• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Banyak Klaim Keberhasilan Program Pemerintah Tak Sejalan Realita di Lapangan

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Sabtu, 31 Mei 2025 - 16:58
in Headline
Presiden Prabowo Subianto

Presiden RI Prabowo Subianto. Foto: Dok Setkab

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Bhima Yudhistira menganggap, capaian pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang diklaim berhasil tidak selalu sesuai dengan kenyataan. Sebab, masih terdapat masalah sosial dirasakan masyarakat, salah satunya, keterbatasan lapangan kerja.

Sempitnya lapangan kerja dapat menyebabkan pengangguran, kemiskinan, dan berbagai masalah sosial lainnya. Kondisi itu semakin mengkhawatirkan setelah adanya ricuh kegiatan job fair atau lowongan pekerjaan di Cikarang Utara baru-baru ini.

BacaJuga:

Faktor Keamanan, Duel Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda

Komisi Reformasi Polri Usulkan Demiliterisasi hingga Perbaikan Rekrutmen ke Presiden

Cegah Korupsi, KSP Ancam Sidak Terkait Jual Beli Titik SPPG

“Iya, banyak klaim keberhasilan program tidak sejalan dengan realita di lapangan,” kata Bhima melalui gawai, Jakarta, Sabtu (31/5/2025).

Kisruh job fair dinilainya bukti pemerintah gagal sediakan lapangan kerja. Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terus terjadi dan masif di sektor padat karya.

“Di tiap job fair itu ada korban PHK juga dan fresh graduate saling berebut lowongan kerja. Sementara industri pengolahan yang padat karya loyo, tidak dibantu serius oleh pemerintah,” nilai Bhima.

Ia mengusulkan, belanja negara serapannya didorong agar lapangan kerja di daerah naik, khususnya serapan belanja modal.

“Revisi Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 8 Tahun 2024 untuk cegah banjir barang impor yang pukul industri padat karya lokal,” ucap Bhima.

Bahkan salah satu stimulus ekonomi yang akan diberikan pemerintah kepada masyarakat, Bantuan Subsidi Upah (BSU) hanya berdampak kecil kepada sebagian masyarakat. Persoalan ketersediaan lapangan kerja menjadi tantangan pemerintah.

“Program bantuan subsidi upah (BSU) dan diskon tarif listrik itu cuma ‘paracetamol’, tidak selesaikan masalah lapangan kerja,” kritik Bhima.

Presiden Prabowo Subianto menyatakan, bahwa enam bulan pertama masa pemerintahannya telah menghasilkan capaian-capaian yang signifikan dan fundamental memperkuat landasan kebangkitan bangsa.

Saat ini, pemerintah telah menghasilkan 28 kebijakan baru yang berhubungan langsung dengan hajat hidup rakyat, disertai lebih dari 100 hingga hampir 200 produk hukum.

“Kalau kita lihat secara objektif, saya mau katakan bahwa dalam enam bulan kita memerintah, kita telah mencapai hal-hal yang cukup berarti, hal-hal yang bersifat fundamental, memperkuat landasan kebangkitan kita sebagai bangsa,” ucap Prabowo saat memimpin rapat Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin, (5/5/2025). (dan)

Tags: Prabowo SubiantoPresiden Prabowoprogram pemerintah

Berita Terkait.

rizky
Headline

Faktor Keamanan, Duel Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda

Rabu, 6 Mei 2026 - 15:47
Komisi Reformasi Polri Usulkan Demiliterisasi hingga Perbaikan Rekrutmen ke Presiden
Headline

Komisi Reformasi Polri Usulkan Demiliterisasi hingga Perbaikan Rekrutmen ke Presiden

Rabu, 6 Mei 2026 - 09:30
dudung
Headline

Cegah Korupsi, KSP Ancam Sidak Terkait Jual Beli Titik SPPG

Selasa, 5 Mei 2026 - 22:02
Rp220 Juta Melayang! Inilah Modus 51 Jemaah Haji Ilegal yang Digagalkan di Bandara Soetta
Headline

Rp220 Juta Melayang! Inilah Modus 51 Jemaah Haji Ilegal yang Digagalkan di Bandara Soetta

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:31
Rupiah
Headline

Ini Alasan Wacana Militerisasi Penerima Beasiswa LPDP Disoal

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:13
Basarnas
Headline

Update Penanganan Kasus Kecelakaan KA di Bekasi, Polisi Telah Periksa 36 Saksi

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:52

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3691 shares
    Share 1476 Tweet 923
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1600 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1296 shares
    Share 518 Tweet 324
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1045 shares
    Share 418 Tweet 261
  • DPR Desak Kemenhub Revisi Aturan Ojol Usai Komitmen Presiden Pangkas Tarif di Bawah 10 Persen

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.