• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Indonesia Gagas RS Syariah di Jeddah, Sasar Pasar Rp5 Triliun per Tahun

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Selasa, 29 Juli 2025 - 21:31
in Nasional
Tenaga-Kesehatan

Ilustrasi tenaga kesehatan di rumah sakit syariah. Foto: Freepik

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) bersama Perhimpunan Dokter Indonesia Timur Tengah (PDITT) menggelar diskusi strategis mengenai masa depan layanan kesehatan syariah Indonesia. Dalam forum yang berlangsung pada Selasa (22/7/2025) tersebut, mengemuka sebuah gagasan besar, yakni pendirian Rumah Sakit (RS) Indonesia berbasis syariah di Jeddah, Arab Saudi.

Direktur Infrastruktur Ekosistem Ekonomi Syariah KNEKS, Sutan Emir Hidayat, menyambut ide ini dengan antusias. Menurutnya, konsep tersebut dapat menjadi langkah penting bagi Indonesia untuk memperkuat ekosistem kesehatan syariah nasional sekaligus membuka peluang ekonomi baru.

BacaJuga:

Tiba di Indonesia, Teknologi KRI Canopus-936 Siap Dukung Riset Nasional

Bangun Karakter Bangsa, Akademisi Ingatkan Pentingnya Revitalisasi Naskah Kuno dengan Tekstologi

Hantavirus Terdeteksi di Sejumlah Wilayah, Kemenkes: Belum Ada Kasus Tipe HPS

“Gagasan ini juga membuka peluang investasi dan ekspansi industri halal Indonesia di Timur Tengah,” ujar Emir dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (29/7/2025).

Emir menekankan bahwa Jeddah merupakan pintu masuk strategis dengan potensi pasar layanan kesehatan halal yang diperkirakan melampaui Rp5 triliun per tahun.

“Potensi ini dapat menjadi gerbang bagi Indonesia untuk memperkuat posisi sebagai pemain utama dalam ekosistem kesehatan syariah global,” jelasnya.

Urgensi pembangunan fasilitas kesehatan ini semakin nyata jika melihat data selama musim haji 2025, di mana 381 jemaah wafat dan hampir separuhnya berasal dari Indonesia.

“Fakta ini memperkuat urgensi kehadiran fasilitas kesehatan yang profesional, berstandar tinggi, dan sesuai nilai-nilai syariah,” tambah Emir.

Sementara itu, Ketua Bidang Organisasi PDITT, Lucky Sarjono Buranda, menilai bahwa kehadiran rumah sakit tersebut akan menjadi solusi komprehensif tidak hanya bagi jemaah haji dan umrah, tetapi juga bagi 400.000 diaspora Indonesia yang tinggal di kawasan Jeddah.

“Fasilitas ini dirancang untuk menjawab kebutuhan kesehatan yang berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia di luar negeri, khususnya di kawasan Tanah Suci,” ungkap Lucky.

Rumah sakit ini akan mengusung konsep “one-stop sharia hospital” yang mengintegrasikan layanan rawat jalan, rawat inap, farmasi halal, hingga pembiayaan berbasis takaful.

Selain itu, rumah sakit syariah di Jeddah diharapkan dapat membantu jutaan jemaah Indonesia setiap tahun.

“Pada tahun 2025, kuota haji Indonesia mencapai 221.000 orang dan jumlah jemaah umrah dari Indonesia sepanjang 2024 tercatat lebih dari 1,4 juta jiwa,” tutupnya.

Jika terwujud, inisiatif ini bukan hanya menjadi solusi sosial, tetapi juga instrumen penting diplomasi kesehatan dan perluasan kontribusi ekonomi halal Indonesia di panggung global. (her)

Tags: Arab SaudiDiskusi StrategisKNEKSLayanan KesehatanPDITTRS Indonesia berbasis syariah

Berita Terkait.

Perempuan Dianiaya di SPBU Slipi, Korban Ternyata Calon Saksi Sidang
Nasional

Tiba di Indonesia, Teknologi KRI Canopus-936 Siap Dukung Riset Nasional

Selasa, 12 Mei 2026 - 02:34
Perempuan Dianiaya di SPBU Slipi, Korban Ternyata Calon Saksi Sidang
Nasional

Bangun Karakter Bangsa, Akademisi Ingatkan Pentingnya Revitalisasi Naskah Kuno dengan Tekstologi

Selasa, 12 Mei 2026 - 02:03
Hantavirus Terdeteksi di Sejumlah Wilayah, Kemenkes: Belum Ada Kasus Tipe HPS
Nasional

Hantavirus Terdeteksi di Sejumlah Wilayah, Kemenkes: Belum Ada Kasus Tipe HPS

Senin, 11 Mei 2026 - 23:41
BRIN Bantah Penularan Hantavirus Antarmanusia, Begini Penjelasannya
Nasional

BRIN Bantah Penularan Hantavirus Antarmanusia, Begini Penjelasannya

Senin, 11 Mei 2026 - 23:21
Kemendikdasmen: TPG Perkuat Kesejahteraan dan Profesionalisme Guru
Nasional

Kemendikdasmen: TPG Perkuat Kesejahteraan dan Profesionalisme Guru

Senin, 11 Mei 2026 - 22:41
Program MBG Dipercepat di Pesantren, Kemenag Siapkan Skema Mandiri
Nasional

Program MBG Dipercepat di Pesantren, Kemenag Siapkan Skema Mandiri

Senin, 11 Mei 2026 - 22:31

BERITA POPULER

  • madura

    Bhayangkara FC vs Madura United: The Guardian Cari Titik Balik, Laskar Sape Kerrab Waspada

    973 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Bali United vs Borneo FC: Serdadu Tridatu Usung Bangkit, Pesut Etam Kejar Tahta

    791 shares
    Share 316 Tweet 198
  • PSIM vs Malut United: Laskar Kie Raha Enggan Terkecoh Tren Buruk Tuan Rumah

    711 shares
    Share 284 Tweet 178
  • Brigpol Arya Supena Tewas Ditembak Pelaku Curanmor, Ketua Komisi III: Polisi Teladan, Insya Alloh Syahid

    671 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Lisa Blackpink dan Ningning aespa Tuai Kontroversi, Seruan Boikot Menguat

    669 shares
    Share 268 Tweet 167
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.