Minus Uilliam Barros, Persib Dipastikan Siap Tempur di Kandang FC Seoul

    Minus Uilliam Barros, Persib Dipastikan Siap Tempur di Kandang FC Seoul

    1664 shares
    Share 666 Tweet 416
  • Persib Kalah 1-2, Igor Tolic Sindir Persija Serasa Juara Liga Champions

    1512 shares
    Share 605 Tweet 378
  • Ekonom Sebut Pencopotan Purbaya Hanya Berdampak Sesaat terhadap Rupiah

    1161 shares
    Share 464 Tweet 290
  • Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    1116 shares
    Share 446 Tweet 279
  • Dilema Revitalisasi Sekolah di Lebak: Terima Bantuan, Kepala Sekolah Malah Tertekan

    1064 shares
    Share 426 Tweet 266
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.