INDOPOSCO.ID – Bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) akibat hujan deras dua hari beruntun, 5 dan 6 Juli 2025 telah menelan korban jiwa. Serta korban hilang.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan (Kapusdatinkom) BNPB Abdul Muhari mengatakan, dalam kurun waktu tersebut hampir terjadi 21 kejadian banjir dan longsor. Baik melanda Jabodetabek maupun wilayah lainnya di Indonesia.
“Banjir dan longor di kawasan Jabodetabek berdampak pada tiga orang meninggal dunia. Dua orang masih hilang,” kata Abdul Muhari di Jakarta, Senin (7/7/2025).
Petugas BNPB bersama sejumlah pihak masih melakukan pencarian terhadap korban hilang tersebut. Meski ada informasi tentang keberadaan mereka, namun memerlukan pengecekan kembali.
“Kami mendapat laporan yang nanti akan kita konfirmasi kepada pemerintah dan badan internasional dua orang hilang sudah ditemukan pagi hari ini,” tutur Abdul Muhari.
Sementara jumlah korban mengungsi akibat banjir hampir 10 ribu orang. Sedangkan rumah terendam banjir ribuan unit. Meski tak disebutkan secara detail wilayah terdampak bencana alam tersebut.
“9.947 orang terdampak dan mengungsi, 12 rumah rusak, dan 2.348 rumah terendam banjir,” imbuh Aam disapanya.
BNPB mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi kenaikan tinggi muka air, terutama bagi warga yang tinggal di wilayah rawan genangan, bantaran sungai, maupun pesisir. (dan)











