• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Bank Pilih Tempatkan Dana di Surat Berharga daripada Kredit

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Rabu, 16 Juli 2025 - 23:43
in Ekonomi
bank

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI Bulan Juli 2025 di Jakarta, Rabu (16/7/2025). (ANTARA/Rizka Khaerunnisa)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Bank Indonesia (BI) menyoroti perbankan yang cenderung menempatkan likuiditas pada surat-surat berharga daripada menyalurkannya sebagai kredit atau pembiayaan kepada debitur.

Selain itu, bank sentral juga menyoroti perbankan yang terlalu berhati-hati menyalurkan likuiditas sebagai kredit karena standar penyaluran (lending standard) yang tinggi.

BacaJuga:

Perluas Akses Layanan Finansial bagi Diaspora Indonesia, BRImo Taiwan Raih Anugerah Inovasi Indonesia 2026

10 Produk UMKM Pangan Tembus 19 Gerai AEON Indonesia 

Tak Hanya Nikel, Morowali Kini Jadi Magnet Industri Pangan

“Dari sisi penawaran, preferensi bank yang menaruh alat likuidnya atau ekses likuiditasnya pada surat-surat berharga dibandingkan dengan mendorong kredit. Dan tentu saja juga kelihatan lending standard yang cenderung meningkat,” kata Gubernur BI Perry Warjiyo dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI Bulan Juli 2025 di Jakarta, Rabu.

Pada Juni 2025, kredit perbankan tumbuh sebesar 7,77 persen year on year (yoy) atau menurun dibandingkan dengan pertumbuhan Mei 2025 sebesar 8,43 persen (yoy).

Sementara itu, likuiditas perbankan yang tercermin dari rasio Alat Likuid terhadap Dana Pihak Ketiga (AL/DPK) tercatat tinggi, yakni sebesar 27,05 persen pada Juni 2025.

Di tengah pelonggaran suku bunga kebijakan, BI mencatat bahwa suku bunga kredit perbankan masih tinggi yaitu 9,16 persen pada Juni 2025, tidak jauh berbeda dari 9,18 persen pada Mei 2025.

“Pertanyaannya kenapa suku bunga (perbankan) belum turun. Kenapa kredit juga pertumbuhannya bulan lalu juga turun. Kami analisis dari sisi permintaan maupun penawaran kredit. Dari sisi supply of the bank, tadi kami sampaikan bukan masalah likuiditas karena AL/DPK sangat tinggi, 27 persen,” kata Perry.

Ia menegaskan, bank sentral sudah “all out” mendorong pertumbuhan ekonomi, termasuk mendorong kredit perbankan.

Di samping penurunan BI-Rate, BI juga terus menambahkan likuiditas melalui operasi moneter yang ekspansif serta memperkuat implementasi Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM).

Total penyaluran insentif KLM kepada perbankan yang menyalurkan kredit sektor prioritas mencapai Rp376 triliun hingga minggu pertama Juli 2025.

“Bank Indonesia terus all out untuk mendorong pertumbuhan kredit. Dan bersama pemerintah, kita semua mendorong pertumbuhan ekonomi,” kata Perry.

Senada, Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti menilai bahwa kondisi likuiditas perbankan saat ini sangat longgar. Hal ini tercermin dari tingginya minat perbankan dalam lelang Surat Berharga Negara (SBN) dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI), dengan rasio bid-to-win yang konsisten di atas 4 kali.

“Artinya, bank itu masih mempunyai kelebihan likuiditas,” catat Destry.

Sementara itu di pasar uang, suku bunga overnight INDONIA terus menurun dari 5,77 persen sebelum pengumuman penurunan BI-Rate pada Mei menjadi 5,14 persen pada 15 Juli 2025. Penurunan ini sejalan dengan penurunan BI-Rate.

Begitu pula pada suku bunga SRBI untuk tenor 6, 9, dan 12 bulan yang juga menurun dari masing-masing sebesar 6,40 persen, 6,44 persen, dan 6,47 persen sebelum penurunan BI-Rate pada Mei 2025 menjadi 5,85 persen, 5,86 persen, dan 5,87 persen pada11 Juli 2025.

Kemudian, imbal hasil SBN untuk tenor 2 tahun menurun dari 6,13 persen menjadi 5,86 persen, sementara untuk tenor 10 tahun menurun dari 6,71 persen menjadi 6,56 persen.

“Jadi kalau kita lihat di sini, transmisi (kebijakan suku bunga) itu sudah terjadi sampai di pasar uang kita dan pasar SBN,” kata Destry.

Namun, menurutnya, tantangan adalah mengubah preferensi bank yang selama ini menempatkan likuiditasnya pada surat berharga agar kembali aktif menyalurkan kredit. BI berharap berbagai program pemerintah dapat meningkatkan permintaan kredit, terutama jika didukung oleh suku bunga yang makin kompetitif.

Adapun pada RDG bulan ini, bank sentral memutuskan untuk memangkas BI-Rate sebesar 25 bps sehingga berada pada level 5,25 persen.

Dengan adanya pelonggaran kebijakan moneter terbaru bulan ini, maka Bank Indonesia telah memangkas BI-Rate sebanyak tiga kali sejak awal tahun.

Pemangkasan BI-Rate masing-masing sebesar 25 bps yang terjadi pada Januari, Mei, dan Juli sehingga kini berada pada level 5,25 persen. (bro)

Tags: bankdanakreditSurat Berharga

Berita Terkait.

bri7
Ekonomi

Perluas Akses Layanan Finansial bagi Diaspora Indonesia, BRImo Taiwan Raih Anugerah Inovasi Indonesia 2026

Kamis, 10 September 2026 - 16:06
10 Produk UMKM Pangan Tembus 19 Gerai AEON Indonesia 
Ekonomi

10 Produk UMKM Pangan Tembus 19 Gerai AEON Indonesia 

Kamis, 10 September 2026 - 15:15
nikel
Ekonomi

Tak Hanya Nikel, Morowali Kini Jadi Magnet Industri Pangan

Kamis, 10 September 2026 - 14:24
bri6
Ekonomi

Konsisten Perkuat Investasi Berkelanjutan, DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026

Kamis, 10 September 2026 - 14:14
bri5
Ekonomi

Harus Lewati Jalan Berlumpur dan Minim Sinyal di Rantau Prapat, Kepala Unit BRI Menemani UMKM untuk Naik Kelas

Kamis, 10 September 2026 - 14:04
uefa
Ekonomi

Jadwal Liga Champions: Bayern-MU Jumpa Lawan Mudah, Wakil Italia Siap Debut

Kamis, 10 September 2026 - 13:53

OLAHRAGA

lc
Olahraga

Hasil Liga Champions: PSG-Barca Berpesta, Liverpool Bangkit di Anfield

Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 10 September 2026 - 10:50

INDOPOSCO.ID – Liga Champions 2026/2027 langsung menyajikan pesta gol dan drama pada matchday pertama fase liga. Paris Saint-Germain (PSG) dan...

SelengkapnyaDetails
bowo

Asian Games 2026: Selain Bonus Menggiurkan, Prabowo Janjikan Karier Atlet Berprestasi Dipacu

Kamis, 10 September 2026 - 10:30
persija

Persija Pastikan Jamu Persib di SUGBK Akhir Pekan Ini, Jakmania Auto Happy

Kamis, 10 September 2026 - 07:07
wo

Prabowo Siapkan Bonus Rp3 Miliar untuk Peraih Emas Asian Games 2026

Kamis, 10 September 2026 - 06:06
bowo

Rela Bertanding saat Cedera Rusuk, Prabowo Minta Semangat Atlet Equestrian Dicontoh

Kamis, 10 September 2026 - 05:05

BERITA POPULER

  • bc3

    Bea Cukai Ngurah Rai Gagalkan Ekspor Ilegal 10,4 kg Emas Batangan Senilai Rp26 Miliar

    626 shares
    Share 250 Tweet 157
  • Operasi Gabungan Bea Cukai Kendari dan POM AL Amankan 18.960 Batang Rokok Ilegal di Wakatobi

    624 shares
    Share 250 Tweet 156
  • 93 Juta Pekerja Indonesia di Sektor Informal, DPR RI: Berpotensi Masa Tua Tanpa Perlindungan

    624 shares
    Share 250 Tweet 156
  • Melanjutkan Amanah Nahdliyyin Betawi: dari Muktamar 1933 Batavia Menuju Jakarta Kota Global

    624 shares
    Share 250 Tweet 156
  • EVAN Buka Suara Soal Alasan Tak Jalani Karier Solo saat Masih di ENHYPEN

    624 shares
    Share 250 Tweet 156
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.