• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

“Seribu Bayang Purnama”, Film Inspiratif yang Angkat Isu Petani dan Tawarkan Solusi Pertanian Alami

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Kamis, 26 Juni 2025 - 12:22
in Nasional
Film-Drama
Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Film drama keluarga “Seribu Bayang Purnama” siap tayang serentak di jaringan bioskop nasional mulai 3 Juli 2025. Tidak hanya menyajikan kisah menyentuh, film ini juga membawa pesan kuat tentang perjuangan para petani Indonesia dan pentingnya pertanian alami sebagai solusi ketahanan pangan nasional.

Disutradarai oleh Yahdi Jamhur dan diproduksi oleh Baraka Films, Seribu Bayang Purnama menjadi film layar lebar pertama yang sepenuhnya mengangkat problematika petani pedesaan. Film ini mengupas realita sulitnya petani memperoleh modal dan ketergantungan terhadap pupuk serta pestisida kimia yang mahal, yang seringkali mendorong mereka ke jeratan utang rentenir.

BacaJuga:

Komisi II DPR Dorong Kajian E-Voting untuk WNI di Luar Negeri

Komisi X DPR Dorong Pelibatan Kantin Sekolah dalam Program MBG, Khususnya di Wilayah 3T

Silla University Anugerahkan Gelar Profesor Kehormatan kepada Haikal Hassan atas Dedikasi di Sektor Halal

Kisah ini terinspirasi dari keberhasilan seorang petani muda di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang memelopori “Metode Tani Nusantara” sebuah metode pertanian alami yang sederhana, murah, dan terbukti mampu menekan biaya pertanian hingga 80 kali lipat. Metode ini tidak hanya mengurangi ketergantungan pada produk kimia, tetapi juga meningkatkan hasil panen dan kualitas produk pertanian.

Dalam balutan sinematik yang eksotis khas pedesaan Yogyakarta, film ini mengikuti perjuangan tokoh utama, Putro Hari Purnomo (diperankan oleh Marthino Lio), pemuda yang kembali ke kampung halaman untuk meneruskan perjuangan sang ayah (Nugie) dan mengajak warga desa beralih ke pertanian alami. Namun jalan Putro tidak mudah, ia harus menghadapi konflik dengan keluarga rival yang memiliki kepentingan dalam bisnis pupuk kimia, sekaligus berhadapan dengan dilema cinta kepada Ratih (Givina), anak dari sang rival yang juga pemilik toko pupuk pabrikan.

Didukung oleh akting solid dari para pemeran seperti Marthino Lio, Givina, Nugie, Whani Darmawan, dan Aksara Dena, serta skenario kuat garapan Swastika Nohara penulis pemenang Piala Maya dan nominasi FFI film ini menjanjikan alur cerita yang menghibur sekaligus menggugah kesadaran sosial.

“Film ini bukan hanya hiburan, tapi juga bentuk edukasi dan ajakan kepada masyarakat, terutama generasi muda, untuk kembali mencintai dan membela dunia pertanian. Karena pertanian bukanlah pilihan terakhir, tapi bisa menjadi pilihan hidup yang membanggakan,” ujar Yahdi Jamhur, sutradara sekaligus pendiri Baraka Films.

Menariknya, seluruh keuntungan dari penjualan tiket film ini akan disalurkan untuk program pemberdayaan petani di berbagai daerah, menjadikan Seribu Bayang Purnama bukan hanya karya sinema, tapi juga gerakan nyata.

Dengan pendekatan yang menyentuh dan pesan yang kuat, Seribu Bayang Purnama hadir sebagai film yang tidak boleh dilewatkan. Sebuah kisah yang mengajak penonton kembali menengok akar kehidupan bangsa petani, tanah, dan ketahanan pangan. (ibs)

Tags: drama keluargafilmPertanian AlamiPetani

Berita Terkait.

Komisi II DPR Dorong Kajian E-Voting untuk WNI di Luar Negeri
Nasional

Komisi II DPR Dorong Kajian E-Voting untuk WNI di Luar Negeri

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:31
BPJS Watch: 12 April Jadi Momentum Evaluasi Program MBG dan Perlindungan Anak
Nasional

Komisi X DPR Dorong Pelibatan Kantin Sekolah dalam Program MBG, Khususnya di Wilayah 3T

Selasa, 16 Juni 2026 - 16:31
bpjph
Nasional

Silla University Anugerahkan Gelar Profesor Kehormatan kepada Haikal Hassan atas Dedikasi di Sektor Halal

Selasa, 16 Juni 2026 - 14:04
rini
Nasional

Jumlah MPP Tembus 313, Menteri PANRB Dorong Integrasi dan Digitalisasi Layanan

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:03
menag
Nasional

Pesan Menag di Tahun Baru Islam: Syukuri Masa Lalu, Songsong Masa Depan dengan Harapan

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:48
pratikno
Nasional

Menko PMK Pratikno: Film ‘Jejak Pahit Si Kembang Gula’ Jadi Inspirasi Penguatan Karakter Remaja Indonesia

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:19

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7076 shares
    Share 2830 Tweet 1769
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1770 shares
    Share 708 Tweet 443
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1051 shares
    Share 420 Tweet 263
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    991 shares
    Share 396 Tweet 248
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    908 shares
    Share 363 Tweet 227
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.