• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

BCA Dorong Penghematan Belanja Rumah Tangga Lewat Program “Rumah Pangan Hidup” di Goa Pindul

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Sabtu, 2 Agustus 2025 - 19:08
in Ekonomi
PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mendukung pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan Program Rumah Pangan Hidup (RPH) di kawasan Wirawisata Goa Pindul, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (1/8/2025). Foto: BCA

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mendukung pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan Program Rumah Pangan Hidup (RPH) di kawasan Wirawisata Goa Pindul, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (1/8/2025). Foto: BCA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mendukung pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan Program Rumah Pangan Hidup (RPH) di kawasan Wirawisata Goa Pindul, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (1/8/2025). Program ini merupakan bagian dari inisiatif di bawah payung Desa Bakti BCA untuk pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan komunitas masyarakat desa.

Sejak 2024, Bakti BCA menginisiasi RPH di Wirawisata Goa Pindul dengan tujuan meningkatkan penghematan belanja rumah tangga melalui program berbasis komunitas yang berorientasi pada ketahanan pangan keluarga. Dengan penghematan belanja sayur dan bahan pangan lainnya, anggaran masyarakat dapat dialokasikan untuk pemenuhan kebutuhan dasar lainnya, seperti pendidikan, kesehatan, atau belanja produktif lainnya.

BacaJuga:

Wamenkop Tekankan Pentingnya Transformasi Digital dalam Tata Kelola Koperasi

Kinerja 2025 Positif, Pertamina Perkuat Ketahanan Energi dan Akselerasi Transisi Energi

Tinjau Inovasi PM-AAS, Prabowo Optimistis Desa hingga Provinsi Bisa Swasembada

Memanfaatkan lahan pekarangan dan area desa, RPH berfokus pada ketahanan pangan keluarga, juga sebagai langkah aksi pelestarian lingkungan. Pemberdayaan masyarakat yang dilakukan Bakti BCA secara terus-menerus ini antara lain melibatkan penguatan kapasitas masyarakat lokal, pembentukan kepengurusan, kelembagaan, serta integrasi RPH dengan potensi wisata desa. Selain itu, program ini juga menerapkan ekonomi sirkular untuk mengelola limbah menjadi sumber daya produktif.

Direktur BCA Antonius Widodo menyampaikan, Rumah Pangan Hidup hadir sebagai langkah nyata dari komitmen BCA dalam mendukung pemberdayaan desa wisata dan penerapan prinsip ekonomi sirkuler.

“Kami berharap, program ini tidak hanya memberikan dampak sosial pada kemandirian pangan di Wirawisata Goa Pindul, tetapi juga dapat menggerakkan perekonomian lokal secara berkelanjutan,” ujar Antonius, dalam keterangannya, Minggu (3/8/2025).

Guna mendukung keberlanjutan program, Bakti BCA turut melakukan pembinaan terkait budidaya sayur, umbi, buah, ikan, dan ayam, mendukung kelembagaan dan terbentuknya kepengurusan, pelatihan pengelolaan keuangan, serta memberi dukungan infrastruktur berupa “Rumah Bibit” yang dimanfaatkan sebagai kebun semai dan kebun bibit.

Bantuan ini tidak hanya menjadi sarana pembibitan tanaman pangan, tetapi juga media edukasi dan konservasi pendukung aktivitas wisata berbasis pertanian. Fasilitas ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas kelompok binaan dan memperluas manfaat program hingga menjangkau masyarakat yang lebih luas.

Selain Wirawisata Goa Pindul, Bakti BCA juga telah menerapkan program Rumah Pangan Hidup di tiga Desa Bakti BCA lainnya, yaitu Kampung Adat Nagari Sijunjung (Sumatera Barat), Desa Wisata Limbongan (Bangka Belitung), dan Desa Wisata Hijau Bilebante (Nusa Tenggara Barat).

Masyarakat pengelola Rumah Pangan Hidup diberi pelatihan dengan metode Sekolah Lapangan yang memiliki 19 modul dan dilatih oleh fasilitator dengan pendampingan langsung (live in) selama 10 bulan.

Sepanjang 2024, program Sekolah Lapangan yang diikuti oleh 110 peserta dan turut berdampak terhadap lebih dari 300 masyarakat penerima manfaat, dengan 78 persen di antaranya adalah perempuan.

Melalui program ini, penduduk Desa Bakti BCA menanam 50.581 bibit tanaman dan memperoleh hasil panen setara dengan Rp86,6 juta atau 50 persen anggaran belanja sayur. Tak hanya itu, program ini juga berhasil mengurangi limbah desa melalui pengelolaan 66,8 ton sampah organik dan 814,8 kg sampah anorganik menjadi media tanam dan pupuk alami.

“Kami melihat potensi yang besar untuk mengembangkan Wirawisata Goa Pindul sebagai destinasi wisata dengan prinsip-prinsip berkelanjutan. Program ini menggabungkan kolaborasi lintas sektor antara ketahanan pangan, pelestarian lingkungan, dan pariwisata. Rumah Pangan Hidup tidak hanya menjawab tantangan keberlangsungan hidup masyarakat Goa Pindul, tetapi juga membuka peluang tumbuhnya roda ekonomi baru, termasuk wisata edukasi dan agrowisata yang dapat memperkuat ekosistem desa,” ujar EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn.

Selain Rumah Pangan Hidup, sebelumnya BCA juga telah mendukung berbagai inisiatif pemberdayaan masyarakat di bawah payung Desa Bakti BCA. Di antaranya pendampingan enam desa wisata binaan hingga meraih penghargaan bergengsi pada ASEAN Tourism Awards (ATA) 2025 dan pendampingan Desa Bakti BCA dalam misi perluasan akses pasar ke pasar internasional di ajang Internationale Tourismus-Börse (ITB) Berlin 2025.

Selain itu, BCA juga aktif mendukung misi perluasan akses pasar Desa Bakti BCA melalui berbagai kegiatan dan kolaborasi, seperti BCA Expoversary 2025, Jakarta Fair Kemayoran 2025, serta kolaborasi antara perajin perak Desa Wisata Taro dan Tulola. (srv)

Tags: Bank Central AsiabcaDesa Bakti BCAGoa PindulProgram Rumah Pangan Hidupyogyakarta

Berita Terkait.

wamenkop
Ekonomi

Wamenkop Tekankan Pentingnya Transformasi Digital dalam Tata Kelola Koperasi

Rabu, 24 Juni 2026 - 23:35
Grha-Pertamina
Ekonomi

Kinerja 2025 Positif, Pertamina Perkuat Ketahanan Energi dan Akselerasi Transisi Energi

Rabu, 24 Juni 2026 - 23:13
Tinjau Inovasi PM-AAS, Prabowo Optimistis Desa hingga Provinsi Bisa Swasembada
Ekonomi

Tinjau Inovasi PM-AAS, Prabowo Optimistis Desa hingga Provinsi Bisa Swasembada

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:54
Soroti Ekonomi Neoliberal, Prabowo Sebut Negara Wajib Hadir Menyejahterakan Rakyat
Ekonomi

Soroti Ekonomi Neoliberal, Prabowo Sebut Negara Wajib Hadir Menyejahterakan Rakyat

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:31
Blockchain Bukan Sekadar Kripto, ICE dan OKX Siapkan Transformasi Pasar Finansial Global
Ekonomi

Blockchain Bukan Sekadar Kripto, ICE dan OKX Siapkan Transformasi Pasar Finansial Global

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:03
BTN Siapkan Opsi Buyback, Manfaatkan Harga Saham yang Masih Tertekan
Ekonomi

BTN Siapkan Opsi Buyback, Manfaatkan Harga Saham yang Masih Tertekan

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:43

BERITA POPULER

  • Ronaldo

    Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1495 shares
    Share 598 Tweet 374
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    1235 shares
    Share 494 Tweet 309
  • Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

    1134 shares
    Share 454 Tweet 284
  • Hasil Piala Dunia: Spanyol Bantai Arab Saudi, VAR Selamatkan Belgia dari Kekalahan

    923 shares
    Share 369 Tweet 231
  • Menkeu RI Raih Dukungan Tiongkok untuk Panda Bond, AIIB Siapkan USD17 Miliar

    882 shares
    Share 353 Tweet 221
Pemain-Swiss
Olahraga

Hasil Piala Dunia Grup B: Swiss-Kanada Lolos, Bosnia Intip Tiket 32 Besar

Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 25 Juni 2026 - 07:19

INDOPOSCO.ID - Persaingan di Grup B Piala Dunia 2026 resmi berakhir dengan Swiss tampil sebagai penguasa klasemen. Kemenangan 2-1 atas...

SelengkapnyaDetails
naldo

Tertinggal dari Messi di Perburuan Sepatu Emas, Begini Respons Ronaldo

Rabu, 24 Juni 2026 - 22:22
ronaldo

Cristiano Ronaldo Jawab Kritik Keras Publik dengan 2 Gol

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:04
Jude-bellingham

Hasil Piala Dunia: Jude Bellingham Ungkap Suasana Ruang Ganti Inggris Tidak Ada Drama

Rabu, 24 Juni 2026 - 12:54
Pemain-Timnas-Kolombia

Hasil Piala Dunia: Menang Tipis Atas Kongo, Kolombia Amankan Tempat di 32 Besar

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:43
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.