• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Dalam Dua Hari, Gunung Lewotobi Tiga Kali Erupsi

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Minggu, 10 Agustus 2025 - 09:01
in Nusantara
Lewotobi

Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur (Flotim) Nusa Tenggara Timur (NTT) saat terjadi erupsi dengan tinggi kolom abu teramati kurang lebih 800 meter di atas puncak atau kurang lebih 2.384 meter di atas permukaan laut, Sabtu (9/8/2025) pukul 19:36 WITA. ANTARA/HO-PVMBG.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Data Mineral mencatat Gunung Lewotobi Laki-laki yang berada di Kabupaten Flores Timur Nusa Tenggara Timur (NTT), mengalami erupsi sebanyak tiga kali pada periode pengamatan tanggal 8-9 Agustus 2025.

“Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tebal tinggi sekitar 300-700 meter dari puncak,” kata Kepala Badan Geologi Muhammad Wafid dalam keterangan yang diterima di Labuan Bajo, Sabtu.

BacaJuga:

Gempa Bumi Dangkal Magnitudo 4,5 Berturut-turut Guncang Mandailing Natal di Sumut

Perkuat Kontribusi bagi Daerah, Wamendiktisaintek Dorong Kampus Riau-Kepri Bentuk Konsorsium

Waduk Pusong Dinormalisasi, Tambahan TKD Lhokseumawe Mulai Dioptimalkan

Wafid menyampaikan hal tersebut dalam laporan khusus perkembangan aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki Level IV (Awas) tanggal 9 Agustus 2025.

Wafid juga melaporkan pada 9 Agustus 2025 cuaca cerah hingga berawan, angin lemah ke arah barat daya, barat, dan barat laut. Suhu udara sekitar 19-31 derajat Celcius dan gunung api terlihat jelas hingga tertutup kabut dengan intensitas sedang.

Lebih lanjut, berdasarkan data kegempaan dari tanggal 8-9 Agustus 2025 hingga pukul 12.00 WITA terjadi juga satu kali gempa guguran, delapan kali gempa hembusan, 40 kali gempa tremor non- harmonik, 21 kali gempa low frequency, empat kali gempa vulkanik dalam, empat kali tektonik lokal, dan tujuh kali gempa tektonik jauh.

“Terjadi tiga kali erupsi yang diawali dengan peningkatan gempa Low Frequency (LF) dan gempa tremor non-harmonik,” katanya.

Terkait dengan data kegempaan, lanjutnya, menunjukkan adanya tren penurunan aktivitas vulkanik. Meski begitu, sistem magmatik belum sepenuhnya stabil.

Ia menambahkan, aktivitas vulkanik yang kini lebih didominasi oleh gempa dangkal dan gempa permukaan. Hal ini terlihat dari meningkatnya gempa guguran akibat material endapan di lereng yang masih labil.

“Jumlah gempa hembusan juga masih fluktuatif, menandakan jalur gas -conduit- ke kawah tetap terbuka, sehingga gas dapat keluar, terlihat sebagai asap tebal dengan tekanan sedang hingga kuat,” jelasnya.

Selain itu, masih terpantau suplai magma baru yang ditunjukkan oleh adanya gempa vulkanik dalam, meskipun intensitasnya cenderung lambat. Peningkatan signifikan pada gempa tremor non-harmonik mengindikasikan aktivitas kini lebih dominan terjadi di permukaan.

Lebih lanjut, pemantauan deformasi dengan Tiltmeter dalam lima hari terakhir menunjukkan pola yang masih berfluktuasi. Kondisi ini menandakan tubuh gunung belum sepenuhnya stabil, meskipun perlahan mulai mengarah ke kestabilan.

Sementara itu, Data Global Navigation Satellite System (GNSS) setelah erupsi pada 1 Agustus 2025 menunjukkan pola pengangkatan (uplift) melambat atau cenderung stagnan. Hal ini mengindikasikan sebagian material dari dalam gunung telah keluar, menyebabkan tubuh gunung mulai mengalami deflasi.

Namun demikian, lanjut dia, suplai magma dari kedalaman masih berlangsung, sehingga tekanan dari dalam yang mempengaruhi morfologi permukaan belum stabil sepenuhnya.

“Kondisi ini juga menunjukkan bahwa pergerakan magma dari kedalaman ke zona dangkal mulai berkurang dan belum ada suplai besar yang masuk,” katanya.

Ia juga menjelaskan, berdasarkan analisis visual dan instrumental tersebut, aktivitas Gunung api Lewotobi Laki-laki masih tinggi, sehingga tingkat aktivitas Gunung api Lewotobi Laki-laki masih ditetapkan pada Level IV (Awas). (bro)

 

Tags: erupsiGunung Lewotobi Laki-Lakintt

Berita Terkait.

Gempa-Sumut
Nusantara

Gempa Bumi Dangkal Magnitudo 4,5 Berturut-turut Guncang Mandailing Natal di Sumut

Senin, 3 Agustus 2026 - 07:49
Karhutla dan Kekeringan Masih Dominasi, BNPB Minta Daerah Perkuat Kesiapsiagaan
Nusantara

Perkuat Kontribusi bagi Daerah, Wamendiktisaintek Dorong Kampus Riau-Kepri Bentuk Konsorsium

Minggu, 2 Agustus 2026 - 20:05
WADUK
Nusantara

Waduk Pusong Dinormalisasi, Tambahan TKD Lhokseumawe Mulai Dioptimalkan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:40
phi
Nusantara

Grup PHI Tanam 2.800 Bibit Mangrove, Perkuat Ekosistem Pesisir dan Serap Karbon

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 12:12
petani
Nusantara

Usai Menempuh Perjalanan Pertumbuhan 5.108 Km, Cuprinomat® Resmi Hadir di Sidrap

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 03:30
soni
Nusantara

Komitmen Gubernur Andra Soni Perkuat Ketahanan Pangan di Banten Dipuji Pramono Anung

Jumat, 31 Juli 2026 - 23:23

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2093 shares
    Share 837 Tweet 523
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2394 shares
    Share 958 Tweet 599
  • Blak-blakan Soal Keputusannya Gabung Persib, Mariano Peralta Tegaskan Hal Ini

    1081 shares
    Share 432 Tweet 270
  • Persebaya Juara Grup B, Persija Dampingi ke Semifinal Piala Presiden

    910 shares
    Share 364 Tweet 228
  • Hotel Pullman Central Park Kebakaran, 14 Mobil Damkar Dikerahkan

    901 shares
    Share 360 Tweet 225
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.