• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Tak Hanya Etika Tahapan Pemilu, DKPP Juga Terima Aduan dari Kasus Asusila hingga Pinjol

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 12 Juni 2025 - 23:13
in Nasional
lukito

Ketua DKPP Heddy Lugito dalam acara Syukuran HUT ke-13 di Kantor DKPP, Jakarta, Kamis (12/6/2025). ( INDOPOSCO.ID / Dilianto)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Heddy Lugito menegaskan bahwa selama ptoses penegakkan etika, pihaknya tidak hanya menerima kasus terkait penyelenggaraan pemilu, namun juga aduan terkait asusila hingga pinjaman online (pinjol) yang dilakukan oleh oenyelenggara pemilu di seluruh Indonesia.

“Dalam pelanggaran etika ada yang dalm tahapan dan non tahapan pemilu, yakni laling banyak terkait dengan asusila dan berada di peringkat pertama. Perkara asusila yang ditangani DKPP, tidak hanya menyangkut kekerasan seksual, tetapi juga perjudian, penyalahgunaan narkotika, dan lainnya,” kata Heddy dalam sambutan di acara HUT ke-13 DKPP di Jakarta, Kamis (12/6/2025).

BacaJuga:

Temui Mahasiswa Demo, DPR Klaim MBG Akan Hemat Rp70 Triliun

Siapkan UMKM Tembus Pasar Dunia, Bea Cukai Berikan Pendampingan Ekspor

DPR Akomodasi Tuntutan Mahasiswa Soal BBM-MBG

“Jadi meskipun pilkada serentak sudah selesai, PSU (pemungutan suara ulang) telah rampung, pengaduan ke DKPP pasti akan selalu ada. Bahkan soal utang piutang (penyelenggara pemilu), pinjol (pinjaman online) dilaporkan ke DKPP, unik memang lembaga ini,” sambungnya.
Heddy.

Untuk pelanggaran tahapan pemilu, baik Pemilu maupun Pilkada, kata Heddy, tentunya terkait dengan etika penyelenggara pemilu dalam bentuk kexurangan.

Salah satu dampak dari pelaksanaan pemilu dan pilkada serentak di tahun 2024 lalu, adalah meningkatnya jumlah pelanggaran, tidak terkecuali pelanggaran etik. Pengaruh eksternal menjadi faktor penyumbang tingginya pelanggaran etik oleh penyelenggara pemilu.

“Pengaruh tersebut dari luar terutama peserta pemilu. Berdasarkan catatan kami pelanggaran yang terjadi terutama selama tahapan karena pengaruh peserta dibarengi dengan integritas yang lemah,” tegasnya.

Untuk itu, memasuki usia yang ke-13 tahun pada hari ini, kata Heddy, DKPP berkomitmen terus berbenah dan memperbaiki diri dalam banyak hal.

“Fokus utama DKPP dalam beberapa tahun ini adalah pelaksanaan pemilu dan pilkada serentak. pesta demokrasi tersebut merupakan yang terbesar dalam sejarah Indonesia. Ke depannya DKPP akan terus memperbaiki banyak hal terkait etika penyelenggara pemilu,” ucapnya.

Meski melakukan penegakkan hukum, ujar Heddy, putusan DKPP juga telah merehabilitasi nama baik penyelenggara pemilu yang mencapai 52 persen. “Angka tersebut menjadi bukti keberadaan DKPP bukan hanya untuk menghukum, tetapi menjaga marwah penyelenggara pemilu,* beber Heddy

Sebagai informasi, jumlah pengaduan yang diterima sebanyak 5.832 sepanjang lembaga ini berdiri sejak 12 Juni 2012 (data sampai dengan 8 Juni 2025).

Dari pengaduan tersebut, 2.475 telah diputus dengan jumlah teradu 10.108 penyelenggara pemilu. Sebanyak 5.322 di antaranya direhabilitasi karena tidak terbukti melanggar kode etik penyelenggara pemilu.

Sedangkan penyelenggara pemilu yang mendapatkan sanksi peringatan (teguran tertulis) sebanyak 3.378. Pemberhentian sementara (86), pemberhentian dari jabatan ketua/koordinator divisi (97), serta pemberhentian tetap (791).

“Hanya 48 persen (penyelenggara pemilu yang mendapatkan sanksi DKPP), dan hampir semuanya menerima (putusan DKPP), hanya yang beberapa saja yang menyoal tindaklanjut putusan DKPP yang ditindaklanjuti KPU maupun Bawaslu,” sambungnya.

Heddy juga menyesalkan beberapa pihak yang masih menyoalkan putusan DKPP, salah satunya dengan menggugat ke Pengadilan Tata Usaha Negeri (PTUN).

“Bagi kami ini adalah otokritik, apakah karena putusan DKPP atau pribadi penyelenggara itu bermasalah. Ini merupakan sebuah evaluasi bagi kami,” pungkasnya.

Dalam kesempatan ini, Wakil Menteri Dalam Negeri, Ribka Haluk, mengapresiasi kinerja DKPP dalam menyukseskan pemilu dan pilkada serentak tahun 2024. Di matanya, DKPP adalah benteng utama dalam menjaga kode etik penyelenggara pemilu.

“DKPP menjaga kepercayaan publik melalui penyelesaian perkara dan pemberian sanksi yang tegas terhadap pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu,” tegas Ribka. (dil)

Tags: Dewan Kehormatan Penyelenggara PemiluDKPPKasus Asusilapemilupinjol

Berita Terkait.

sufmi
Nasional

Temui Mahasiswa Demo, DPR Klaim MBG Akan Hemat Rp70 Triliun

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:31
bc2
Nasional

Siapkan UMKM Tembus Pasar Dunia, Bea Cukai Berikan Pendampingan Ekspor

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:11
dasco
Nasional

DPR Akomodasi Tuntutan Mahasiswa Soal BBM-MBG

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:47
bc2
Nasional

Tim Gabungan Bea Cukai Musnahkan Ribuan Batang Ganja di Aceh Utara

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:30
karhutla
Nasional

El Nino Diprediksi Menguat, Pemerintah Serukan Gerak Cepat Cegah Karhutla

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:08
umi
Nasional

Raih Anugerah SMSI 2026, Umi Sjarifah Buktikan Ketangguhan Perempuan Memimpin Media

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:27

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7136 shares
    Share 2854 Tweet 1784
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1776 shares
    Share 710 Tweet 444
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    994 shares
    Share 398 Tweet 249
  • Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

    946 shares
    Share 378 Tweet 237
Kejagung Bongkar Peran Glory Harimas Sihombing, Tersangka Baru Korupsi MBG
Olahraga

Alasan Granit Xhaka Ambil Penalti di Injury Time saat Swiss Bekuk Bosnia

Editor Juni Armanto
Jumat, 19 Juni 2026 - 16:42

INDOPOSCO.ID – Setelah sempat tersendat di laga pembuka, Swiss akhirnya menemukan ritmenya di laga kedua Piala Dunia 2026 pada Jumat...

SelengkapnyaDetails
Ismael Kone

Piala Dunia 2026: Kemenangan Kanada Diwarnai Cedera Horor Ismael Kone, Jesse Marsch Prihatin

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:37
Hasil Piala Dunia: Bungkam Korsel 1-0, Meksiko Pastikan Langkah ke 32 Besar

Hasil Piala Dunia: Bungkam Korsel 1-0, Meksiko Pastikan Langkah ke 32 Besar

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:47
Piala Dunia 2026: Hugo Broos Puas Afsel Tampil Lebih Agresif saat Imbangi Ceko

Piala Dunia 2026: Hugo Broos Puas Afsel Tampil Lebih Agresif saat Imbangi Ceko

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:01
Hasil Piala Dunia: Kanada Gunduli Qatar, Swiss Menang Meyakinkan atas Bosnia

Hasil Piala Dunia: Kanada Gunduli Qatar, Swiss Menang Meyakinkan atas Bosnia

Jumat, 19 Juni 2026 - 08:23
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.