• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Wagub Banten Sebut Gebrag Ngadu Bedug Momentum Lestarikan Budaya Ke-Islaman

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Minggu, 8 Juni 2025 - 13:53
in Nusantara
dimyati

Wakil Gubernur Banten Dimyati pada Pembukaan Gebrag Ngadu Bedug 2025 di Alun-alun Kabupaten Pandeglang. Foto : istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Wakil Gubernur (Wagub) Banten A Dimyati Natakusumah menegaskan, Pemerintah Provinsi Banten komitmen dalam melestarikan budaya keislaman di Provinsi Banten. Pemerintah, masyarakat, pelaku budaya harus menjaga Gebrag Ngadu Bedug Kabupaten Pandeglang sebagai bagian dari Kharisma Event Nusantara (KEN) 2025.

Hal itu disampaikan Dimyati pada Pembukaan Gebrag Ngadu Bedug 2025 di Alun-alun Kabupaten Pandeglang, Sabtu malam (7/6/2025) malam

BacaJuga:

Usai Gempa Dangkal M 6,7 Guncang Sulteng, Kini Bergeser ke Cilacap di Jawa Tengah

NHM Inisiasi Aksi Bersih di Tanjung Barnabas dan Dukung Penghijauan MTs Bukit Tinggi

Gempa M 6,7 Sulteng Telan Korban Jiwa, Satu Warga Sigi Meninggal

Menurut Dimyati, masuknya event ini ke dalam KEN bukan hanya kebanggaan bagi Provinsi Banten, tetapi juga menjadi tanggung jawab kolektif seluruh elemen masyarakat untuk menjaga dan mengembangkan tradisi Islam yang telah mengakar kuat di tengah masyarakat.

“Gebrag Ngadu Bedug sekarang resmi menjadi bagian dari Kharisma Event Nusantara. Ini artinya, kita semua—pemerintah, masyarakat, pelaku budaya—harus menjaganya. Karena ini bukan sekadar budaya, tapi jati diri keislaman masyarakat Pandeglang,” tegas Dimyati.

Dimyati menjelaskan, tradisi Gebrag Ngadu Bedug telah berlangsung sejak tahun 1950-an. Bukan hanya kompetisi menabuh bedug, event itu juga menampilkan ragam seni Islami lainnya seperti tarian tradisional, parade kostum budaya, kreasi koreografi Islami, hingga musik marawis,.dan hadroh yang meriah.

Dimyati menilai, kombinasi antara seni, budaya, dan nuansa religius ini adalah kekuatan utama Gebrag Ngadu Bedug sebagai warisan budaya Islam khas Banten.

“Kalau sudah seni, ditambah budaya, lalu dibalut dengan nilai keislaman, maka inilah yang disebut ekspresi Islam yang damai, indah, dan mengakar,” ungkapnya.

Dimyati menyampaikan tiga pesan utama dalam pelaksanaan Gebrag Ngadu Bedug 2025,. Yaitu melestarikan budaya tradisional keislaman, memberikan ruang ekspresi kreatif masyarakat, dan meningkatkan solidaritas dan kebersamaan umat.

Dikatakan, melestarikan budaya tidak mudah. Dirinya meminta Pemerintah Kabupaten Pandeglang menjadikannya sebagai even tahunan wajib.

“Ini adalah dakwah kultural,” ucapnya.

Dimyati menyebutkan bahwa even ini juga memberikan ruang ekspresi kreatif masyarakat, Menurutnya penting, membuka panggung bagi seniman lokal, santri, dan generasi muda untuk tampil dan mengekspresikan identitasnya melalui seni Islami.

“Dari parade bedug, kostum, tarian, sampai koreografi, semuanya adalah bentuk ekspresi budaya yang hidup,” kata Dimyati.

Dimyati menjelaskan even dapat meningkatkan solidaritas dan kebersamaan umat, Menurutnya, event seperti itu mampu mempererat persatuan masyarakat, khususnya dalam menyambut hari besar Islam seperti Idul Adha.

“Ini bukan hanya festival, tapi juga pengikat sosial yang sangat kuat. Di sinilah kita merasakan kekompakan dalam suasana keagamaan,” tambahnya.

Wakil Gubernur juga mengungkapkan bahwa dengan masuknya Gebrag Ngadu Bedug, Provinsi Banten kini memiliki dua budaya yang masuk dalam daftar KEN. Pertama Seba Baduy dan kini Gebrag Ngadu Bedug dari Kabupaten Pandeglang. Ditambahkan, bahwa Seren Taun Kasepuhan Cisungsang dari Kabupaten Lebak juga sedang diusulkan untuk menjadi yang ketiga.

“Ini bukti bahwa Banten kaya budaya. Dari Baduy yang memelihara kearifan lokal, hingga Pandeglang yang menjaga budaya Islam. Keduanya sama penting dan sama mulianya,” katanya.

Dimyati menegaskan pentingnya peran serta semua pihak, mulai dari Pemerintah Kabupaten, Kementerian, pelaku usaha, BUMN/BUMD, hingga masyarakat, dalam mendukung pelaksanaan even ini secara berkelanjutan.

“Saya ingin tahun depan dan tahun-tahun berikutnya, Gebrag Ngadu Bedug makin meriah. Makin besar, makin dikenal, dan makin mendunia,” tandas Dimyati. (yas)

Tags: Budaya IslamDimyati NatakusumahGebrag NgaduPemprov Banten

Berita Terkait.

Gempa-Cilacap
Nusantara

Usai Gempa Dangkal M 6,7 Guncang Sulteng, Kini Bergeser ke Cilacap di Jawa Tengah

Rabu, 17 Juni 2026 - 00:38
Perwira-NHM
Nusantara

NHM Inisiasi Aksi Bersih di Tanjung Barnabas dan Dukung Penghijauan MTs Bukit Tinggi

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:26
Rumah
Nusantara

Gempa M 6,7 Sulteng Telan Korban Jiwa, Satu Warga Sigi Meninggal

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:35
Dampak-gempa
Nusantara

Update Gempa M 6,7 Guncang Sulteng, 32 Warga Luka dan Puluhan Rumah Rusak

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:24
BMKG Catat 13 Gempa Susulan di Palu, Warga Diimbau Tetap Waspada
Nusantara

BMKG Catat 13 Gempa Susulan di Palu, Warga Diimbau Tetap Waspada

Selasa, 16 Juni 2026 - 15:11
Gempa M6,7 Guncang Palu, Warga di Sejumlah Wilayah Sulteng Panik Berhamburan
Nusantara

Gempa M6,7 Guncang Palu, Warga di Sejumlah Wilayah Sulteng Panik Berhamburan

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:45

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7110 shares
    Share 2844 Tweet 1778
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1775 shares
    Share 710 Tweet 444
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1068 shares
    Share 427 Tweet 267
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    993 shares
    Share 397 Tweet 248
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    960 shares
    Share 384 Tweet 240
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.