• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

WNI Dipermudah Dapat Visa Schengen Multi Entry, Begini Kata Ketua BKSAP DPR

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Selasa, 15 Juli 2025 - 14:08
in Nasional
mardani

Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI, Mardani Ali Sera. Foto: Dilianto/INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi mengumumkan terobosan penting dalam hubungan bilateral Indonesia-Uni Eropa, usai bertemu langsung dengan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen di Brussels, Belgia.

Salah satu hasil utama dari pertemuan tersebut adalah kebijakan baru terkait kemudahan visa bagi warga Negara Indonesia (WNI). WNI yang akan melakukan kunjungan kedua ke kawasan Uni Eropa kini akan memperoleh visa schengen multi entry, sebuah fasilitas yang memungkinkan mereka keluar-masuk negara-negara anggota Uni Eropa secara fleksibel selama masa berlaku visa.

BacaJuga:

Pengamat Minta Pemerintah “Perbesar Telinga” Dengar Kritik Masyarakat

Revisi UU Hak Cipta Harus Melindungi Kreativitas, Bukan Membatasi Kebebasan Berekspresi

Ketua DPR Desak PLN Transparan soal Pemadaman Bergilir, Minta Dampak terhadap UMKM dan Masyarakat Dimitigasi

Kebijakan ini disambut positif oleh berbagai pihak, termasuk parlemen Indonesia.

Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI, Mardani Ali Sera, menyebut langkah ini sebagai “strategis dan berorientasi masa depan.” Menurutnya, kebijakan tersebut membuka jalan bagi terwujudnya peradaban kolaboratif antarbangsa.

“Kita bicara tentang masa depan yang lebih terbuka, di mana masyarakat Indonesia dapat menjalin kerja sama lebih luas di bidang ekonomi, teknologi, pendidikan, hingga budaya,” ujar Mardani dalam keterangan tertulisnya, Selasa (15/7/2025).

Langkah ini dinilai sejalan dengan perkembangan besar lainnya, yaitu finalisasi Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) — sebuah perjanjian perdagangan bebas komprehensif yang tengah memasuki tahap akhir negosiasi.

IEU-CEPA membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk Indonesia, terutama di sektor agrikultur, tekstil, furnitur, dan manufaktur teknologi hijau. Uni Eropa sendiri merupakan mitra dagang ke-4 terbesar bagi Indonesia dengan total nilai perdagangan yang mencapai lebih dari USD 35 miliar pada 2024.

Selain mempermudah ekspor, IEU-CEPA juga berpotensi memperkuat arus investasi dua arah dan memperluas pertukaran tenaga kerja profesional, pelajar, serta pelaku inovasi. Dalam konteks ini, kemudahan visa menjadi elemen penting untuk menunjang konektivitas antarwarga.

Politisi Fraksi PKS ini juga menegaskan bahwa Indonesia tidak boleh pasif. Ia menekankan pentingnya kesiapan domestik dalam merespons peluang strategis tersebut.

“Indonesia harus segera sigap membangun ekosistem dukungan, baik dari sisi kesiapan pelaku usaha, UMKM, sektor pariwisata, maupun pemanfaatan konektivitas antar masyarakat yang lebih erat,” tegas wakil rakyat dari Dapil Jakarta Timur ini.

BKSAP DPR RI pun mendorong seluruh elemen bangsa — dari pelaku usaha, profesional muda, akademisi, komunitas diaspora, hingga generasi muda — untuk terlibat aktif dalam menyambut momentum ini. Kolaborasi lintas kawasan bukan lagi sekadar wacana, tetapi sebuah realitas geopolitik yang harus dihadapi dengan kesiapan, inovasi, dan kerja sama lintas sektor.

Uni Eropa terdiri dari 27 negara anggota dengan kawasan Schengen yang meliputi 26 negara. Hingga pertengahan 2025, lebih dari 110.000 visa Schengen telah diterbitkan untuk WNI, dengan tingkat persetujuan di atas 90 persen.

Produk ekspor utama Indonesia ke Eropa, termasukminyak kelapa sawit, kopi, karet, tekstil, dan elektronik ringan. Uni Eropa merupakan investor asing langsung (FDI) terbesar ketiga di Indonesia.

Dengan semakin terbukanya pintu interaksi lintas negara, Indonesia diharapkan mampu memperkuat posisinya sebagai mitra strategis yang adaptif dan kompetitif di kawasan global. (dil)

Tags: BKSAP DPRKetua BKSAP DPRMardani Ali SeraVisa Schengen Multi EntryWarga Negara Indonesiawni

Berita Terkait.

Revisi UU Hak Cipta Harus Melindungi  Kreativitas,  Bukan Membatasi Kebebasan Berekspresi
Nasional

Pengamat Minta Pemerintah “Perbesar Telinga” Dengar Kritik Masyarakat

Senin, 22 Juni 2026 - 20:31
Revisi UU Hak Cipta Harus Melindungi  Kreativitas,  Bukan Membatasi Kebebasan Berekspresi
Nasional

Revisi UU Hak Cipta Harus Melindungi Kreativitas, Bukan Membatasi Kebebasan Berekspresi

Senin, 22 Juni 2026 - 20:00
puan
Nasional

Ketua DPR Desak PLN Transparan soal Pemadaman Bergilir, Minta Dampak terhadap UMKM dan Masyarakat Dimitigasi

Senin, 22 Juni 2026 - 18:31
dpd
Nasional

Masih Dianggap Warga Kelas Dua, Saatnya Hentikan Stigma Penyandang Disabilitas

Senin, 22 Juni 2026 - 15:25
mabes
Nasional

Mabes Polri Tetapkan AU Tersangka Dugaan Pemalsuan Akta Perusahaan Tambang

Senin, 22 Juni 2026 - 15:15
LGBT
Nasional

Tuai Penolakan! MUI Minta Negara Tak Lagi Diam, LGBT Harus Direhabilitasi

Senin, 22 Juni 2026 - 09:10

BERITA POPULER

  • Kejagung Bongkar Isi WhatsApp, Sony Sonjaya Sebut 41 Nama Peminta Titik Dapur MBG

    Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

    1131 shares
    Share 452 Tweet 283
  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7148 shares
    Share 2859 Tweet 1787
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Menkeu RI Raih Dukungan Tiongkok untuk Panda Bond, AIIB Siapkan USD17 Miliar

    881 shares
    Share 352 Tweet 220
  • Hasil Piala Dunia: Spanyol Bantai Arab Saudi, VAR Selamatkan Belgia dari Kekalahan

    843 shares
    Share 337 Tweet 211
fifa
Piala Dunia 2026

Jadwal Piala Dunia: Argentina, Prancis, Norwegia Main, Buru 32 Besar Lebih Cepat

Editor Dilianto
Senin, 22 Juni 2026 - 17:27

INDOPOSCO.ID – Persaingan di Piala Dunia 2026 kembali memanas dengan rangkaian pertandingan dari Grup H hingga Grup J yang digelar...

SelengkapnyaDetails
Salah

Hasil Piala Dunia: Comeback, Mesir Bekuk Selandia Baru dan Rebut Puncak Klasemen

Senin, 22 Juni 2026 - 12:03
Trossard

Hasil Piala Dunia 2026: Ditahan Imbang Iran, Lini Serang Belgia Kurang Efektif

Senin, 22 Juni 2026 - 10:41
Yamal

Libas Arab Saudi 4-0, Yamal Sebut Spanyol Sudah Temukan Ritme Permainan

Senin, 22 Juni 2026 - 08:39
Helio-Varela

Hasil Piala Dunia: Pertahanan Buruk Bikin Uruguay Gagal Menang Atas Tanjung Verde

Senin, 22 Juni 2026 - 07:55
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.