• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Ekonom Minta Pemerintah Integrasikan Data Pedagang Online Sebelum Dikenakan Pajak

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Sabtu, 28 Juni 2025 - 03:38
in Ekonomi
Ilustrasi pedagang online menjual barang dagangannya lewat platform e-commerce. Foto: Freepik

Ilustrasi pedagang online menjual barang dagangannya lewat platform e-commerce. Foto: Freepik

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah tengah memfinalisasi aturan baru mewajibkan platform e-commerce untuk memungut dan menyetorkan pajak penghasilan (PPh) atas transaksi para penjual mereka.

Penyatuan data toko online harus lebih dulu dilakukan sebelum penerapan kebijakan tersebut.

BacaJuga:

Perayaan 1 Tahun dengan Berbagai Penghargaan, Mitsubishi Destinator Tampil Mentereng di GIIAS 2026

Migas Indonesia Masuk Fase Baru, Pengeboran Didorong Lebih Agresif

Kepercayaan Stakeholder Menguat, Indeks Kepuasan Pertamina NRE Naik Jadi 4,30

Direktur Ekonomi Digital di Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Nailul Huda mengatakan, penggabungan data toko online sangat penting mengetahui pelapak yang telah membayar pajak.

Rencananya kebijakan tersebut dikhususkan untuk pelapak belum terdaftar sebagai pengusaha kena pajak (PKP) dan mempunyai omzet Rp500 juta hingga Rp4.8 miliar per tahun.

“Maka, harus ada integrasi data dulu, jangan sampai ada pelapak yang sudah taat pajak tapi dipotong pajak lagi,” kata Huda kepada INDOPOSCO lewat gawai, Jakarta, Jumat (27/6/2025).

Menurutnya, e-commerce sebagai pemungut nantinya juga harus punya data yang pasti untuk penjual yang mempunyai omzet di atas Rp500 juta ke atas dan apakah mereka sudah taat pajak atau belum. “Itu harus jelas terlebih dahulu,” ucap Huda.

Belum lagi, harus ada sinkronisasi data dari satu platform dengan platform lainnya. Kemungkin banyak dilakukan, satu penjual mempunyai dua hingga tiga toko di platform berbeda.

“Artinya, harus ada sinkronisasi data antar platform yang harusnya diatur secara rinci, misalkan menggunakan NIB atau NIK. Agar, tidak terjadi loophole dan kesenjangan lagi bagi penjual daring maupun luring,” ujar Huda.

Kebijakan tersebut memang baiknya mengikat ke pengusaha, baik jualan daring ataupun luring. Sehingga terjadi level of playing field yang sama dan tidak ada pengkhususan bagi penjual daring.

“Jadi saya (kira-red) langkah yang bagus dari pemerintah untuk menerapkan kebijakan yang sama antara penjual daring dan luring,” nilai Huda.

Ia menambahkan, platform e-commerce juga harus sadar bahwa pajak tersebut sebuah keharusan wajib dijalankan oleh penjual ketika penjualnya sudah harus masuk dalam kategori pengusaha kena pajak final.

Namun demikian, pasti ada sebagian dari penjual di lapak ecommerce yang sudah taat membayar pajak bahkan menjadi pengusaha kena pajak . “Jika sudah terdaftar, saya rasa tidak perlu lagi ikut imbauan ini,” imbuh Huda.

Kebijakan tersebut menyasar pada toko online dengan omzet tahunan antara Rp 500 juta hingga Rp 4,8 miliar, lewat skema pemotongan PPh final sebesar 0,5 persen. (dan)

Tags: ekonompajakPedagang Online

Berita Terkait.

Destinator
Ekonomi

Perayaan 1 Tahun dengan Berbagai Penghargaan, Mitsubishi Destinator Tampil Mentereng di GIIAS 2026

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:01
Migas Indonesia Masuk Fase Baru, Pengeboran Didorong Lebih Agresif
Ekonomi

Migas Indonesia Masuk Fase Baru, Pengeboran Didorong Lebih Agresif

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 00:21
Kepercayaan Stakeholder Menguat, Indeks Kepuasan Pertamina NRE Naik Jadi 4,30
Ekonomi

Kepercayaan Stakeholder Menguat, Indeks Kepuasan Pertamina NRE Naik Jadi 4,30

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:34
Kupang Jadi Garda Depan Pengawasan Laut, Purbaya Dorong Modernisasi Armada
Ekonomi

Pabrik Diagnostik Lokal Makin Agresif, Bidik Indonesia Jadi Pusat IVD Asia Tenggara

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:12
Menkop Bawa Semangat Koperasi ke Festival Lembah Baliem Wamena
Ekonomi

Menkop Bawa Semangat Koperasi ke Festival Lembah Baliem Wamena

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:02
Geely
Ekonomi

Kolaborasi Geely dan Chelsea FC Hadirkan Pengalaman Eksklusif untuk Penggemar di Indonesia

Jumat, 7 Agustus 2026 - 20:02

BERITA POPULER

  • Erick-Thohir

    PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2459 shares
    Share 984 Tweet 615
  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2155 shares
    Share 862 Tweet 539
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1993 shares
    Share 797 Tweet 498
  • Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

    1377 shares
    Share 551 Tweet 344
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2712 shares
    Share 1085 Tweet 678
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.