• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Duh Jumat Pagi Kualitas Udara Jakarta Terburuk Lagi, Kali Ini Kedua di Dunia

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Jumat, 27 Juni 2025 - 09:09
in Nasional
udara

Suasana lanskap kota yang diselimuti polusi udara di Jakarta, Rabu (25/6/2025). Foto : Antara/Sulthony Hasanuddin/nz

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pada Jumat pagi, kualitas udara di wilayah DKI Jakarta tergolong tidak sehat dan menempati posisi kedua sebagai kota dengan kualitas udara terburuk secara global.

Menurut informasi dari situs pemantau udara IQAir pukul 06.00 WIB, indeks kualitas udara (Air Quality Index/AQI) Jakarta tercatat di angka 172. Angka ini menandakan bahwa udara berada dalam kategori tidak sehat, khususnya bagi kelompok sensitif, dengan konsentrasi partikel halus PM2.5 yang tinggi.

BacaJuga:

Pernah Beri Bebas Visa ke 169 Negara, Kemenpar Dorong Indonesia Jangan Tertinggal dari Malaysia dan Thailand

Butuh Rp360 Triliun Setahun, DPR Minta Usulan Gaji Guru Rp30 Juta Tak Berhenti Jadi Wacana

IPH Jadi Prioritas Nasional, Pemerintah Dorong Tata Kelola Hukum yang Lebih Efektif

Kategori tersebut menunjukkan bahwa kualitas udara dapat membahayakan kelompok rentan, termasuk manusia, hewan sensitif, serta dapat menyebabkan kerusakan tanaman dan menurunkan nilai estetika lingkungan.

Sebagai respons terhadap kondisi ini, situs tersebut menyarankan agar masyarakat membatasi aktivitas di luar ruangan, menggunakan masker jika terpaksa keluar, serta menutup jendela guna mengurangi paparan udara tercemar dari luar.

Untuk diketahui, kategori “baik” dalam skala AQI mengacu pada kualitas udara dengan PM2.5 antara 0–50, yang tidak berdampak negatif pada kesehatan, lingkungan, atau estetika. Sementara itu, kategori “sedang” (PM2.5 51–100) tidak membahayakan kesehatan manusia atau hewan, tetapi bisa memengaruhi tumbuhan peka dan nilai estetika.

Adapun kategori “sangat tidak sehat” berlaku untuk PM2.5 dengan kisaran 200–299, yang berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat dalam berbagai kelompok. Di atas itu, kategori “berbahaya” (PM2.5 300–500) mencerminkan risiko kesehatan serius bagi populasi secara umum.

Untuk perbandingan, kota dengan tingkat pencemaran udara tertinggi saat itu adalah Kinshasa, Kongo, dengan indeks AQI sebesar 186. Posisi ketiga ditempati Dubai, Uni Emirat Arab (AQI 163), dan posisi keempat Lahore, Pakistan (AQI 162).

Menanggapi persoalan polusi, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta berencana mencontoh kebijakan kota besar dunia seperti Paris dan Bangkok. Kepala DLH DKI Jakarta, Asep Kuswanto, pada Selasa (18/3), menyampaikan bahwa Bangkok memiliki sekitar 1.000 Stasiun Pemantau Kualitas Udara (SPKU), sementara Paris memiliki 400. Jakarta saat ini baru memiliki 111 unit, meningkat dari sebelumnya hanya 5.

Ia menjelaskan, peningkatan jumlah sensor bertujuan agar intervensi terhadap kualitas udara bisa dilakukan secara lebih cepat dan tepat sasaran.

Asep juga menekankan pentingnya keterbukaan informasi terkait kualitas udara. Menurutnya, transparansi data sangat diperlukan agar langkah penanggulangan polusi bisa lebih sistematis dan berkelanjutan seperti dilansir Antara.

Untuk itu, DLH DKI Jakarta menargetkan pemasangan 1.000 sensor kualitas udara berbiaya rendah guna memperluas jangkauan pemantauan secara lebih akurat. (aro)

Tags: dki jakartatercemarudara

Berita Terkait.

Penumpang
Nasional

Pernah Beri Bebas Visa ke 169 Negara, Kemenpar Dorong Indonesia Jangan Tertinggal dari Malaysia dan Thailand

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:23
Guru
Nasional

Butuh Rp360 Triliun Setahun, DPR Minta Usulan Gaji Guru Rp30 Juta Tak Berhenti Jadi Wacana

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:22
Rini
Nasional

IPH Jadi Prioritas Nasional, Pemerintah Dorong Tata Kelola Hukum yang Lebih Efektif

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:02
Teuku-Rafly
Nasional

Menteri Ekraf: Film Jadi Media Efektif Sampaikan Pesan Keluarga

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:20
MPLS 2026 Resmi Disulap Jadi Gerbang Bahagia bagi Murid Baru
Nasional

MPLS 2026 Resmi Disulap Jadi Gerbang Bahagia bagi Murid Baru

Selasa, 23 Juni 2026 - 23:02
Rekor Gol Piala Dunia Dipatahkan, Miroslav Klose Kenang Era Riquelme dan Messi Muda
Nasional

Kado untuk Driver Ojol, Komisi Platform Resmi Turun Jadi 8 Persen per 1 Juli

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:02

BERITA POPULER

  • Kejagung Bongkar Isi WhatsApp, Sony Sonjaya Sebut 41 Nama Peminta Titik Dapur MBG

    Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

    1132 shares
    Share 453 Tweet 283
  • Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1129 shares
    Share 452 Tweet 282
  • Hasil Piala Dunia: Spanyol Bantai Arab Saudi, VAR Selamatkan Belgia dari Kekalahan

    921 shares
    Share 368 Tweet 230
  • Menkeu RI Raih Dukungan Tiongkok untuk Panda Bond, AIIB Siapkan USD17 Miliar

    882 shares
    Share 353 Tweet 221
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    866 shares
    Share 346 Tweet 217
Pemain-Timnas-Kolombia
Olahraga

Hasil Piala Dunia: Menang Tipis Atas Kongo, Kolombia Amankan Tempat di 32 Besar

Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 24 Juni 2026 - 11:43

INDOPOSCO.ID - Kolombia kembali menunjukkan kelasnya di panggung Piala Dunia 2026. Menghadapi Republik Demokratik Kongo dalam pertandingan Grup K, Los...

SelengkapnyaDetails
Tuchel

Hasil Piala Dunia : Kuasai Bola 78 Persen tapi Mandul, Tuchel Akui Inggris Bermain Terlalu Hati-hati Kontra Ghana

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:12
Ronaldo

Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:50
Kroasia

Hasil Piala Dunia: Bungkam Panama 1-0, Kroasia Hidupkan Asa ke Fase Gugur

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:30
CR7

Hasil Piala Dunia: Brace ke Gawang Uzbekistan Bawa Cristiano Ronaldo Ukir Sejarah Baru di Piala Dunia

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:10
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.