• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Menkop: Kopdes/Kelurahan Merah Putih Tak Sekadar Program, Namun Jadi Alat Memakmurkan Desa

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Kamis, 3 Juli 2025 - 14:59
in Ekonomi
Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi saat memberikan arahan pada Rapat Koordinasi Penguatan Usaha Kopdes/ Kel Merah Putih se-Provinsi Jawa Barat secara daring, Kamis (3/7/2025). Foto: Istimewa

Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi saat memberikan arahan pada Rapat Koordinasi Penguatan Usaha Kopdes/ Kel Merah Putih se-Provinsi Jawa Barat secara daring, Kamis (3/7/2025). Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Koperasi (Kemenkop) menekankan pentingnya transformasi Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/ Kel) Merah Putih agar benar-benar dapat menjadi entitas atau badan usaha yang produktif sehingga berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat desa.

Hal ini ditegaskan Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi saat memberikan arahan pada Rapat Koordinasi Penguatan Usaha Kopdes/ Kel Merah Putih se-Provinsi Jawa Barat secara daring, Kamis (3/7/2025).

BacaJuga:

FIFA Gift Hadirkan Pengalaman Menonton Piala Dunia 2026 dan Final UCL Lebih dan Berhadiah 

IPA Convex Ke-50, Pemerintah-Industri Satukan Strategi Amankan Pasokan Energi

PLN EPI, PLN Energi Gas dan BAg Sabet 3 Trofi Listrik Indonesia Award 2026

Menkop Budi Arie mendorong agar Kopdes/ Kel Merah Putih benar – benar dapat menjadi lembaga ekonomi yang melayani kebutuhan nyata warga dari dapur rumah tangga hingga urusan kesehatan dan pembiayaan terutama di desa/ kelurahan bukan hanya sekadar program.

“Kita tidak sedang bicara koperasi sebagai ide, tapi sebagai aksi nyata. Koperasi harus hadir sebagai lembaga yang melayani kebutuhan warga dari sembako murah, pembiayaan terjangkau, layanan kesehatan, hingga distribusi logistik,” kata Menkop Budi Arie.

Berdasarkan data statistik, secara nasional saat ini telah terbentuk 80.480 Kopdes/ Kel Merah Putih dimana sebanyak 93,04 persen atau 74.877 unit Kopdes/ Kel Merah Putih telah mendapatkan legalitas dari Kementerian Hukum Republik Indonesia.

Menkop mengapresiasi kinerja dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) karena berkat kegigihannya dalam mendampingi pembentukan/ pendirian koperasi, saat ini seluruh desa atau 100 persen telah melaksanakan musyawarah desa khusus (musdesus) dan sebanyak 5.941 koperasi atau 99,73 persen telah memiliki legalitas Badan Hukum Koperasi.

“Capaian ini tidak hanya menggambarkan kesungguhan pemerintah daerah dan pusat, tetapi juga semangat gotong royong masyarakat desa dalam membangun institusi ekonomi berbasis kekeluargaan,” katanya.

Meski target pembentukan Kopdes/ Kel Merah Putih telah mencapai target, namun Menkop mengingatkan masih terdapat tantangan yang harus dihadapi kedepannya. Pasalnya untuk fase pertama yaitu pembentukan dan pendirian koperasi, masih ada fase lanjutan yang perlu mendapat perhatian serius yaitu fase operasionalisasi.

Dalam fase ini, pemerintah pusat dan daerah harus dapat memastikan usaha koperasi berjalan secara konkret dan memiliki usaha ekonomi yang produktif, sehat dan dipercaya. Sehingga itu diperlukan penguatan aspek manajerial serta penerapan tata kelola yang baik, termasuk digitalisasi koperasi secara menyeluruh.

“Kita tidak menutup mata terhadap tantangan yang masih membayangi seperti partisipasi masyarakat dan kesadaran kolektif terhadap koperasi masih belum merata. Kemudian persepsi publik terhadap koperasi juga kerap tercoreng oleh keberadaan koperasi bermasalah maupun pinjol ilegal berkedok koperasi,” katanya.

Dalam menghadapi tantangan tersebut, Menkop menekankan tiga aspek penting yang harus dipahami oleh setiap pengelola Kopdes/ Kel Merah Putih. Ketiga aspek tersebut yaitu People, Organization, System (POS). Oleh sebab itu aspek penguatan SDM yang kompetitif menjadi kebutuhan mutlak yang harus dipenuhi, kemudian aspek organisasi, koperasi harus memiliki legalitas yang jelas dan tatakelola yang baik. Kemudian dari sistem, koperasi harus ditopang oleh sistem digital yang transparan akuntabel danterintegrasi.

“Melalui kolaborasi yang solid, koperasi desa akan menjadi soko guru ekonomi rakyat, bukan hanya bertahan tapi juga memimpin perubahan,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman berkomitmen untuk menjadikan seluruh Kopdes/ Kel Merah Putih di Jawa Barat dapat beroperasi dengan baik dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat. Pemprov Jabar akan berupaya maksimal agar koperasi ini dapat menjadi sumber perubahan bagi perekonomian di desa-desa.

“Kalau hanya sekedar mengikuti program pusat, ini bisa jadi hanya formalitas saja. Namun jika koperasi ini digerakkan oleh masyarakat, maka akan menjadi solusi nyata bagi kesejahteraan desa,” ucapnya.

Sebagai upaya mewujudkan hal itu, Pemprov Jabar mendorong pengurus koperasi untuk menguasai data potensi ekonomi lokal dan membangun jejaring antar wilayah, termasuk dengan memanfaatkan teknologi digital. Dengan strategi ini, Pemprov Jabar optimis ke depan Kopdes/ Kel Merah Putih di Jabar akan menjadi koperasi yang unggul dan berdampak nyata bagi kehidupan masyarakat.

“Targetnya, dalam tiga tahun ke depan seluruh Kopdes/ Kel di Jawa Barat bisa menjadi koperasi berkualitas tinggi. Semua harus istimewa karena tidak ada hal yang tidak mungkin,” katanya. (srv)

Tags: budi arie setiadikemenkopKopdes/Kel Merah Putih

Berita Terkait.

FIFA Gift Hadirkan Pengalaman Menonton Piala Dunia 2026 dan Final UCL Lebih dan Berhadiah 
Ekonomi

FIFA Gift Hadirkan Pengalaman Menonton Piala Dunia 2026 dan Final UCL Lebih dan Berhadiah 

Sabtu, 25 April 2026 - 12:41
IPA Convex Ke-50, Pemerintah-Industri Satukan Strategi Amankan Pasokan Energi
Ekonomi

IPA Convex Ke-50, Pemerintah-Industri Satukan Strategi Amankan Pasokan Energi

Sabtu, 25 April 2026 - 11:31
PLN EPI, PLN Energi Gas dan BAg Sabet 3 Trofi Listrik Indonesia Award 2026
Ekonomi

PLN EPI, PLN Energi Gas dan BAg Sabet 3 Trofi Listrik Indonesia Award 2026

Sabtu, 25 April 2026 - 10:34
PGN-BRIN Dongkrak Produktivitas Pesisir, Panen Biosalin Jepara Tembus 176 Ton
Ekonomi

PGN-BRIN Dongkrak Produktivitas Pesisir, Panen Biosalin Jepara Tembus 176 Ton

Sabtu, 25 April 2026 - 09:45
Pertamina NRE
Ekonomi

Pertamina NRE Gaungkan “AKU NET-ZERO HERO”, Ajak Publik Jadi Bagian Solusi Iklim

Jumat, 24 April 2026 - 22:58
mine
Ekonomi

MINE Tebar Dividen di Tengah Ekspansi, Sinyal Percaya Diri Pasca-IPO

Jumat, 24 April 2026 - 19:09

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1348 shares
    Share 539 Tweet 337
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    853 shares
    Share 341 Tweet 213
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    911 shares
    Share 364 Tweet 228
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    759 shares
    Share 304 Tweet 190
  • House of Representatives Urges Non-Subsidized Fuel Price Hike Not to Burden Public

    693 shares
    Share 277 Tweet 173
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.