• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Mandi Malam Dianggap Jadi Faktor Utama, Simak Fakta dan Mitos Seputar Rematik

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Kamis, 29 Mei 2025 - 20:12
in Gaya Hidup
rematik

Ilustrasi - Seseorang terkena penyakit rematik. Foto: Freepik

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Rematik sering kali dianggap sebagai penyakit yang hanya menyerang orang tua atau sebagai akibat dari kebiasaan sederhana seperti mandi malam. Padahal, anggapan-anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar.

Rematik merupakan kondisi medis yang kompleks, mencakup lebih dari 80 jenis penyakit yang memengaruhi sendi, otot, dan jaringan sekitarnya. Untuk memahami rematik secara benar, penting bagi kita untuk memisahkan fakta dan mitos yang sudah terlanjur dipercaya masyarakat.

BacaJuga:

Jelang “Spooky In Love” Tamat, Rating “Flex X Cop 2” Capai Rekor Baru

Resmi Bergabung dengan Agensi BILLIONS, Yoo Ah In Bersiap Comeback Akting Usai Sempat Tersandung Kasus

Siap Sapa Penggemar, Yves Eks LOONA Gelar Tur Solo Asia dan Australia November Mendatang

Apa Itu Penyakit Rematik?

Dilansir dari Siloam Hospitals, rematik atau penyakit reumatik adalah sekelompok kondisi medis yang menyerang sistem muskuloskeletal, terutama sendi, otot, tulang, dan jaringan lunak. Penyakit ini terbagi menjadi dua golongan besar:

1. Rematik Autoimun
Kelompok ini disebabkan oleh gangguan sistem kekebalan tubuh yang menyerang jaringan sehat, seperti rheumatoid arthritis (peradangan kronis pada sendi) dan lupus (penyakit autoimun sistemik yang bisa memengaruhi berbagai organ tubuh, termasuk kulit, sendi, dan ginjal).

2. Rematik Non-Autoimun
Umumnya disebabkan oleh keausan sendi atau metabolisme yang terganggu, contohnya osteoarthritis (pengapuran sendi akibat kerusakan tulang rawan) dan gout arthritis (peradangan sendi akibat penumpukan kristal asam urat).

Mitos dan Fakta Seputar Rematik

Banyak orang masih terjebak dalam berbagai mitos seputar rematik. Berikut beberapa anggapan yang perlu diluruskan:

1. Mandi malam menyebabkan rematik. Ini adalah mitos. Faktanya mandi malam bukan penyebab rematik. Namun, bagi penderita rematik, udara atau air dingin memang bisa memperburuk gejala karena menyebabkan kekakuan sendi. Gunakan air hangat untuk menghindari rasa tidak nyaman.

2. Sayuran hijau menyebabkan rematik. Anggapan ini juga mitos. Faktanya sayuran hijau justru kaya akan zat anti-inflamasi yang baik untuk mengurangi peradangan. Yang sebaiknya dihindari adalah makanan tinggi lemak jenuh, terlalu manis, terlalu asin, dan makanan olahan berlebih.

3. Pijat dan sandal terapi menyembuhkan rematik. Ini juga merupakan mitos. Faktanya pijat dapat membantu meredakan ketegangan otot, tetapi bukan solusi untuk menyembuhkan rematik. Sandal akupresur juga tidak dapat menggantikan pengobatan medis. Sebaiknya, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum mencoba terapi alternatif.

4. Rematik hanya menyerang orang tua. Anggapan ini juga tidak sepenuhnya benar. Faktanya, rematik juga bisa menyerang usia muda, bahkan anak-anak (juvenile arthritis). Gaya hidup tidak sehat seperti jarang olahraga, merokok, dan obesitas dapat meningkatkan risiko terkena rematik di usia muda.

5. Wanita lebih rentan terkena rematik. Hal ini memang fakta adanya. Beberapa jenis rematik, seperti rheumatoid arthritis dan lupus, lebih sering menyerang wanita, terutama pada usia produktif. Namun, jenis seperti ankylosing spondylitis justru lebih sering terjadi pada pria.

6. Obat herbal dan jamu bisa menyembuhkan rematik. Hal ini mitos. Meskipun beberapa ramuan herbal memiliki khasiat anti-inflamasi, penggunaan obat tradisional harus tetap dalam pengawasan medis. Faktanya, pengobatan rematik perlu disesuaikan dengan penyebab dan jenis penyakitnya, bukan hanya mengandalkan jamu.

7. Rematik tidak bisa disembuhkan. Hal ini sebagian dianggap benar. Faktanya, beberapa jenis rematik seperti soft tissue rheumatism (contoh: jari kaku atau plantar fasciitis) dapat disembuhkan dengan penanganan tepat. Namun, penyakit rematik autoimun seperti lupus atau osteoarthritis bersifat kronis dan memerlukan pengobatan jangka panjang untuk mengontrol gejalanya.

Pentingnya Gaya Hidup Sehat untuk Mencegah Rematik

Tidak semua jenis rematik bisa dicegah, namun risiko terkena rematik bisa ditekan melalui gaya hidup sehat. Beberapa langkah pencegahan yang bisa dilakukan antara lain rutin berolahraga untuk menjaga fleksibilitas dan kekuatan otot; menjaga berat badan ideal; menghindari merokok dan konsumsi alkohol berlebih; serta mengonsumsi makanan bergizi, termasuk sayur, buah, dan sumber omega-3.

Jangan anggap sepele nyeri sendi yang berulang, terasa kaku di pagi hari, atau bengkak di bagian tertentu. Jika gejala tersebut muncul, segera konsultasikan ke dokter spesialis rematologi atau penyakit dalam untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.

Rematik bukan penyakit yang hanya menyerang orang tua, bukan pula akibat mandi malam atau makan sayur hijau. Ini adalah penyakit medis serius yang butuh penanganan profesional. Semakin dini gejala dikenali dan ditangani, semakin baik pula kualitas hidup penderita rematik. Maka dari itu, jangan biarkan mitos menghalangi langkah Anda untuk hidup sehat dan bebas nyeri. (her)

Tags: Mandi MalamRematik

Berita Terkait.

12 Tahun Projo, Budi Arie Serukan Pemberantasan Korupsi di Lingkaran Kekuasaan
Gaya Hidup

Jelang “Spooky In Love” Tamat, Rating “Flex X Cop 2” Capai Rekor Baru

Minggu, 23 Agustus 2026 - 22:04
Karhutla Kalsel Makin Membara, 595 Hektare Hangus: Helikopter Turun Tangan
Gaya Hidup

Resmi Bergabung dengan Agensi BILLIONS, Yoo Ah In Bersiap Comeback Akting Usai Sempat Tersandung Kasus

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:07
Karhutla Kalsel Makin Membara, 595 Hektare Hangus: Helikopter Turun Tangan
Gaya Hidup

Siap Sapa Penggemar, Yves Eks LOONA Gelar Tur Solo Asia dan Australia November Mendatang

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:06
Karhutla Kalsel Makin Membara, 595 Hektare Hangus: Helikopter Turun Tangan
Gaya Hidup

Direktur Kreatif ILLIT Kalah Gugatan Hukum Melawan Min Hee Jin

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:05
net
Gaya Hidup

Momen Nostalgia Masa Lalu, G-Dragon Ungkap Kelakuan Idol Pria yang Pernah Sambangi Asrama Dara 2NE1

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:02
Rapat-Pleno
Gaya Hidup

9 IKU Lampaui Target, UT Perkuat Jejak sebagai Kampus Digital

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:21

BERITA POPULER

  • Dari Tengah Rig, Pertamina Drilling Kobarkan Semangat Kemerdekaan dan Jaga Energi Indonesia

    Bea Cukai Yogyakarta Awasi Pemusnahan Rokok HM Sampoerna, Pastikan Sesuai Ketentuan

    30972 shares
    Share 12389 Tweet 7743
  • Polisi Blokade Mahasiswa di Thamrin, Ini Lokasi Demo yang Diperbolehkan

    6415 shares
    Share 2566 Tweet 1604
  • Harga Emas Pekan Depan Bakal Berayun, Selisih Proyeksi Capai Rp300 Ribu

    3291 shares
    Share 1316 Tweet 823
  • Pelajar Tewas Terlindas Truk, Pramono Anung Minta Jalan Licin Kramat Jati Diperbaiki

    2371 shares
    Share 948 Tweet 593
  • Rumah Tahan Gempa BRIN Lulus Ujian, Siap Jadi Model Rekonstruksi di Daerah Rawan Bencana

    1749 shares
    Share 700 Tweet 437
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.