• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Krisis Gaza Memuncak, Elite Pertahanan Israel Serukan Trump Tekan Netanyahu

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Senin, 4 Agustus 2025 - 13:03
in Internasional
trump

Presiden AS Donald Trump dan PM Israel Benjamin Netanyahu dalam pertemuan strategis belum lama ini. Foto: Iran International

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Tekanan terhadap Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu semakin meningkat. Pada Minggu (3/8/2025), mantan kepala Mossad Tamir Pardo, mantan kepala Shin Bet Ami Ayalon, dan mantan wakil kepala staf IDF (Pasukan Pertahanan Israel) Matan Vilnai mengumumkan bahwa mereka telah mengirim surat langsung kepada Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, mendesaknya untuk memaksa Netanyahu mengakhiri perang di Gaza.

Langkah ini dipimpin oleh Commanders for Israel’s Security (CIS), sebuah organisasi yang terdiri dari lebih dari 600 mantan pejabat senior militer, intelijen, kepolisian, dan diplomasi Israel. Surat tersebut pertama kali diperoleh The Jerusalem Post sebelum media lain melaporkannya.

BacaJuga:

Iran Serukan Anggota BRICS Bersatu Lawan Dominasi AS dan Israel

Kapal PMI Ilegal Tenggelam di Malaysia, Legislator DPR: Bukti Negara Lalai Lindungi Warga

Tiba di Beijing, Trump Jumawa Remehkan Peran China dalam Konflik Timur Tengah

“Hentikan Perang Gaza! Atas nama CIS, kelompok mantan jenderal IDF serta mantan pejabat Mossad, Shin Bet, Kepolisian, dan Korps Diplomatik terbesar di Israel, kami mendesak Anda untuk mengakhiri perang di Gaza. Anda berhasil melakukannya di Lebanon. Saatnya melakukan hal yang sama di Gaza,” tulis CIS kepada Trump seperti dikutip dari The Jerusalem Post, Senin (4/8/2025).

Kelompok tersebut menegaskan bahwa Israel telah mencapai semua tujuan militer yang mungkin. “IDF telah lama menyelesaikan dua tujuan yang dapat dicapai dengan kekuatan militer: membongkar formasi militer Hamas dan pemerintahan mereka. Tujuan ketiga, dan yang paling penting, hanya dapat dicapai melalui kesepakatan: membawa pulang semua sandera,” lanjut pernyataan tersebut.

Menurut CIS, Hamas kini bukan lagi ancaman strategis bagi Israel.

“Menurut penilaian profesional kami, Hamas tidak lagi menjadi ancaman strategis bagi Israel, dan berdasarkan pengalaman kami, Israel memiliki semua kemampuan untuk menghadapi sisa ancaman teror tersebut, baik dari jarak jauh maupun dengan cara lain. Mengejar sisa pimpinan senior Hamas bisa dilakukan nanti. Sandera-sandera kita tidak bisa menunggu,” jelas CIS.

Mereka juga menekankan bahwa kredibilitas Trump di mata rakyat Israel menjadikannya sosok kunci yang mampu menekan Netanyahu.

“Akhiri perang, kembalikan para sandera, hentikan penderitaan, dan bentuk koalisi regional-internasional yang membantu Otoritas Palestina (setelah direformasi) untuk memberikan kepada warga Gaza dan seluruh rakyat Palestina sebuah alternatif selain Hamas dan ideologi kejamnya,” tulis mereka.

Sebelumnya, CIS pernah sukses memengaruhi kebijakan pemerintahan Joe Biden dan bahkan beberapa kali menekan Netanyahu di masa lalu. Namun, situasi kini lebih rumit karena baik Trump maupun Netanyahu belakangan dikenal memiliki kecenderungan “anti-jenderal” menolak rekomendasi dari kalangan militer yang berseberangan dengan kebijakan mereka.

Meski demikian, surat ini menandai upaya terbaru para mantan pejabat keamanan Israel untuk menekan Netanyahu sekaligus menguji apakah Trump bersedia menggunakan pengaruhnya demi mengakhiri perang yang telah memakan korban besar di Gaza. (her)

Tags: gazaisraelKrisis GazaNetanyahuTrump

Berita Terkait.

Abbas-Araghchi
Internasional

Iran Serukan Anggota BRICS Bersatu Lawan Dominasi AS dan Israel

Kamis, 14 Mei 2026 - 23:03
Kapal-PMI
Internasional

Kapal PMI Ilegal Tenggelam di Malaysia, Legislator DPR: Bukti Negara Lalai Lindungi Warga

Kamis, 14 Mei 2026 - 22:02
trump
Internasional

Tiba di Beijing, Trump Jumawa Remehkan Peran China dalam Konflik Timur Tengah

Kamis, 14 Mei 2026 - 13:03
dubess
Internasional

Komisi I DPR RI dan Dubes Thailand Bahas Penguatan Kerja Sama Strategis Bilateral

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:06
kuda
Internasional

OKI Desak Dunia Akhiri Pendudukan Israel, Dorong Palestina Anggota Penuh PBB

Rabu, 13 Mei 2026 - 04:44
Djaka Budhi Utama
Internasional

Bea Cukai dan Singapore Police Coast Guard Perkuat Kerja Sama Pengawasan melalui Pertemuan Bilateral Ketiga

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:40

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    1319 shares
    Share 528 Tweet 330
  • Prakiraan Cuaca di Jakarta, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim Hari Ini

    1121 shares
    Share 448 Tweet 280
  • Bhayangkara FC vs Madura United: The Guardian Cari Titik Balik, Laskar Sape Kerrab Waspada

    980 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Bali United vs Borneo FC: Serdadu Tridatu Usung Bangkit, Pesut Etam Kejar Tahta

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • PSIM vs Malut United: Laskar Kie Raha Enggan Terkecoh Tren Buruk Tuan Rumah

    722 shares
    Share 289 Tweet 181
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.