• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Kritik Tata Kelola Infrastruktur di Kota Jakarta, Dewan: Pembangunan Harus Responsif

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Kamis, 19 Juni 2025 - 20:30
in Megapolitan
Yuke-Yurike

Ketua Komisi D DPRD Provinsi Jakarta Yuke Yurike dalam Rapat Paripurna laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024 bersama jajaran eksekutif di Ruang Rapat Paripurna. Foto: Istimewa.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ketua Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jakarta,Yuke Yurike, menyoroti sejumlah persoalan serius dalam tata kelola pembangunan infrastruktur dan penyediaan layanan dasar di Ibu Kota.

Ia menegaskan bahwa realisasi proyek yang tinggi tidak boleh menutup mata terhadap pekerjaan yang terbengkalai atau molor dari jadwal.

BacaJuga:

Pemprov DKI Hormati Proses Hukum Mantan Kadis LH, Janji Benahi Tata Kelola Bantargebang

Inovasi Tools AHASS Wahana Percepat Servis, Prestasi KLHR 2026 Jadi Bukti Nyata

Pengedar Ganja 3,6 Kg di Tanah Abang Dibekuk, Polisi Kembangkan Jaringan Pemasok

“Realisasi fisik boleh tinggi, tetapi kita tak boleh abai. Banyak proyek yang belum selesai tepat waktu, bahkan ada yang mangkrak,” katanya dalam keterangan pada Kamis (19/6/2025).

Menurutnya, dalam isu pengendalian banjir, Komisi D mencatat masih banyak saluran air yang tidak terhubung secara sistemik.

Program normalisasi dan revitalisasi drainase dinilai belum berjalan maksimal.

“Bahkan, terjadi tumpang tindih kewenangan antara Pemprov, kementerian teknis, dan lembaga lain,” ujarnya.

Yuke mendorong adanya sinkronisasi perencanaan lintas instansi, pemutakhiran peta saluran air dan titik banjir, serta penggunaan sistem pemantauan berbasis teknologi.

Tak hanya soal drainase, Komisi D juga menyoroti keberadaan rumah susun (rusun) yang belum dihuni meski telah rampung dibangun.

Mirisnya, beberapa rusun bahkan mengalami kerusakan dalam waktu singkat.

“Penempatan warga masih belum berbasis data yang presisi. Siapa yang butuh rusun, siapa yang mampu bayar, dan bagaimana skema subsidi harus jelas dan adil,” jelasnya.

Lanjutnya, Komisi D meminta Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman untuk menyisir ulang data penghuni rusun yang ada, memperbaiki fasilitas, serta memastikan rusun benar-benar layak huni.

Secara umum, Yuke menegaskan perlunya perencanaan pembangunan yang lebih responsif terhadap kebutuhan warga.

Setiap proses harus melibatkan partisipasi masyarakat sejak tahap Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), serta menjamin akuntabilitas dalam pelaksanaannya.

“Partisipasi publik dan transparansi adalah kunci agar pembangunan tak sekadar jadi proyek, tapi benar-benar menjawab kebutuhan warga Jakarta,” pungkasnya. (fer)

Tags: DPRD Provinsi Jakartainfrastrukturpembangunan

Berita Terkait.

Basarnas
Megapolitan

Pemprov DKI Hormati Proses Hukum Mantan Kadis LH, Janji Benahi Tata Kelola Bantargebang

Selasa, 21 April 2026 - 18:28
Mekanik
Megapolitan

Inovasi Tools AHASS Wahana Percepat Servis, Prestasi KLHR 2026 Jadi Bukti Nyata

Selasa, 21 April 2026 - 18:08
narkoba
Megapolitan

Pengedar Ganja 3,6 Kg di Tanah Abang Dibekuk, Polisi Kembangkan Jaringan Pemasok

Selasa, 21 April 2026 - 12:52
hujan
Megapolitan

Didominasi Cerah Berawan, Potensi Hujan di Sebagian Jakarta pada Sore dan Malam Hari

Selasa, 21 April 2026 - 09:05
Kasus Longsor Bantargebang, KLH Tetapkan Mantan Kadis LH Jakarta Tersangka
Megapolitan

Kasus Longsor Bantargebang, KLH Tetapkan Mantan Kadis LH Jakarta Tersangka

Senin, 20 April 2026 - 19:46
Kevin-Wu
Megapolitan

Tragedi Kebakaran Tanjung Duren, DPRD Sebut Bukti Kegagalan Pemprov Jakarta

Senin, 20 April 2026 - 13:11

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1264 shares
    Share 506 Tweet 316
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    877 shares
    Share 351 Tweet 219
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    758 shares
    Share 303 Tweet 190
  • Catat Tanggalnya! Dividen BBRI Rp52,1 Triliun Siap Dibagikan untuk Pemegang Saham

    735 shares
    Share 294 Tweet 184
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    734 shares
    Share 294 Tweet 184
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.