• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Bahas Hasil Pemetaan Layanan Publik Bersama Prospera, Menteri PANRB Tekankan Kolaborasi dan Integrasi Layanan

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Jumat, 27 Juni 2025 - 19:24
in Nasional
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini,saat membuka diskusi Hasil Pemetaan Layanan Publik bersama Prospera Indonesia di Kantor Kementerian PANRB, Jakarta, Selasa (25/6/2025). Foto: Dokumen Kementerian PANRB

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini,saat membuka diskusi Hasil Pemetaan Layanan Publik bersama Prospera Indonesia di Kantor Kementerian PANRB, Jakarta, Selasa (25/6/2025). Foto: Dokumen Kementerian PANRB

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) terus memperkuat upaya transformasi pelayanan publik melalui kolaborasi strategis dengan mitra internasional. Bersama Prospera Indonesia, Kementerian PANRB membahas hasil awal pemetaan layanan publik yang disusun melalui analisis kebijakan, studi dokumen, serta data kuantitatif yang komprehensif.

“Pelayanan publik itu bisa kita mulai sebagai awal dari kebijakan, atau sebagai tujuan di akhir. Kita harus tahu dulu kebutuhan masyarakat seperti apa, lalu hasil yang diharapkan seperti apa. Jadi penting untuk melihatnya dari dua sisi,” kata Menteri PANRB Rini Widyantini, saat membuka diskusi Hasil Pemetaan Layanan Publik bersama Prospera Indonesia di Kantor Kementerian PANRB, Jakarta, Selasa (25/6/2025).

BacaJuga:

ETLE Punya Keterbatasan, DPR RI: Kombinasi Tilang Manual Dinilai Jadi Solusi

Pengembangan AI untuk Prioritaskan Pasien IGD, BRIN: Akurasi Masih Perlu Ditingkatkan

Pascaputusan MK, DPR RI Desak Revisi UU Peradilan Militer Tak Tunggu 2 Tahun

Dalam pertemuan tersebut, Rini juga menyoroti tantangan dalam membangun ekosistem pelayanan publik yang terintegrasi. Menurutnya, kolaborasi antarlembaga harus dibangun secara sistemik agar tidak berhenti pada koordinasi teknis, tetapi benar-benar menyatu dalam desain kebijakan dan pelaksanaan di lapangan.

“Kolaborasi tidak bisa dibangun hanya dengan niat baik saja. Kita butuh sistem yang memastikan semua kementerian/lembaga terhubung dan patuh pada arah kebijakan yang sama,” ujarnya.

Menteri PANRB juga mencermati masih banyak proses layanan yang terfragmentasi dan belum sepenuhnya berpusat pada kebutuhan masyarakat. Di sisi lain, pendekatan pelayanan publik di tiap daerah memerlukan penyesuaian berdasarkan kondisi dan kemampuan masing-masing wilayah.

“Saat ini, pemerintah menyadari bahwa kunci penghubung untuk melakukan integrasi sistem layanan publik adalah identitas kependudukan. Harus ada komitmen untuk menyatukan itu. Tanpa keterhubungan informasi, sulit mewujudkan pelayanan yang benar-benar terintegrasi,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Head of Government Finances and Public Sector Performance Prospera, Roksana Khan, menyampaikan pemetaan ini merupakan langkah penting untuk memastikan transformasi digital pemerintahan benar-benar berdampak bagi masyarakat luas.

“Prospera Indonesia hadir untuk memastikan masyarakat benar-benar mendapat manfaat dari layanan pemerintah. Kami melihat Indonesia sudah bergerak cepat dalam transformasi digital pemerintahannya, dan hal ini menjadi modal penting untuk menjawab tantangan layanan publik ke depan,” ujarnya.

Kementerian PANRB berharap, hasil pemetaan ini tidak hanya menjadi dokumen evaluatif, tetapi menjadi fondasi kuat dalam menyusun arah kebijakan pelayanan publik yang lebih adil, efisien, dan menjangkau seluruh masyarakat. (nas)

Tags: Integrasi Layanankementerian panrbPemetaan Layanan PublikProsperarini widyantini

Berita Terkait.

Tilang
Nasional

ETLE Punya Keterbatasan, DPR RI: Kombinasi Tilang Manual Dinilai Jadi Solusi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:47
Cek-Kesehatan
Nasional

Pengembangan AI untuk Prioritaskan Pasien IGD, BRIN: Akurasi Masih Perlu Ditingkatkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:27
TNI
Nasional

Pascaputusan MK, DPR RI Desak Revisi UU Peradilan Militer Tak Tunggu 2 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:05
Program Beasiswa Ini Perluas Akses Pendidikan Tinggi Anak Kurang Mampu
Nasional

Wakil Ketua DPD RI: Kepemimpinan Perempuan Butuh Kesempatan Setara

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:04
Mendikdasmen Perluas Akses PAUD, 888 Ribu Murid TK Terima PIP
Nasional

Mendikdasmen Perluas Akses PAUD, 888 Ribu Murid TK Terima PIP

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:45
India Hentikan Penyelidikan Antisubsidi Kaca Asal Indonesia, Potensi Ekspor Meningkat
Nasional

India Hentikan Penyelidikan Antisubsidi Kaca Asal Indonesia, Potensi Ekspor Meningkat

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:03

OLAHRAGA

BLISPI
Olahraga

Cetak Bintang Sepak Bola dari Daerah, Ketua DPD RI Buka BLISPI Youth Cup V di Bekasi

Editor Nasuha
Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:16

INDOPOSCO.ID - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan B. Najamudin membuka Badan Liga Sepakbola Pelajar Indonesia (BLISPI) Youth Cup...

SelengkapnyaDetails
NOC Indonesia

Menuju Dakar 2026, NOC Indonesia Resmi Lepas 12 Atlet Muda Terbaik

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 02:22
champion

Hasil Liga Champions: MU Dipermak Como, Bayern Gagal Menang Atas Arsenal

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:10
persija

Persija vs Arema: Shin Tae-yong Siapkan Strategi Redam Singo Edan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:51
Hasil Liga Champions: Hujan Gol Tercipta, PSG hingga Liverpool Berpesta

Hasil Liga Champions: Hujan Gol Tercipta, PSG hingga Liverpool Berpesta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:16

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    2422 shares
    Share 969 Tweet 606
  • Bea Cukai Gagalkan Pengangkutan 1,6 Juta Batang Rokok Ilegal di Tol Ciperna

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Atasi Suhu Panas, Pemprov Jakarta Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

    901 shares
    Share 360 Tweet 225
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    870 shares
    Share 348 Tweet 218
  • Napoleon Bonaparte Tutup Usia, Dokter Tifa: Pertemuan Minggu Lalu Jadi Kenangan Terakhir

    875 shares
    Share 350 Tweet 219
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.