• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Aceh Setujui Rencana Pembangunan Pabrik Minyak Goreng Senilai Rp1,5 Triliun

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Kamis, 29 Mei 2025 - 04:08
in Ekonomi
Muzakir-Manaf

Gubernur Aceh Muzakir Manaf saat menekan MoU kerjasama pembangunan pabrik minyak goreng, di Banda Aceh, Selasa (27/5/2025). Foto: Antara

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah Aceh menyetujui rencana pembangunan refinery crude palm oil (CPO) atau pabrik minyak goreng oleh PT Flora Agung Group dengan perkiraan nilai investasi sebesar Rp1,5 triliun.

“Iya, untuk rencana investasinya sekitar Rp1,5 triliun, dan dilaksanakan secara bertahap,” kata Chief Operasional Officer (COO) PT Flora Agung Grup, Zia Muhammad saat dikonfirmasi dari Banda Aceh, seperti dilansir Antara, Rabu (28/5/2025).

BacaJuga:

OMODA & JAECOO Siapkan Inovasi Desain dan Teknologi Cerdas di International User Summit 2026

Pertamina Salurkan 45 Alat Tenun untuk Pulihkan Ekonomi Perajin Desa Adat Sade

Bank DKI Resmi Berganti Nama Jadi Bank Jakarta, Modal Dasar Melonjak hingga Rp26 Triliun

Sebelumnya, Pemerintah Aceh telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan PT Flora Agung Grup untuk kesepakatan pembangunan pabrik minyak goreng di Tanah Rencong.

Penandatanganan ini dilakukan langsung oleh Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem) bersama CEO PT Flora Agung Grup, Ivansyah beserta jajaran direksi lainnya, di Meuligoe Gubernur Aceh, di Banda Aceh, Selasa (27/5/2025).

Salah satu program yang segera dieksekusi dalam kerja sama ini adalah pembangunan pabrik kilang (refinery) untuk mengolah kelapa sawit mentah (CPO) menjadi produk minyak goreng dengan merek lokal berlabel Aceh.

Zia mengatakan, terkait kebutuhan lahan pembangunan tersebut diperlukan sekitar 10-15 hektare. Rencananya dibangun di dua daerah yakni satu di wilayah pantai timur dan satu lagi di barat Aceh.

Untuk investasi pembangunan pabrik tahapan awal, kata dia, bakal diinvestasikan sekitar Rp100-150 miliar, bekerjasama dengan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun Lhokseumawe.

Dirinya menyebutkan, pabrik minyak goreng yang rencananya bakal di bangun tersebut berkapasitas 36 ribu ton CPO per bulan, atau dengan rata-rata kebutuhan seribu ton CPO per hari.

Dirinya melihat, Aceh memiliki potensi bahan yang cukup untuk menutupi kebutuhan tersebut. Namun, diharapkan produksi CPO di Aceh bisa berkelanjutan, sehingga nantinya tidak harus mengambil dari luar lagi.

“Karena, tidak menutup kemungkinan kita juga ambil dari luar kalau pasokan CPO di Aceh tidak bisa continue. Karena itu, kami butuh support dari pemerintah juga untuk kepastian bahan baku. Tetapi, kalau potensi di Aceh lebih dari cukup,” ujarnya.

Berdasarkan data Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Aceh, luas lahan kepala sawit di Aceh mencapai 483 ribu hektare.

Lahan tersebut terdiri dari 263 ribu hektare sawit rakyat, dan lahan sawit milik perusahaan melalui hak guna usaha (HGU) sekitar 220 ribu hektare. Sedangkan CPO yang dihasilkan sekitar 940 ribu hingga 1 juta ton per tahun.

“Untuk implementasinya segera kita laksanakan setelah mengantongi semua proses perizinannya, kita mengupayakan bisa rampung tahun ini,” kata Zia Muhammad.

Sementara itu, CEO PT Flora Agung, Ivansyah mengatakan, ada beberapa sektor krusial menjadi tulang punggung Aceh yang akan diajak bekerja sama dan diinvestasikan bersama Pemerintah Aceh ke depannya, yaitu untuk sektor perindustrian, pertanian, peternakan dan perkebunan.

“Mudah-mudahan, dengan tahapan pembangunan dan target industri hilirisasi refinery CPO dan pabrik minyak goreng di Aceh ini bisa muncul multiplier effect investasi lainnya,” kata Ivansyah.

Terkait hal ini, Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau yang kerap disapa Mualem mendukung penuh investasi PT Flora Agung demi pembangunan dan kemajuan perekonomian Aceh.

Namun, dirinya menekankan komitmen calon investor dalam merealisasikan kerja sama tersebut demi kemajuan Aceh di masa depan.

“Kami sangat mendukung kerja sama ini demi kemajuan pembangunan Aceh. Kami berharap komitmen dari pihak perusahaan benar-benar diwujudkan dalam bentuk aksi nyata,” demikian Muzakir Manaf.

PT Flora Agung Grup merupakan perusahaan yang bergerak di berbagai sektor strategis seperti perkebunan, peternakan, perikanan, serta industri pengolahan.

Serta menjadi perusahaan mitra pemerintah dalam distribusi minyak goreng subsidi (Minyakita), serta dipercaya Bulog dalam distribusi beras dan program ketahanan pangan di sejumlah daerah. (dam)

Tags: CPOminyak gorengPemerintah AcehPT Flora Agung Group

Berita Terkait.

Jaecoo
Ekonomi

OMODA & JAECOO Siapkan Inovasi Desain dan Teknologi Cerdas di International User Summit 2026

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 23:03
Pelatihan
Ekonomi

Pertamina Salurkan 45 Alat Tenun untuk Pulihkan Ekonomi Perajin Desa Adat Sade

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:20
Pramono
Ekonomi

Bank DKI Resmi Berganti Nama Jadi Bank Jakarta, Modal Dasar Melonjak hingga Rp26 Triliun

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:58
bca
Ekonomi

BCA dan BI Kepri Edukasi Pedagang Pasar Batam Gunakan QRIS

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:16
pertamina
Ekonomi

Peserta dari 4 Negara Belajar Drilling di IDTC Pertamina Drilling

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:14
bank sampah
Ekonomi

Dukung Pariwisata Berkelanjutan, Pertamina Perkuat Bank Sampah di Kawasan Kuta Mandalika

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:52

OLAHRAGA

Hadi-Tj
Olahraga

Hadi Tjahjanto Sebut Negara Eropa Jadi Pesaing Terberat Karateka Indonesia di Polandia

Editor Juni Armanto
Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:48

INDOPOSCO.ID - Ketua Umum Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Hadi Tjahjanto menyebut negara-negara di Eropa sebagai pesaing terberat kontingen karate...

SelengkapnyaDetails
forki

Bekal Juara di Vietnam, Hadi Tjahjanto Optimistis Timnas Karate Bidik 6 Emas di Polandia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:09
PB FORKI Berangkatkan 11 Atlet Karate Indonesia ke Kejuaraan Dunia di Polandia

PB FORKI Berangkatkan 11 Atlet Karate Indonesia ke Kejuaraan Dunia di Polandia

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:07
bri

Jelang MotoGP Mandalika, BRI Latih 500 Volunteer Kelola Sampah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:19
Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid

Sentuhan Magis Pertamina di Bandara Lombok: Antarkan Semarak MotoGP Langsung Saat Mendarat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:23

BERITA POPULER

  • Todotua

    Asian Games 2026 Ditutup Manis, Kontingen Indonesia Bawa Pulang 39 Medali dan Catat Hasil Optimal

    2716 shares
    Share 1086 Tweet 679
  • Hendra Kurniawan Pimpin Polda Banten, Hengki Lanjut ke Jabar

    1049 shares
    Share 420 Tweet 262
  • Jelang Final, Jay Idzes Terus Suntikkan Semangat untuk Skuad Garuda

    982 shares
    Share 393 Tweet 246
  • Cetak 5 Gol ke Gawang Bangladesh, Mitchell Baker Samai Rekor Iswadi Idris

    1212 shares
    Share 485 Tweet 303
  • Darion dan Eksion PHEV Wuling Raih Pengakuan di FCR 2026

    883 shares
    Share 353 Tweet 221
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.