• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Dorong Communal Industry, Dompet Dhuafa Yogyakarta Pacu Ekonomi Industri Batik di Gunung Kidul

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Sabtu, 5 Juli 2025 - 17:43
in Nusantara
DD-Yogya

Memasuki usia yang ke-32 tahun, Dompet Dhuafa terus berkomitmen menghadirkan inovasi untuk menjawab tantangan zaman. Di tengah kondisi ekonomi nasional yang sedang menghadapi tantangan besar, Dompet Dhuafa hadir untuk mengambil peran strategis melalui program-program pemberdayaan. Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Memasuki usia yang ke-32 tahun, Dompet Dhuafa terus berkomitmen menghadirkan inovasi untuk menjawab tantangan zaman. Di tengah kondisi ekonomi nasional yang sedang menghadapi tantangan besar, di mana jumlah pemutusan hubungan kerja (PHK) semakin meningkat, lapangan kerja berkurang, dan angka kemiskinan pun kian bertambah, Dompet Dhuafa hadir untuk mengambil peran strategis melalui program-program pemberdayaan.

Sebagai Organisasi Pengelola Zakat (OPZ) yang memiliki amanah menyalurkan dana zakat kepada fakir miskin dan asnaf lainnya, Dompet Dhuafa Yogyakarta terus melakukan berbagai terobosan. Salah satunya diwujudkan melalui Program SIDOMUKTI, yaitu program pendidikan yang memiliki dua value utama: pertama, sebagai sarana edukasi untuk menjaga dan melestarikan batik sebagai warisan budaya bangsa; dan kedua, membekali keterampilan membatik yang memiliki nilai jual sebagai upaya membangun kewirausahaan baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat sekitar.

BacaJuga:

Perkuat Kontribusi bagi Daerah, Wamendiktisaintek Dorong Kampus Riau-Kepri Bentuk Konsorsium

Waduk Pusong Dinormalisasi, Tambahan TKD Lhokseumawe Mulai Dioptimalkan

Grup PHI Tanam 2.800 Bibit Mangrove, Perkuat Ekosistem Pesisir dan Serap Karbon

Salah satu sekolah binaan Program Sidomukti adalah MI Muhammadiyah Pengkol, Nglipar Gunungkidul. Murni selaku Kepala Sekolah saat ditemui (4/7/2025) menyampaikan rasa syukurnya atas hadirnya program ini.

Sebelumnya, sekolah memiliki mata pelajaran muatan lokal membatik, namun karena keterbatasan perlengkapan dan pengetahuan dasar, sehingga mata pelajaran tersebut tidak berjalan. Kini, dengan adanya Program Sidomukti, Alhamdulillah para guru sudah memiliki keterampilan dan mampu membatik mulai dari proses produksi hingga pewarnaan.

Selain itu, Murni menambahkan bahwa membatik bukan hanya sekadar melukis kain, tetapi juga melahirkan karya seni dengan makna mendalam. Setiap coretan kuas memiliki arti tersendiri yang tidak bisa dipungkiri. MI Muhammadiyah Pengkol , Nglipar menciptakan batik khas sekolah dengan corak daun jati dan ulat jati. Filosofi ini diambil dari lingkungan sekitar sekolah yang banyak ditumbuhi pohon jati.

Ketika musim kemarau, daun-daun jati akan berguguran, sementara saat musim hujan tiba, daun akan bersemi dan menghadirkan kehidupan baru, termasuk ulat jati yang bermetamorfosis di pohon jati. Proses tersebut mengajarkan rasa syukur atas setiap tahapan kehidupan dan nikmat yang Allah berikan.

“Kami sangat bersyukur dengan adanya Program Sidomukti ini. Melalui pelatihan yang diberikan, kami para guru akhirnya bisa belajar membatik dari dasar hingga pewarnaan. Selain itu, kami juga diajarkan bagaimana mengembangkan batik menjadi produk bernilai jual. Harapan kami, batik khas sekolah ini dapat menjadi kebanggaan sekaligus memberikan manfaat ekonomi untuk meningkatkan fasilitas dan kualitas pendidikan di MI Muhammadiyah Pengkol,” ujar Murni, Kepala Sekolah MI Muhammadiyah Pengkol.

Dengan kemampuan tersebut, pihak sekolah mulai menyiapkan produksi batik sekolah secara mandiri. Untuk membuka pasar, MI Muhammadiyah Pengkol akan mengadakan expo dan fashion show karya batik sekolah, sebagai langkah awal memperkenalkan hasil karya mereka kepada masyarakat luas sekaligus menguatkan branding sekolah sebagai pusat edukasi dan produksi batik.

Di usianya yang ke-32 ini, Dompet Dhuafa terus berikhtiar melahirkan berbagai terobosan program yang lebih efektif, efisien, serta memberikan dampak yang lebih besar, luas, dan berkelanjutan. Kini, Dompet Dhuafa menghadirkan Dompet Dhuafa Goes Communal Industry, sebagai upaya implementasi Zakat Produktif yang lebih advance, dengan harapan dapat menciptakan kemandirian ekonomi umat melalui penguatan industri berbasis komunitas.

“Dengan adanya Program Sidomukti, kami berharap dapat melahirkan generasi yang memiliki keterampilan membatik, sekaligus membuka peluang usaha baru yang bermanfaat bagi sekolah maupun masyarakat sekitar. Selain itu, ini juga menjadi upaya nyata dalam menjaga kelestarian budaya batik sebagai warisan bangsa,” ujar Muhammad Zahron, Pimpinan Dompet Dhuafa Yogyakarta.

Tentang Dompet Dhuafa

Dompet Dhuafa adalah lembaga filantropi islam yang berkhidmat dalam pemberdayaan kaum dhuafa dengan pendekatan budaya, welasasih (filantropis) dan wirausaha sosial. Sudah berjalan lebih tiga dekade (30 tahun), Dompet Dhuafa berkontribusi menghadirkan layanan bagi pemberdayaan dan pengembangan umat melalui lima pilar program yaitu pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial kebencanaan, dakwah dan budaya, serta CSR. (adv)

Tags: Communal IndustryDompet Dhuafa YogyakartaGunung KidulIndustri Batik

Berita Terkait.

Karhutla dan Kekeringan Masih Dominasi, BNPB Minta Daerah Perkuat Kesiapsiagaan
Nusantara

Perkuat Kontribusi bagi Daerah, Wamendiktisaintek Dorong Kampus Riau-Kepri Bentuk Konsorsium

Minggu, 2 Agustus 2026 - 20:05
WADUK
Nusantara

Waduk Pusong Dinormalisasi, Tambahan TKD Lhokseumawe Mulai Dioptimalkan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:40
phi
Nusantara

Grup PHI Tanam 2.800 Bibit Mangrove, Perkuat Ekosistem Pesisir dan Serap Karbon

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 12:12
petani
Nusantara

Usai Menempuh Perjalanan Pertumbuhan 5.108 Km, Cuprinomat® Resmi Hadir di Sidrap

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 03:30
soni
Nusantara

Komitmen Gubernur Andra Soni Perkuat Ketahanan Pangan di Banten Dipuji Pramono Anung

Jumat, 31 Juli 2026 - 23:23
bc3
Nusantara

Penindakan Beruntun, Bea Cukai Kediri Gagalkan Peredaran Lebih dari 4,1 Juta Batang Rokok Ilegal

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:12

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2092 shares
    Share 837 Tweet 523
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2214 shares
    Share 886 Tweet 554
  • Blak-blakan Soal Keputusannya Gabung Persib, Mariano Peralta Tegaskan Hal Ini

    1081 shares
    Share 432 Tweet 270
  • Persebaya Juara Grup B, Persija Dampingi ke Semifinal Piala Presiden

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Hotel Pullman Central Park Kebakaran, 14 Mobil Damkar Dikerahkan

    878 shares
    Share 351 Tweet 220
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.