• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

INPEX Komitmen Kembangan Proyek Lapangan Gas Abadi

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Minggu, 20 Juli 2025 - 14:13
in Ekonomi
Executive Project Director INPEX Masela, Jarrad Blinco, dalam paparannya saat menjadi narasumber dalam sesi diskusi panel hari pertama, Selasa (1/7/2025), pada ajang “Joint Convention 2025” di Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah, pada 1-3 Juli, yang mengusung tema “Sustainable Energy Resilience: Indonesia’s Path to Self Sufficiency”. Foto: INPEX Masela

Executive Project Director INPEX Masela, Jarrad Blinco, dalam paparannya saat menjadi narasumber dalam sesi diskusi panel hari pertama, Selasa (1/7/2025), pada ajang “Joint Convention 2025” di Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah, pada 1-3 Juli, yang mengusung tema “Sustainable Energy Resilience: Indonesia’s Path to Self Sufficiency”. Foto: INPEX Masela

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – INPEX Corporation (INPEX) melalui anak perusahaannya INPEX Masela, LTD. (INPEX Masela) sebagai operator Proyek LNG Abadi turut andil dalam giat hulu migas dengan berpartisipasi pada ajang “Joint Convention 2025” di Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah, pada 1-3 Juli, yang mengusung tema “Sustainable Energy Resilience: Indonesia’s Path to Self Sufficiency”.

Konferensi dan Seminar Joint Convention Semarang 2025, yang diselenggarakan setiap dua tahun sekali, merupakan inisiatif dari asosiasi profesi terkemuka di bidang energi dan sumber daya alam di Indonesia, yaitu Ikatan Ahli Fasilitas Produksi Minyak dan Gas Bumi Indonesia (IAFMI), Himpunan Ahli Geofisika Indonesia (HAGI), Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI), Ikatan Ahli Teknik Perminyakan Indonesia (IATMI), dan Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (PERHAPI).

BacaJuga:

iCAR Mulai Kirim V23 ke Konsumen Indonesia, Tandai Babak Baru di Pasar Mobil Listrik

Penjualan Tembus 50 Persen, Pacific Garden Puri Luncurkan Show Unit Baru untuk Keluarga Muda

Pendapatan Negara Melonjak 21,4 Persen, Purbaya Optimistis APBN 2026 Tembus Target

Konvensi dibuka secara resmi oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI Dadan Kusdiana, M.Sc., serta Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno.

Sekjen Kementerian ESDM Dadan Kusdiana menyampaikan arah strategis pengembangan energi Indonesia, dengan menekankan pentingnya inovasi, keberlanjutan, serta percepatan peran industri dalam mendukung peningkatan ketahanan energi nasional.

Deputi Eksplorasi, Pengembangan, dan Manajemen Wilayah Kerja Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Rikky Rahmat Firdaus, menyampaikan daya saing investasi hulu migas Indonesia saat ini berada di peringkat ke-9 dari 14 negara di Asia Pacific.

Ia menekankan urgensi strategi terobosan untuk meningkatkan daya saing dan menempatkan Indonesia pada posisi yang lebih baik di kancah global.

”Terdapat setidaknya 15 proyek strategis di industri hulu migas Indonesia, termasuk di dalamnya Proyek Abadi, WK Masela, yang diharapkan berproduksi sesuai jadwal,” kata Riky, dalam sesi diskusi panel.

Executive Project Director INPEX Masela, LTD., Jarrad Blinco, mengatakan, Proyek Abadi merupakan proyek strategis yang sangat penting, baik bagi INPEX maupun Indonesia.

“Berlokasi di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku, wilayah yang lokasinya jauh dari pusat aktivitas utama, proyek ini membutuhkan perencanaan logistik dan teknis yang presisi. Salah satunya adalah tantangan teknis dimana pipa harus melintasi Palung Tanimbar dengan kedalaman lebih dari 1.500 meter,” ujarnya, dalam paparannya saat menjadi narasumber dalam sesi diskusi panel pada hari pertama, Selasa (1/7/2025).

Selain itu, ungkap Jarrad, Fasilitas Floating Production Storage and Offloading (FPSO) yang akan dibangun juga merupakan salah satu yang terbesar di Indonesia.

“Kami akan menggunakan sistem Christmas Tree terbesar yang pernah diproduksi di Indonesia, serta menjadikan proyek ini sebagai yang pertama menerapkan teknologi subsea Christmas Tree CCS melalui sumur bawah laut. Ini mencerminkan skala dan kompleksitas proyek yang luar biasa,” katanya.

“Kami meyakini proyek ini akan menjadi salah satu kontributor utama dalam memperkuat ketahanan energi nasional. Tentunya dengan sinergi bersama para mitra dan dukungan kuat dari Pemerintah melalui SKK Migas, kami bertekad untuk merealisasikan proyek ini agar dapat segera memasuki tahap produksi,” tambahnya.

Saat ini, INPEX Masela sedang menyelesaikan tahap akhir proses tender dan dalam waktu dekat akan memulai fase Front-End Engineering Design (FEED), yang menjadi tonggak penting dalam perjalanan proyek ini.

Proyek ini juga dirancang menjadi proyek Liquefied Natural Gas (LNG) pertama di Indonesia yang menerapkan teknologi Carbon Capture and Storage (CCS) sejak awal pengembangannya. Pendekatan ini akan memainkan peran penting dalam mendukung target nasional dekarbonisasi Indonesia.

Sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) di sektor energi, Proyek Gas Abadi memainkan peran penting dalam mewujudkan ketahanan energi nasional berbasis energi bersih. Proyek LNG Abadi mencakup pembangunan dua train likuefaksi LNG di darat dengan total kapasitas produksi sebesar 9,5 juta metrik ton per tahun (MTPA), penyaluran gas pipa sebesar 150 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD) untuk kebutuhan domestik, dan produksi kondensat sekitar 35 ribu barel per hari (BCPD). INPEX mengelola Lapangan Gas Abadi dengan partisipasi 65 persen, bersama mitra Pertamina Hulu Energi Masela (20 persen) dan Petronas Masela Sdn. Bhd.(15 persen). (rmn)

Tags: InpexINPEX CorporationINPEX MaselaKonferensi Joint Convention Semarang 2025Lapangan Gas Abadi

Berita Terkait.

icar
Ekonomi

iCAR Mulai Kirim V23 ke Konsumen Indonesia, Tandai Babak Baru di Pasar Mobil Listrik

Selasa, 7 Juli 2026 - 23:23
Gunting-Pita
Ekonomi

Penjualan Tembus 50 Persen, Pacific Garden Puri Luncurkan Show Unit Baru untuk Keluarga Muda

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:48
Purbaya
Ekonomi

Pendapatan Negara Melonjak 21,4 Persen, Purbaya Optimistis APBN 2026 Tembus Target

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:28
Cazbox
Ekonomi

Koperasi Karunika UT Digitalisasi Layanan dengan KoperasiGO

Selasa, 7 Juli 2026 - 17:45
City-of-Industri
Ekonomi

Investor Kini Tak Lagi Hanya Cari Lahan, Ekosistem Industri Jadi Penentu Investasi

Selasa, 7 Juli 2026 - 17:05
Rayakan Usia Lima Tahun, SeaBank Gulirkan Promo Spesial Selama Lima Hari
Ekonomi

Rayakan Usia Lima Tahun, SeaBank Gulirkan Promo Spesial Selama Lima Hari

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:41

BERITA POPULER

  • brace

    Hasil Piala Dunia: Brace Haaland Antar Norwegia Singkirkan Brasil dan Cetak Sejarah

    919 shares
    Share 368 Tweet 230
  • Portugal vs Kroasia: Martinez Sebut Ronaldo dan Modric Berada di Atas Keraguan Publik

    853 shares
    Share 341 Tweet 213
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2293 shares
    Share 917 Tweet 573
  • Cuaca di Jakarta Didominasi Cerah, Sebagian Wilayah Jaksel dan Jakbar Berpotensi Hujan

    815 shares
    Share 326 Tweet 204
  • Gempa Bumi Dangkal M 4,0 Guncang Palu, BMKG: Kedalaman Hiposenter 2 Km

    779 shares
    Share 312 Tweet 195
Hossam-Hassan
Olahraga

Jelang Lawan Argentina, Pelatih Mesir Curi Perhatian Lewat Pesan Solidaritas Palestina

Editor Dilianto
Selasa, 7 Juli 2026 - 18:58

INDOPOSCO.ID - Pelatih Timnas Mesir Hossam Hassan mengalihkan fokus dari laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 kontra Argentina demi...

SelengkapnyaDetails
Portugal Gagal di Piala Dunia 2026, Roberto Martinez Resmi Mundur

Portugal Gagal di Piala Dunia 2026, Roberto Martinez Resmi Mundur

Selasa, 7 Juli 2026 - 10:24
Portugal Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ronaldo Merana: Saya Sedih

Portugal Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ronaldo Merana: Saya Sedih

Selasa, 7 Juli 2026 - 09:34
Hasil Piala Dunia: Bungkam AS, Belgia Tantang Spanyol di Perempatfinal

Hasil Piala Dunia: Bungkam AS, Belgia Tantang Spanyol di Perempatfinal

Selasa, 7 Juli 2026 - 09:29
Hasil Piala Dunia: Sengit, Spanyol Singkirkan Portugal Lewat Drama Injury Time

Hasil Piala Dunia: Sengit, Spanyol Singkirkan Portugal Lewat Drama Injury Time

Selasa, 7 Juli 2026 - 09:04
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.