• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

KSPI: Job Fair Potret Buram Dunia Ketenagakerjaan Indonesia

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Kamis, 12 Juni 2025 - 01:05
in Nasional
Pencari-Kerja

Pencari kerja memadati area antre masuk kegiatan Job Fair yang digelar Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat di President University Convention Center Jababeka pada Selasa (27/5/2025). ANTARA/Pradita Kurniawan Syah

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Presiden Partai Buruh sekaligus Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menyatakan kegiatan bursa lowongan pekerjaan atau Job Fair merupakan bukti potret buram dunia ketenagakerjaan berkaitan dengan pengelolaan angkatan kerja.

“Apa itu Job Fair? Itu sudah tidak realibel lagi dalam dunia teknologi yang sudah maju. Dengan menggunakan aplikasi saja, itu sudah bisa,” katanya dikonfirmasi dari Cikarang, Rabu.

BacaJuga:

Arab Saudi dan Indonesia Perkuat Kerja Sama Pariwisata dalam Pertemuan Tingkat Menteri

Digitalisasi Perlinsos Dimulai dari Surabaya, Warga Bisa Daftar Langsung untuk Akses Bansos

Dirjen Keuda Dorong BUMD Berbenah Total, Siap Jadi Mesin Penggerak Ekonomi Daerah

Ia menyinggung penyebab pengelolaan angkatan kerja yang tidak menjelaskan realitas di sektor formal ketenagakerjaan mulai dari janji politik pemerintah hingga janji ketersediaan 400.000 lapangan kerja tersedia setiap pertumbuhan ekonomi 1 persen dan 2 juta lapangan baru apabila bertumbuh 5 persen.

Menurut dia, produk ‘Job Fair’ justru membuka ketidakmampuan dalam mengelola labor market atau pasar kerja, di mana sesuai amanah UUD 1945 bahwa setiap WNI berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan.

Di Indonesia di era tahun 1991, Dinas Tenaga Kerja menjadi garis terdepan memfasilitasi pencari kerja mendapatkan pekerjaan hingga tempat mengadu persoalan ketenagakerjaan namun saat ini peran tersebut sudah menghilang.

“Di era itu, kartu kuning wajib, dengan demikian dinas tenaga kerja menjadi bank dari angkatan kerja. Jadi begitu investor masuk ke kabupaten, kota atau provinsi, data sudah ada tersaji. Dan itu yang sekarang dilakukan Vietnam, negara tujuan utama investasi hari ini,” katanya.

“Tapi sekarang, di Cikarang itu mau dapat kerja bayar dulu Rp5-20 juta, betul itu, terkonfirmasi betul, belum tentu diterima. Di Serang masuk perusahaan sepatu ternama dikenakan Rp40 juta dan di Subang Rp10 juta sekadar masuk dan belum tentu diterima,” katanya.

Ia mengungkap, di Cikarang tahun 1990-an, yang terjadi pengusaha yang mengejar buruh atau mencari calon tenaga kerja. “Saya tahu bener itu di tahun 1991. Tidak ada itu Job Fair sampai berebut begitu,” imbuh dia.

Terpisah, sejumlah pencari kerja mengeluhkan tidak kunjung mendapat panggilan wawancara 15 hari usai mengikuti Job Fair 2025 yang digelar Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

NSR (22) pencari kerja asal Desa Cibarusah Jaya, Kecamatan Cibarusah mengaku ekecewaan karena belum juga mendapatkan panggilan wawancara meskipun telah melamar ke tujuh perusahaan melalui unggah data dari barcode saat acara berlangsung.

Keluhan serupa diungkapkan SFH (18) warga Desa Simpangan, Kecamatan Cikarang Utara. Bahkan ia sudah menanyakan kepada teman-temannya yang lain yang juga dapat jawaban sama bahwa mereka belum dapat panggilan.

Merespons hal ini, Wakil Bupati Bekasi Asep Surya Atamaja menjelaskan proses penyortiran data pelamar masih berlangsung. Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bekasi sedang memilah pelamar dengan memprioritaskan warga lokal Kabupaten Bekasi.

“Nanti akan dipanggil. Sekarang kan lagi dipilah-pilih dulu, sedang disortir. Kan banyak juga orang-orang luar Kabupaten Bekasi yang kemarin datang. Yang dari luar Kabupaten Bekasi akan mental sendiri,” katanya.

Dirinya meminta masyarakat untuk bersabar mengingat banyak jumlah pelamar yang mengikuti acara tersebut.

“Kenapa kita prioritaskan? Karena Kabupaten Bekasi merupakan kota industri. Ada 7 ribu sekian perusahaan tapi pengangguran masih sangat tinggi. Mudah-mudahan Job Fair ini dapat menyerap tenaga kerja lokal sehingga pengangguran berkurang,” kata dia. (bro)

Tags: job fairKetenagakerjaankspi

Berita Terkait.

Menpar
Nasional

Arab Saudi dan Indonesia Perkuat Kerja Sama Pariwisata dalam Pertemuan Tingkat Menteri

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:08
Fifi-Aleyda-Yahya
Nasional

Digitalisasi Perlinsos Dimulai dari Surabaya, Warga Bisa Daftar Langsung untuk Akses Bansos

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:26
Workshop
Nasional

Dirjen Keuda Dorong BUMD Berbenah Total, Siap Jadi Mesin Penggerak Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 09:25
Wihaji
Nasional

Saling Pahami Watak dan Bahasa Kasih Tingkatkan Kualitas Komunikasi Keluarga

Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:44
siswa
Nasional

SPMB 2026 Diawasi Ketat, Kemendikdasmen Minta Pemda Tutup Celah Titipan dan Pungutan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 06:06
kereta
Nasional

Perlintasan Kereta Ribuan, DPR: Jangan Tunggu Korban, Baru Pemerintah Bergerak

Sabtu, 13 Juni 2026 - 05:05

BERITA POPULER

  • tj

    Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    933 shares
    Share 373 Tweet 233
  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1238 shares
    Share 495 Tweet 310
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    902 shares
    Share 361 Tweet 226
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1494 shares
    Share 598 Tweet 374
  • Menang atas Mozambik, Ranking Indonesia Kini Makin Baik

    732 shares
    Share 293 Tweet 183
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.